KLIKINAJA.COM – Pergerakan harga emas global kembali berbalik arah pada Jumat, 27 Maret 2026. Setelah sempat tertekan tajam sehari sebelumnya, logam mulia ini kini menguat seiring meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Data dari Trading Economics menunjukkan harga emas naik 1,88% dan bertengger di level USD 4.462,17 per troy ounce. Penguatan ini muncul setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memutuskan menunda batas waktu terkait langkah terhadap Iran dalam konflik yang masih berlangsung.
Penundaan tersebut berlaku hingga 6 April 2026 dan mencakup rencana penargetan fasilitas energi Iran. Kebijakan ini memberi sinyal penurunan tensi konflik, sehingga pasar global yang sebelumnya di liputi kekhawatiran mulai menunjukkan respons positif.
Di saat yang sama, Iran di sebut mengizinkan 10 kapal tanker minyak melintasi Selat Hormuz dalam sepekan terakhir. Langkah ini di nilai sebagai sinyal terbatas untuk menjaga stabilitas distribusi energi global, meskipun situasi politik belum sepenuhnya kondusif.
Namun, jalan menuju perdamaian masih jauh dari kata pasti. Iran tetap menolak proposal yang di ajukan Amerika Serikat dan menawarkan syarat tandingan, termasuk pengakuan atas otoritasnya di kawasan strategis tersebut.
Sehari sebelumnya, Kamis (26/3), harga emas justru sempat anjlok hampir 3%. Penurunan itu di picu kekhawatiran pelaku pasar terhadap kecilnya peluang tercapainya gencatan senjata dalam waktu dekat. Tekanan tambahan datang dari lonjakan harga energi yang memicu kecemasan inflasi serta potensi kenaikan suku bunga global.
Harga Emas Perhiasan di Dalam Negeri
Kenaikan harga emas dunia turut tercermin di pasar domestik. Harga perhiasan di sejumlah gerai ikut menyesuaikan, meski dengan variasi tergantung kadar emas dan kebijakan masing-masing toko.
Raja Emas
K24*: Rp 2.240.000/gram
K24: Rp 2.030.000/gram
K23: Rp 1.875.000/gram
K22: Rp 1.793.000/gram
K21: Rp 1.713.000/gram
K20: Rp 1.631.000/gram
K19: Rp 1.548.000/gram
K18: Rp 1.468.000/gram
K17: Rp 1.386.000/gram
K16: Rp 1.304.000/gram
K15: Rp 1.224.000/gram
K14: Rp 1.142.000/gram
K13: Rp 1.060.000/gram
K12: Rp 980.000/gram
K11: Rp 898.000/gram
K10: Rp 815.000/gram
K9: Rp 736.000/gram
K8: Rp 653.000/gram
K7: Rp 571.000/gram
K6: Rp 491.000/gram
K5: Rp 409.000/gram
Laku Emas
24K (99%): Rp 2.190.000/gram
23K: Rp 1.878.000/gram
22K: Rp 1.796.000/gram
21K: Rp 1.718.000/gram
20K: Rp 1.635.000/gram
19K: Rp 1.551.000/gram
18K: Rp 1.468.000/gram
17K: Rp 1.385.000/gram
16K: Rp 1.302.000/gram
15K: Rp 1.220.000/gram
14K: Rp 1.138.000/gram
13K: Rp 1.057.000/gram
12K: Rp 974.000/gram
11K: Rp 890.000/gram
10K: Rp 809.000/gram
9K: Rp 726.000/gram
Prospek Harga Emas
Pergerakan emas saat ini menunjukkan perannya yang tetap kuat sebagai aset pelindung nilai di tengah ketidakpastian global. Saat situasi geopolitik memanas atau inflasi meningkat, investor cenderung mengalihkan dana ke emas untuk menjaga nilai kekayaan.
Meski begitu, arah harga emas dalam waktu dekat masih akan sangat di pengaruhi dua faktor utama: perkembangan konflik di Timur Tengah dan kebijakan suku bunga bank sentral, terutama dari Amerika Serikat. Jika tensi kembali meningkat, harga emas berpotensi melanjutkan kenaikan. Sebaliknya, jika kondisi mulai stabil, tekanan jual bisa kembali muncul.
Bagi masyarakat, terutama yang ingin membeli perhiasan atau berinvestasi, momentum seperti ini perlu di sikapi dengan cermat. Membandingkan harga antar toko, memperhatikan kadar emas, serta memahami selisih harga beli dan jual menjadi langkah penting sebelum mengambil keputusan.(Tim)









