KLIKINAJA, MUARO JAMBI – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi akhirnya membuka tabir hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Tahun 2025. Pengumuman tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian panjang seleksi untuk mengisi 10 posisi strategis setingkat eselon II di lingkungan pemerintahan daerah.
Penetapan hasil seleksi di tuangkan dalam Berita Acara Nomor BA.012/Pansel.JPT/Muaro Jambi/2025 yang di tandatangani pada 30 Desember 2025. Dokumen ini menjadi rujukan resmi setelah seluruh tahapan seleksi di ikuti para kandidat sesuai ketentuan.
Penilaian Ketat, Inspektur Catat Nilai Tertinggi
Peserta yang masuk tiga besar merupakan mereka yang berhasil mengumpulkan nilai tertinggi dari seluruh tahapan seleksi. Proses penilaian mencakup seleksi administrasi, penulisan makalah, uji kompetensi manajerial dan teknis, hingga wawancara akhir bersama panitia seleksi.
Pada formasi Inspektur Kabupaten Muaro Jambi, Aprisal tampil sebagai peraih skor tertinggi dengan nilai 82,91. Capaian tersebut menempatkannya di posisi teratas, meninggalkan Rahadian Syailendra, SH yang mengoleksi 78,08 serta Herman dengan nilai 75,92.
Persaingan tak kalah ketat terjadi pada seleksi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Anjar Prabowo memimpin dengan skor 80,16, diikuti Puja Susanto yang mencatat nilai 77,65 dan Ade Rhama Putra dengan 77,11.
Dominasi Nilai Tipis di Sejumlah Jabatan Strategis
Untuk sektor perencanaan daerah, Budi Setiawan menjadi yang terbaik dalam seleksi Kepala Bappeda-Riset Inovasi Daerah dengan nilai 80,07. Ia unggul atas Alhuzari (77,63) dan M. Ridwan (76,66) yang membuntuti di bawahnya.
Sementara itu, jabatan Kepala BKPSDM menempatkan Billy Adhitya di peringkat pertama dengan skor 80,64. Posisi berikutnya ditempati Hendri Wijaya dengan nilai 79,16, disusul Supri Hardi yang mengoleksi 77,09.
Pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. Kasful Iman memimpin perolehan nilai dengan skor 79,20. Joni Erlintas berada di urutan kedua dengan 76,01, sedangkan Azhari menempati peringkat ketiga dengan 71,80.
Medison mencatat nilai tertinggi 79,23 pada seleksi Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Ia unggul tipis dari Achmadi (76,40) dan Feryando Putra (76,37), menunjukkan ketatnya persaingan di formasi ini.
Seleksi Kepala Satpol PP berlangsung sengit dengan selisih poin yang nyaris tak terlihat. Razami mengamankan posisi teratas dengan nilai 73,87, hanya berjarak 0,04 poin dari Drs. Fahmi Julira di peringkat kedua. Arif Rahman Hakim berada di urutan ketiga dengan skor 72,87.
Di sektor keuangan daerah, Muhammad Farhan memimpin seleksi Kepala BPKAD dengan nilai 79,76. Ia di susul Maskun Sepuan (78,85) dan Ikhsan Maskuri (75,60). Adapun jabatan Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah menempatkan Arian Safutra sebagai peraih nilai tertinggi dengan skor 80,51.
Untuk Dinas Kesehatan, dr. Aang Hambali berada di posisi teratas dengan nilai 79,52. Ia unggul tipis dari dr. Ariany Widiastuty yang mencatat 79,01, sementara Jonni Ariyanto menempati urutan ketiga dengan 76,76.
Ketua panitia seleksi, Dicky Ferdiansyah, menyampaikan bahwa seluruh tahapan seleksi telah di jalankan secara terbuka dan dapat di pertanggung jawabkan. Menurutnya, hasil seleksi ini akan di teruskan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian sebagai dasar penetapan dan pelantikan pejabat definitif.
Pengumuman tersebut di sampaikan agar seluruh pihak yang berkepentingan dapat mengetahui hasil akhir proses seleksi yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir.(Tim)









