Hilirisasi Pertanian, Walikota Sungai Penuh Siap Gaspol

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 23 September 2025 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hilirisasi Pertanian, Walikota Sungai Penuh Siap Gaspol (Foto: Humas)

Hilirisasi Pertanian, Walikota Sungai Penuh Siap Gaspol (Foto: Humas)

Britainaja, Jakarta – Hilirisasi pertanian jadi salah satu agenda besar pemerintah pusat, dan Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, memastikan dirinya ikut mendukung penuh program tersebut.

Dukungan itu ia sampaikan usai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakor) percepatan hilirisasi komoditas perkebunan di Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Senin (21/9).

Acara Rakor menghadirkan kepala daerah hingga pelaku industri perkebunan. Pembahasan utama mengarah pada percepatan hilirisasi komoditas unggulan seperti kelapa sawit, karet, kopi, kakao, dan kelapa.

Alfin menilai, hilirisasi bukan sekadar jargon, tapi strategi nyata untuk memberi nilai tambah produk pertanian. “Kalau selama ini banyak hasil perkebunan kita di jual mentah, ke depan harus bisa di olah jadi produk bernilai lebih tinggi,” ujarnya.

Baca Juga :  Safari Jumat Wali Kota Alfin: Lingkungan Bersih dan Pendidikan Jadi Fokus

Menurut Alfin, langkah hilirisasi akan memperkuat daya saing produk lokal, baik di pasar dalam negeri maupun ekspor. Ia percaya, kebijakan ini juga bisa membawa dampak langsung ke petani dan pelaku usaha daerah.

“Pemkot Sungai Penuh mendukung penuh kebijakan hilirisasi nasional dalam rangka memperkuat ekonomi daerah,” tegasnya.

Selain menambah nilai jual, hilirisasi di nilai mampu membuka peluang ekspor lebih besar. Produk turunan dari komoditas strategis akan punya daya tawar tinggi di pasar global.

Baca Juga :  5 Aplikasi Android yang Bikin HP Lemot, Segera Hapus Sekarang!

Alfin menekankan, agar program ini sukses, semua pihak harus terlibat. “Sinergi pemerintah pusat, daerah, dan industri sangat penting. Kalau kompak, hilirisasi bisa jadi motor penggerak ekonomi yang inklusif,” katanya.

Dengan langkah strategis ini, Alfin yakin hilirisasi pertanian akan memberi manfaat jangka panjang. Selain memperkuat ketahanan ekonomi lokal, produk perkebunan Indonesia juga punya peluang besar untuk lebih di hargai di pasar dunia. (Tim)

Berita Terkait

Pria 45 Tahun di Kerinci Terseret Arus Sungai Pulau Lebar Saat Memancing
Ratusan Kepala SMA-SMK Jambi Jalani Tes Kejiwaan Februari 2026
Debit Danau Kerinci Menyusut, DPRD Panggil PLTA untuk Klarifikasi
Bupati Kerinci Hadiri Rakornas 2026 di Sentul
Pemkab Merangin Salurkan 1.700 Paket Perlengkapan Sekolah Gratis
Harga Kelapa Anjlok di Tanjabtim, Cuaca Ekstrem Tekan Panen Petani
Permukaan Danau Kerinci Menyusut Tajam, Nelayan Terjepit dan DPRD Panggil PLTA
Pemkot Jambi Kebut PSN: Sekolah Rakyat, Flyover Paal 10, dan Proyek Banjir
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:00 WIB

Pria 45 Tahun di Kerinci Terseret Arus Sungai Pulau Lebar Saat Memancing

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:00 WIB

Ratusan Kepala SMA-SMK Jambi Jalani Tes Kejiwaan Februari 2026

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:00 WIB

Bupati Kerinci Hadiri Rakornas 2026 di Sentul

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:00 WIB

Pemkab Merangin Salurkan 1.700 Paket Perlengkapan Sekolah Gratis

Selasa, 3 Februari 2026 - 11:00 WIB

Harga Kelapa Anjlok di Tanjabtim, Cuaca Ekstrem Tekan Panen Petani

Berita Terbaru