KLIKINAJA – Sebanyak 215 calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Batang Hari tercatat masuk dalam daftar keberangkatan haji tahun 2026. Namun, dari total tersebut, 14 orang memilih menunda keberangkatan, sementara sebagian lainnya di laporkan telah meninggal dunia.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Batang Hari, Helmi, menyampaikan bahwa hingga saat ini jumlah calon jamaah yang telah menyelesaikan pelunasan biaya haji mencapai 201 orang. Menurutnya, seluruh CJH telah melewati tahapan pembayaran sesuai jadwal yang di tetapkan pemerintah.
Ia menjelaskan, proses pelunasan di lakukan dalam dua tahap. Tahap pertama telah di tutup pada 23 Desember 2025. Sementara tahap kedua berlangsung mulai 2 Januari hingga 9 Januari 2026 dan kini juga telah berakhir.
“Pada tahap kedua tersebut, Kabupaten Batang Hari awalnya memperoleh kuota 94 jamaah cadangan. Namun, hanya 40 orang yang menyatakan kesiapan untuk melunasi biaya haji. Dari jumlah itu, dua orang tidak melanjutkan pelunasan, sehingga total jamaah yang berhasil melunasi pada tahap ini sebanyak 38 orang,” ujarnya.
Helmi menambahkan, pihaknya masih menunggu penetapan kuota final untuk Kabupaten Batang Hari. Hal ini di sebabkan masih adanya proses mutasi jamaah antarprovinsi di wilayah Jambi. Setelah kuota resmi di umumkan, barulah dapat di pastikan jumlah jamaah yang benar-benar berangkat ke Tanah Suci.
Ia juga mengingatkan para calon jamaah yang telah melunasi biaya agar menjaga kondisi kesehatan. Pasalnya, pemeriksaan kesehatan haji tahun ini di sebut lebih ketat di bandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Kami mengimbau jamaah untuk rutin berolahraga dan menjaga pola makan dengan mengonsumsi makanan bergizi,” katanya.
Pihak Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Batang Hari memastikan akan terus menyampaikan informasi terbaru terkait kuota dan jadwal keberangkatan melalui kanal resmi. Para jamaah di minta tetap bersabar, siaga, dan menunggu panggilan keberangkatan secara resmi.(Tim)









