Disdikbud Muaro Jambi Serukan Guru Hentikan Kekerasan di Sekolah

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disdikbud Muaro Jambi, Kasyful Iman. Foto : Istimewa

Kepala Disdikbud Muaro Jambi, Kasyful Iman. Foto : Istimewa

KLIKINAJA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi kembali mengingatkan seluruh tenaga pendidik agar meninggalkan pola disiplin berbasis kekerasan yang selama ini masih terjadi di sejumlah sekolah.

Himbauan ini muncul menyusul kasus terbaru yang kembali membuka luka lama dunia pendidikan daerah.

Kepala Dinas Dikbud Muaro Jambi, Kasyful Iman, menegaskan bahwa ruang kelas seharusnya menjadi tempat aman bagi tumbuh kembang anak, bukan sumber ketakutan. Guru, menurutnya, memiliki tanggung jawab moral untuk membimbing siswa dengan cara-cara yang membangun.

“Kami meminta seluruh guru di Muaro Jambi untuk lebih sabar, mampu mengontrol emosi, serta bersikap arif dalam menghadapi setiap persoalan di sekolah,” ujar Kasyful, Selasa (27/1/2026) kemarin.

Ia menuturkan, pihaknya akan segera mengumpulkan para kepala sekolah untuk menyampaikan imbauan tersebut secara berjenjang. Sosialisasi ini di lakukan agar seluruh satuan pendidikan memiliki pemahaman yang sama tentang pentingnya pendekatan edukatif dalam mendisiplinkan siswa.

Baca Juga :  Sinergi PLTA Kerinci Merangin dan Polri di HUT Bhayangkara ke-79, Komitmen untuk Stabilitas dan Pembangunan

Langkah tersebut juga merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Muaro Jambi yang meminta agar tidak ada lagi praktik kekerasan di lingkungan sekolah.

“Bupati sudah menegaskan bahwa kekerasan di sekolah harus di hentikan sepenuhnya,” katanya.

Menurut Kasyful, dunia pendidikan tidak bisa lagi berjalan dengan pola lama yang mengandalkan hukuman fisik. Perubahan zaman membawa perubahan cara berpikir, termasuk dalam membina karakter anak. Metode keras yang dahulu di anggap biasa, kini justru dapat berujung pada persoalan hukum.

“Situasi saat ini sudah berbeda. Dulu mungkin memukul di anggap bagian dari mendisiplinkan. Sekarang itu tidak di benarkan sama sekali,” tegasnya.

Ia menambahkan, pendekatan dialog, pembinaan emosional, serta komunikasi yang sehat terbukti lebih efektif membentuk perilaku siswa di banding hukuman fisik. Banyak sekolah di berbagai daerah mulai menerapkan sistem konseling aktif untuk menyelesaikan konflik tanpa kekerasan.

Baca Juga :  Video Viral Guru SMKN 3 Tanjabtim Dikeroyok Siswa

Fenomena kekerasan di sekolah sendiri masih menjadi perhatian nasional. Data dari sejumlah lembaga perlindungan anak menunjukkan bahwa sebagian besar kasus terjadi akibat emosi sesaat dan minimnya keterampilan komunikasi pendidik saat menghadapi siswa bermasalah.

Dinas Dikbud Muaro Jambi berharap momentum ini menjadi titik balik perubahan budaya pendidikan di daerah. Guru di minta tidak hanya mengajar materi pelajaran, tetapi juga menjadi teladan dalam pengendalian diri dan penyelesaian konflik secara dewasa.

“Kami ingin sekolah menjadi tempat yang membuat anak merasa di hargai, bukan di takuti,” tutup Kasyful.(Tim)

Berita Terkait

Wako Alfin Serukan Kolaborasi Warga di Idulfitri Sungai Penuh
Kasus Demam dan Batuk Meningkat, Kapus Sarolangun Soroti Konsumsi Manis
Pemkot Jambi Tambah Armada Sampah Jelang Lebaran 2026
Wako Alfin Pimpin Patroli Takbiran, Jaga Keamanan Sungai Penuh
Pengawasan Lapas Jambi Diperketat Saat Lebaran, Kunjungan Diawasi Ketat
Rekayasa Lalu Lintas Malam Takbiran Kerinci 2026, Ini Rute Pengalihan Arus
BMKG Prediksi Hujan di Jambi Hari Ini, Sejumlah Wilayah Berpotensi Lebat
Danau Kaco Kembali Dibuka, Ini Aturan Baru untuk Wisatawan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 15:00 WIB

Wako Alfin Serukan Kolaborasi Warga di Idulfitri Sungai Penuh

Sabtu, 21 Maret 2026 - 14:00 WIB

Kasus Demam dan Batuk Meningkat, Kapus Sarolangun Soroti Konsumsi Manis

Sabtu, 21 Maret 2026 - 08:00 WIB

Pemkot Jambi Tambah Armada Sampah Jelang Lebaran 2026

Sabtu, 21 Maret 2026 - 07:26 WIB

Wako Alfin Pimpin Patroli Takbiran, Jaga Keamanan Sungai Penuh

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:00 WIB

Pengawasan Lapas Jambi Diperketat Saat Lebaran, Kunjungan Diawasi Ketat

Berita Terbaru

Teknologi

Registrasi SIM Wajib Biometrik 2026, Aturan Baru dan Dampaknya

Sabtu, 21 Mar 2026 - 16:00 WIB

Kesehatan

5 Buah Penurun Asam Urat Tinggi yang Mudah Dikonsumsi

Sabtu, 21 Mar 2026 - 13:00 WIB

Bisnis

Harga Emas Antam 21 Maret 2026 Stabil di Rp2,89 Juta

Sabtu, 21 Mar 2026 - 12:00 WIB