Harga Cabai di Tanjabtim Anjlok, Kini Hanya Rp25 Ribu per Kg

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 30 Maret 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA.COM – Harga cabai di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) mengalami penurunan tajam dalam beberapa pekan terakhir. Setelah sempat menyentuh angka tinggi hingga Rp80 ribu per kilogram, kini harga cabai merah di Pasar Tradisional Talang Babat, Muara Sabak, turun drastis menjadi sekitar Rp25 ribu per kilogram sejak akhir pekan lalu.

Penurunan ini tidak hanya terjadi pada cabai merah. Cabai keriting atau yang kerap di sebut cabai kampung juga ikut merosot. Saat ini, harga komoditas tersebut berada di kisaran Rp35 ribu per kilogram, jauh dari posisi sebelumnya yang sempat mencapai Rp95 ribu per kilogram.

Pasokan Melimpah Picu Penurunan Harga

Turunnya harga cabai di sebut-sebut akibat meningkatnya suplai di pasaran. Stok dari pasar induk di Kota Jambi dilaporkan melimpah, di tambah hasil panen petani lokal yang sedang tinggi dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Juga :  Kolang Kaling Tetap Diburu di Berbagai Daerah Selama Ramadan

Anwar, salah seorang pedagang di Pasar Talang Babat, menyebut kondisi ini membuat harga sulit bertahan di level tinggi seperti sebelumnya.

“Penurunan ini karena stok di pasar induk Kota Jambi sangat banyak, di tambah suplai dari petani juga lagi melimpah. Jadi otomatis harga turun,” ujar Anwar.

Situasi ini lazim terjadi dalam siklus komoditas hortikultura. Saat produksi meningkat secara bersamaan, harga cenderung terkoreksi karena pasokan melebihi permintaan pasar.

Masyarakat Sambut Baik Harga Lebih Murah

Di sisi lain, turunnya harga cabai membawa angin segar bagi masyarakat, terutama kalangan ibu rumah tangga yang sebelumnya harus menyesuaikan pengeluaran akibat mahalnya harga bahan dapur.

Baca Juga :  Buaya Senyulong Muncul di Permukiman Rantau Rasau, Warga Khawatir Keselamatan Anak-anak

Silvi, salah satu pembeli di pasar tersebut, mengaku kini bisa kembali berbelanja dengan lebih leluasa.

“Senang sekali sekarang harga cabai sudah turun, jadi lebih terjangkau. Semoga harga bahan pokok lainnya juga bisa ikut stabil,” kata Silvi.

Penurunan harga ini di nilai dapat membantu menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok. Kondisi harga yang lebih stabil juga berpotensi menekan laju inflasi, khususnya di sektor pangan.

Pemerintah daerah di harapkan terus mengawasi distribusi dan ketersediaan pasokan di pasar agar harga tetap terkendali. Langkah ini penting untuk menjaga keseimbangan antara petani, pedagang, dan konsumen agar semua pihak tetap mendapatkan manfaat yang adil.(Tim)

Berita Terkait

Maulana Pastikan Keuangan Pemkot Jambi Stabil di Tengah Isu Anggaran
Libur Lebaran 2026, Kunjungan Wisata Muaro Jambi Tembus 9 Ribu Orang
Lonjakan Arus Mudik Kuala Tungkal Tembus 22 Ribu Penumpang
Sungai Batang Merao Meluap Usai Hujan Deras, Sejumlah Pemukiman Terendam Banjir
BREAKING NEWS!! Perahu Wisata Karam di Danau Kerinci, Penumpang Dievakuasi Warga
Wisata BUMDes Desa Keluru Diserbu Pengunjung Saat Libur Lebaran 2026
Kuota SNBT 2026 UNJA Capai 3.797 Kursi, Ini Rinciannya
19 Aduan THR di Jambi Tuntas, Tiga Perusahaan Masih Diproses
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 10:00 WIB

Maulana Pastikan Keuangan Pemkot Jambi Stabil di Tengah Isu Anggaran

Senin, 30 Maret 2026 - 09:00 WIB

Libur Lebaran 2026, Kunjungan Wisata Muaro Jambi Tembus 9 Ribu Orang

Senin, 30 Maret 2026 - 08:00 WIB

Harga Cabai di Tanjabtim Anjlok, Kini Hanya Rp25 Ribu per Kg

Senin, 30 Maret 2026 - 07:00 WIB

Lonjakan Arus Mudik Kuala Tungkal Tembus 22 Ribu Penumpang

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:33 WIB

Sungai Batang Merao Meluap Usai Hujan Deras, Sejumlah Pemukiman Terendam Banjir

Berita Terbaru

Ilustrasi Pelabuhan Kuala Tungkal.

Daerah

Lonjakan Arus Mudik Kuala Tungkal Tembus 22 Ribu Penumpang

Senin, 30 Mar 2026 - 07:00 WIB