Diduga Lakukan Pelecehan, Oknum Pegawai Bank di Sungai Penuh Dilaporkan ke Polisi

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 29 Mei 2025 - 09:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Klikinaja – Seorang berinisial C, yang bekerja di salah satu bank BUMN di Kota Sungai Penuh, tengah menjadi sorotan publik setelah dilaporkan ke pihak berwajib atas dugaan pelecehan terhadap seorang warga berinisial B. Insiden ini diduga terjadi di rumah C yang terletak di wilayah Desa Gedang.

Menurut informasi yang dihimpun redaksi, kejadian bermula ketika korban diminta menginap oleh pelaku dengan iming-iming akan dibantu dalam proses pencarian kerja di tempatnya bekerja. Namun, hal yang tidak diharapkan justru terjadi.

Keesokan harinya, korban mengaku terbangun dalam kondisi yang membuatnya trauma. Sumber yang dekat dengan korban menyebutkan bahwa saat itu korban merasa tubuhnya tidak dalam kondisi normal dan pakaian dalamnya sudah terbuka.

Baca Juga :  Walikota Sungai Penuh Sambut Kunker Menteri Pertanian RI

“Korban syok karena tidak menyangka akan mengalami hal seperti itu. Awalnya hanya ingin minta tolong untuk cari kerja,” ujar narasumber yang dekat dengan korban.

Keduanya diketahui sudah saling mengenal karena pernah berinteraksi dalam kegiatan sosialisasi di sekolah tempat korban menempuh pendidikan. Dugaan sementara, pelaku memanfaatkan kedekatan tersebut untuk menjalankan aksinya.

Keluarga korban yang merasa tidak terima langsung membawa kasus ini ke jalur hukum. Laporan telah dilayangkan ke Polres Kerinci dan saat ini tengah dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwenang.

Baca Juga :  10 Pejabat Eselon III di Lingkup Pemkab Kerinci Dilantik, Ini Nama - Namanya

“Laporan sudah kami terima pada hari Senin dan sedang dalam proses penyelidikan,” ungkap Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kerinci saat dimintai keterangan.

Sampai berita ini diturunkan, pihak terlapor belum memberikan komentar ataupun klarifikasi atas dugaan tersebut.

Kasus ini menyita perhatian publik karena melibatkan pegawai dari institusi keuangan yang seharusnya mengedepankan etika dan tanggung jawab moral. Warga berharap penyelidikan berjalan transparan dan pihak yang terbukti bersalah mendapat hukuman sesuai hukum yang berlaku. (Tim)

Berita Terkait

DLH Sungai Penuh Siagakan Armada Hadapi Lonjakan Sampah Lebaran
Tarif Parkir Telun Berasap Disorot, Ini Penjelasan Kadishub Kerinci
Pelepasan Jemaah Haji Pondok Tinggi Perkuat Tradisi dan Solidaritas Warga
Wisata Agam Siap Dikunjungi Saat Lebaran 2026, Ini 5 Lokasinya
Gubernur Al Haris Kunjungi RSUD Saat Lebaran, Pastikan Layanan Tetap Prima
Tarif Parkir Wisata Jambi Diminta Wajar Saat Libur Lebaran
Pemkab Rejang Lebong Hapus Open House Lebaran 2026, Fokus Turun ke Warga
Open House Idul Fitri, Wali Kota Alfin Pererat Silaturahmi Warga
Berita ini 79 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 17:00 WIB

DLH Sungai Penuh Siagakan Armada Hadapi Lonjakan Sampah Lebaran

Senin, 23 Maret 2026 - 15:00 WIB

Tarif Parkir Telun Berasap Disorot, Ini Penjelasan Kadishub Kerinci

Minggu, 22 Maret 2026 - 19:00 WIB

Pelepasan Jemaah Haji Pondok Tinggi Perkuat Tradisi dan Solidaritas Warga

Minggu, 22 Maret 2026 - 18:00 WIB

Wisata Agam Siap Dikunjungi Saat Lebaran 2026, Ini 5 Lokasinya

Minggu, 22 Maret 2026 - 14:00 WIB

Gubernur Al Haris Kunjungi RSUD Saat Lebaran, Pastikan Layanan Tetap Prima

Berita Terbaru

Game

Kode Redeem FF Max 23 Maret 2026 dan Event THR Lebaran

Senin, 23 Mar 2026 - 18:50 WIB