Harga Emas Diprediksi Naik Tajam Oktober 2025

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Harga Emas Diprediksi Naik Tajam Oktober 2025 (Foto: Google)

Ilustrasi. Harga Emas Diprediksi Naik Tajam Oktober 2025 (Foto: Google)

Klikinaja, Jakarta – Harga emas internasional kembali menunjukkan tren penguatan. Pada perdagangan Selasa (30/9/2025), harga emas berada di level USD3.848 per troi ons. Sejumlah analis memperkirakan kisaran harga USD3.850–3.866 berpotensi tercapai dalam waktu dekat.

Lonjakan harga ini terjadi seiring melemahnya indeks dolar AS. Emas yang kerap menjadi aset lindung nilai kembali diburu investor di tengah meningkatnya ketidakpastian global.

Analis Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi, menilai harga emas masih memiliki ruang untuk terus menanjak. “Di bulan Oktober harga bisa mencapai USD3.900, bahkan berpotensi menyentuh USD4.000 per troi ons pada akhir tahun,” ujarnya.

Proyeksi ini sejalan dengan analisis sejumlah bank besar dunia yang memandang emas sebagai aset paling aman di tengah kondisi geopolitik dan ekonomi yang tidak menentu.

Faktor geopolitik disebut sebagai pendorong utama kenaikan harga emas. Ketegangan Rusia-Ukraina kembali memanas setelah NATO memperingatkan akan menembak jatuh pesawat tempur Rusia jika melanggar wilayah udara mereka.

Baca Juga :  Wow! Sejarah Indonesia Bakal Ditulis Ulang, Lebih dari 100 Sejarawan Turun Tangan

Situasi di Timur Tengah juga menambah tekanan. Hamas menolak tawaran gencatan senjata yang di ajukan AS dan Israel, dengan menyebut ada 20 syarat yang tidak bisa di terima. Kondisi tersebut di khawatirkan membuat eskalasi konflik semakin sulit di kendalikan.

Selain geopolitik, kebijakan ekonomi dari negara besar juga memberi pengaruh signifikan. Presiden Donald Trump mengumumkan tarif baru, yakni 10 persen untuk komoditas kayu dan papan kayu impor, serta 25 persen untuk lemari dapur. Kebijakan itu akan berlaku mulai 14 Oktober 2025.

Menurut Ibrahim, langkah Trump bisa memicu guncangan ekonomi global. Bersamaan dengan kemungkinan The Fed kembali memangkas suku bunga, investor cenderung mengalihkan portofolio mereka ke emas.

Di sisi lain, data manufaktur Tiongkok menunjukkan perlambatan akibat tensi perang dagang. Situasi ini membuat masyarakat Tiongkok semakin banyak membeli logam mulia sebagai bentuk perlindungan aset.

Baca Juga :  Harga Emas Naik Hari Ini, Antam dan Galeri 24 Kompak Mengguat

Peningkatan permintaan dari Tiongkok berpotensi memperkuat tren kenaikan harga emas di pasar global dalam beberapa bulan ke depan.

Sementara itu, harga emas Antam di Indonesia juga mengalami kenaikan. Pada Selasa (30/9/2025), harga tercatat Rp2.234.000 per gram, naik Rp12.000 di bandingkan sehari sebelumnya.

Kenaikan harga emas domestik ini sejalan dengan pergerakan harga emas dunia. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa investor dalam negeri juga semakin melirik emas sebagai instrumen investasi jangka panjang.

Dengan kombinasi faktor geopolitik, kebijakan perdagangan internasional, hingga perlambatan ekonomi global, harga emas di perkirakan tetap berada dalam tren naik hingga akhir 2025. Para analis menilai, jika kondisi tidak mereda, emas berpeluang mencetak rekor baru di atas USD4.000 per troi ons. (Tim)

Berita Terkait

Token Listrik Gagal Dibeli Tengah Malam? Ini Penjelasan dan Solusi PLN
Prabowo Targetkan 500 Sekolah Rakyat, Pendidikan Gratis Jadi Senjata Lawan Kemiskinan
Sri Mulyani Masuk Dewan Gates Foundation, Ini Peran Strategisnya
Prabowo Sentil Direksi BUMN Rugi, Ancaman Bersih-Bersih Mulai Menguat
Gunung Prau Tutup Total Dua Bulan, Pendakian Dibuka Lagi Maret 2026
BPNT Tahap 1 2026 Mulai Bergerak, PKH Masih Menunggu Kepastian
Update Harga Emas: Galeri24 dan UBS Sama-Sama Menguat
WhatsApp Perkuat Obrolan Grup Lewat Fitur Tag dan Pengingat
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 01:00 WIB

Token Listrik Gagal Dibeli Tengah Malam? Ini Penjelasan dan Solusi PLN

Selasa, 13 Januari 2026 - 23:00 WIB

Prabowo Targetkan 500 Sekolah Rakyat, Pendidikan Gratis Jadi Senjata Lawan Kemiskinan

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:00 WIB

Sri Mulyani Masuk Dewan Gates Foundation, Ini Peran Strategisnya

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:00 WIB

Prabowo Sentil Direksi BUMN Rugi, Ancaman Bersih-Bersih Mulai Menguat

Minggu, 11 Januari 2026 - 23:46 WIB

Gunung Prau Tutup Total Dua Bulan, Pendakian Dibuka Lagi Maret 2026

Berita Terbaru

Bisnis

Harga Makin Terjangkau, Ini 4 HP RAM 12 GB Termurah 2026

Kamis, 15 Jan 2026 - 02:00 WIB

Uncategorized

Jadwal TPG, THR, dan Gaji ke-13 Guru ASN 2026 Kian Jelas

Kamis, 15 Jan 2026 - 00:00 WIB

Jambi

Hutan TNKS Tergerus, Ancaman Banjir Mengintai Kerinci

Rabu, 14 Jan 2026 - 20:00 WIB