Dirut Bank Jambi Diperiksa Polda Jambi Usai Dugaan Peretasan Dana Nasabah

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Maret 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA – Polda Jambi memanggil Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi, untuk di mintai keterangan terkait dugaan pembobolan sistem keamanan perbankan. Pemeriksaan berlangsung di Mapolda Jambi pada Senin (2/3/2026) kemarin.

Khairul tiba sekitar pukul 13.31 WIB dengan didampingi sejumlah staf internal. Tanpa banyak pernyataan, ia langsung memasuki ruang penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) untuk menjalani klarifikasi.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi, Taufik Nurmandia, membenarkan agenda pemeriksaan tersebut. Ia menjelaskan bahwa proses yang di lakukan masih pada tahap awal.

“Kami masih melakukan klarifikasi untuk mendalami laporan yang masuk,” ujar Taufik, menegaskan bahwa pemeriksaan terhadap pimpinan bank daerah itu belum masuk tahap lanjutan.

Baca Juga :  Sambut HPN 2026, Polda Jambi Tegaskan Media Mitra Strategis Polri

Ratusan Rekening Terdampak

Kasus ini mencuat setelah pada Minggu (22/2/2026), sistem keamanan Bank Jambi di duga di retas oleh pihak tak di kenal. Dampaknya, dana milik sejumlah nasabah di laporkan hilang dari rekening mereka.

Informasi yang beredar menyebutkan ratusan rekening terdampak dengan nilai kerugian yang di taksir mencapai miliaran rupiah. Situasi tersebut memicu keresahan di tengah masyarakat, terutama nasabah yang menggantungkan transaksi harian pada layanan perbankan digital.

Manajemen Bank Jambi bergerak cepat. Pada Senin (23/2/2026), pihak bank resmi melaporkan dugaan tindak pidana itu ke Polda Jambi. Laporan tersebut menjadi dasar penyelidikan yang kini tengah berjalan.

Polisi Telusuri Celah Sistem Keamanan

Penyidik Ditreskrimsus saat ini fokus menelusuri kemungkinan adanya celah dalam sistem keamanan teknologi informasi bank. Jejak digital yang di duga di gunakan pelaku juga tengah di analisis untuk mengidentifikasi sumber serangan.

Baca Juga :  Dua Pelajar SMA Bandar Lampung Terjerat Sinte, 17 Paket Disita Polisi

Taufik menyebut penyidik akan mengurai apakah insiden ini murni serangan siber dari luar atau ada faktor lain yang turut berkontribusi.

“Kami dalami apakah ada kelemahan sistem yang di manfaatkan atau unsur kelalaian tertentu. Semua kemungkinan masih terbuka,” katanya.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah pasti kerugian maupun skema pengembalian dana nasabah yang terdampak. Proses penyelidikan masih berlangsung dan polisi berjanji akan menyampaikan perkembangan secara berkala.(Tim)

Berita Terkait

Kadishub Sungai Penuh Mundur, Wako Langsung Tunjuk Plt
Minim TPS, Sungai Batang Merao Terus Dibayangi Sampah
DAMRI Padang Aro–Pelompek Resmi Beroperasi, Tarif Rp8 Ribu
Zakat Fitrah Muaro Jambi 2026 Resmi Naik, Ini Rinciannya
Pemkot Jambi Targetkan 432 BSPS dan Penataan 15 Hektare Kawasan Kumuh 2026
4.350 P3K dan PHTT Tanjabtim Terima Bantuan Zakat Rp350 Ribu Jelang Idulfitri
DPRD Jambi Dalami Dugaan Peretasan Bank Jambi, Dana Nasabah Diklaim Aman
Progres 82 Persen, Wawako Azhar Tinjau Gudang Koperasi Merah Putih Sungai Penuh
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 18:00 WIB

Dirut Bank Jambi Diperiksa Polda Jambi Usai Dugaan Peretasan Dana Nasabah

Selasa, 3 Maret 2026 - 17:00 WIB

Kadishub Sungai Penuh Mundur, Wako Langsung Tunjuk Plt

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:00 WIB

Minim TPS, Sungai Batang Merao Terus Dibayangi Sampah

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:00 WIB

DAMRI Padang Aro–Pelompek Resmi Beroperasi, Tarif Rp8 Ribu

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:00 WIB

Zakat Fitrah Muaro Jambi 2026 Resmi Naik, Ini Rinciannya

Berita Terbaru

Ilustrasi Kadishub Mundur.

Daerah

Kadishub Sungai Penuh Mundur, Wako Langsung Tunjuk Plt

Selasa, 3 Mar 2026 - 17:00 WIB

Ilustrasi.

Daerah

Minim TPS, Sungai Batang Merao Terus Dibayangi Sampah

Selasa, 3 Mar 2026 - 16:00 WIB