KLIKINAJA – Harga emas perhiasan pada Minggu, 1 Maret 2026, bergerak stabil di tiga jaringan ritel besar: Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas (CMK Group). Kondisi ini memberi sinyal pasar yang relatif tenang di awal bulan, tanpa lonjakan maupun koreksi berarti di berbagai kadar karat.
Stabilitas harga muncul di tengah dinamika pasar global. Permintaan industri perhiasan internasional masih konsisten, sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ikut memengaruhi pembentukan harga di dalam negeri. Bank sentral di sejumlah negara juga terus menyesuaikan strategi cadangan emas, yang berdampak pada sentimen pasar logam mulia.
Bagi konsumen dan investor, situasi seperti ini membuka ruang untuk menyusun strategi. Mereka bisa membandingkan harga antar ritel sebelum mengambil keputusan, baik untuk membeli perhiasan maupun menyimpan emas sebagai lindung nilai.
Rincian Harga Emas Raja Emas Indonesia dan Hartadinata Abadi
Raja Emas Indonesia menetapkan harga 24 karat di Rp 2.540.000 per gram. Untuk 23 karat, harganya Rp 2.260.000 per gram, sedangkan 22 karat berada di Rp 2.160.000 per gram. Kadar 21 karat di jual Rp 2.065.000 dan 20 karat Rp 1.966.000 per gram.
Harga 19 karat tercatat Rp 1.867.000, 18 karat Rp 1.771.000, serta 17 karat Rp 1.683.000 per gram. Untuk kadar lebih rendah, 16 karat dibanderol Rp 1.574.000, 15 karat Rp 1.478.000, 14 karat Rp 1.380.000, 13 karat Rp 1.281.000, dan 12 karat Rp 1.189.000 per gram. Seluruhnya bertahan di level yang sama di bandingkan perdagangan sebelumnya.
Sementara itu, Hartadinata Abadi mematok harga 22 karat di Rp 2.807.000 per gram dan 20 karat Rp 2.753.000 per gram. Untuk 17 karat, harganya Rp 2.453.000 dan 16 karat Rp 2.317.000 per gram. Produk 9 karat di jual Rp 1.554.000, 8 karat Rp 1.431.000, serta 6 karat Rp 1.227.000 per gram. Tidak ada perubahan harga pada seluruh kategori tersebut.
Daftar Harga Emas Laku Emas dan Analisis Pasar
Laku Emas (CMK Group) menawarkan 24 karat di Rp 2.631.000 per gram. Kadar 23 karat di banderol Rp 2.262.000 dan 22 karat Rp 2.163.000 per gram. Untuk 21 karat, harganya Rp 2.068.000, sedangkan 20 karat Rp 1.968.000 per gram.
Harga 19 karat tercatat Rp 1.868.000, 18 karat Rp 1.768.000, 17 karat Rp 1.668.000, serta 16 karat Rp 1.569.000 per gram. Kadar 15 karat di jual Rp 1.471.000, 14 karat Rp 1.372.000, 13 karat Rp 1.274.000, dan 12 karat Rp 1.174.000 per gram. Seluruh harga tetap bertahan tanpa perubahan.
Stabilnya harga di tiga ritel besar ini mencerminkan keseimbangan antara suplai dan permintaan di pasar domestik. Meski belum terlihat lonjakan signifikan, emas tetap menjadi pilihan favorit masyarakat Indonesia untuk menjaga nilai aset, terutama saat ketidakpastian ekonomi global meningkat.
Calon pembeli sebaiknya memperhatikan selisih harga antar ritel serta kadar karat yang sesuai kebutuhan. Perhiasan dengan kadar tinggi menawarkan nilai logam lebih besar, sementara kadar menengah sering dipilih karena lebih terjangkau dan kuat untuk pemakaian harian. Mengamati tren kurs rupiah dan harga emas dunia juga membantu menentukan momentum transaksi agar lebih optimal.(Tim)









