KLIKINAJA – Harga emas perhiasan di Indonesia mengalami penguatan pada Selasa, 23 Desember 2025. Kenaikan ini terjadi di tengah pengaruh harga emas global, pergerakan nilai tukar rupiah, serta meningkatnya permintaan masyarakat menjelang akhir tahun.
Penguatan Terlihat di Berbagai Kadar
Pantauan pasar menunjukkan kenaikan harga tidak hanya terjadi pada emas berkadar tinggi, tetapi juga merata hingga kadar menengah dan rendah. Kondisi tersebut menandakan minat beli yang cukup solid, terutama untuk kebutuhan perhiasan sekaligus instrumen penyimpan nilai.
Sejumlah pedagang emas menilai momentum akhir tahun kerap mendorong aktivitas transaksi. Tradisi memberi hadiah, kebutuhan pernikahan, hingga persiapan tahun baru menjadi faktor pendorong naiknya permintaan emas perhiasan.
Sentimen Global dan Kurs Rupiah
Selain faktor domestik, pergerakan harga emas perhiasan juga dinpengaruhi di namika eksternal. Fluktuasi harga emas dunia masih menjadi acuan utama, di ikuti perubahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Ketika harga emas global bergerak positif dan rupiah cenderung melemah, harga emas di pasar dalam negeri biasanya ikut menyesuaikan. Kombinasi inilah yang saat ini mendorong tren kenaikan harga emas perhiasan di berbagai daerah.
Rincian Harga Emas Perhiasan Raja Emas Indonesia
Berdasarkan pembaruan harga dari Raja Emas Indonesia, berikut daftar harga emas perhiasan per gram pada Selasa (23/12/2025):
24 Rp 2.180.000 (naik Rp 10.000)
23 Rp 1.914.000 (naik Rp 12.000)
22 Rp 1.830.000 (naik Rp 12.000)
21 Rp 1.748.000 (naik Rp 11.000)
20 Rp 1.664.000 (naik Rp 10.000)
19 Rp 1.580.000 (naik Rp 9.000)
18 Rp 1.499.000 (naik Rp 10.000)
17 Rp 1.415.000 (naik Rp 9.000)
16 Rp 1.331.000 (naik Rp 8.000)
15 Rp 1.249.000 (naik Rp 8.000)
14 Rp 1.164.000 (naik Rp 6.000)
13 Rp 1.081.000 (naik Rp 6.000)
12 Rp 1.000.000 (naik Rp 7.000)
Harga Emas Perhiasan Versi Laku Emas
Sementara itu, data dari Laku Emas menunjukkan penguatan yang relatif lebih tinggi, seiring tingginya aktivitas transaksi di gital emas perhiasan:
24 Rp 2.140.000 (naik Rp 58.000)
23 Rp 1.915.000 (naik Rp 53.000)
22 Rp 1.831.000 (naik Rp 50.000)
21 Rp 1.751.000 (naik Rp 48.000)
20 Rp 1.666.000 (naik Rp 46.000)
19 Rp 1.582.000 (naik Rp 44.000)
18 Rp 1.497.000 (naik Rp 42.000)
17 Rp 1.412.000 (naik Rp 39.000)
16 Rp 1.327.000 (naik Rp 37.000)
15 Rp 1.244.000 (naik Rp 34.000)
14 Rp 1.160.000 (naik Rp 32.000)
13 Rp 1.078.000 (naik Rp 30.000)
12 Rp 993.000 (naik Rp 28.000)
Pertimbangan bagi Konsumen dan Investor
Kondisi pasar yang dinamis membuat masyarakat perlu lebih cermat dalam mengambil keputusan. Bagi konsumen, pembelian emas perhiasan sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran, mengingat adanya biaya pembuatan yang bervariasi.
Sementara bagi investor, emas perhiasan masih bisa menjadi alternatif diversifikasi, meski perlu mempertimbangkan selisih harga jual kembali. Pemantauan tren global dan kebijakan moneter tetap menjadi kunci untuk menentukan waktu transaksi yang tepat.(Tim)









