KLIKINAJA.COM – Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, turun langsung ke Pasar Tanjung Bajure untuk memantau harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri. Kunjungan tersebut di lakukan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh, Senin.
Sidak ini bertujuan memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan di tengah meningkatnya aktivitas belanja masyarakat selama Ramadan. Dalam peninjauan tersebut, rombongan menyambangi sejumlah pedagang dan mengecek harga berbagai komoditas utama.
Beberapa bahan pokok yang di periksa antara lain daging sapi, cabai, telur ayam, gula pasir, beras, bawang, ikan, serta ayam ras. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, harga kebutuhan pokok masih tergolong stabil dan belum mengalami lonjakan berarti.
Azhar Hamzah mengatakan pemerintah daerah terus melakukan pengawasan langsung di pasar guna menjaga kestabilan harga.
“Pemerintah ingin memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali menjelang Idul Fitri, sehingga masyarakat bisa memenuhi kebutuhan tanpa terbebani kenaikan harga,” ujar Azhar Hamzah saat meninjau pasar.
Dalam dialog dengan pedagang, di ketahui harga daging sapi saat ini berkisar Rp150 ribu per kilogram. Para pedagang menyebut kenaikan harga yang sempat terjadi sebelumnya di picu oleh meningkatnya biaya pengiriman sapi dari luar daerah.
Stok Beras Bulog Aman Hingga Tiga Bulan
Usai meninjau pasar tradisional, rombongan juga mengunjungi salah satu swalayan di Kota Sungai Penuh yang menjual berbagai kebutuhan kue kering. Pemeriksaan di lakukan untuk memastikan produk yang beredar telah memenuhi standar keamanan pangan dan memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Peninjauan kemudian di lanjutkan ke gudang Bulog Kota Sungai Penuh. Di lokasi tersebut, pemerintah daerah memastikan kondisi stok beras dalam keadaan aman.
Hasil pengecekan menunjukkan ketersediaan beras di gudang Bulog mencapai lebih dari 1.000 ton. Jumlah tersebut di perkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat selama sekitar tiga bulan ke depan.
Azhar Hamzah menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memantau distribusi pangan agar pasokan tetap terjaga.
“Ketersediaan stok beras masih cukup dan distribusinya terus kita pantau. Pemerintah ingin memastikan masyarakat tidak mengalami kesulitan mendapatkan bahan pangan,” kata dia.
Untuk membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran, Pemerintah Kota Sungai Penuh juga telah menyalurkan bantuan pangan kepada 7.397 keluarga penerima manfaat yang tersebar di seluruh kecamatan.
Program bantuan tersebut di harapkan dapat membantu keluarga yang membutuhkan sekaligus menekan potensi lonjakan harga menjelang Lebaran.
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, permintaan bahan pangan biasanya meningkat cukup tajam. Kondisi ini sering kali memicu kenaikan harga apabila tidak di imbangi dengan ketersediaan pasokan yang cukup.
Karena itu, pemerintah daerah secara rutin melakukan pemantauan di pasar serta berkoordinasi dengan distributor dan Bulog untuk memastikan rantai pasok pangan tetap lancar. Langkah ini di nilai penting agar daya beli masyarakat tetap terjaga selama Ramadan hingga perayaan Idul Fitri.(Tim)









