KLIKINAJA, KERINCI – Media sosial kembali di hebohkan oleh beredarnya sebuah video yang memperlihatkan seorang pendaki berfoto di area tepi kawah Gunung Kerinci. Bukan sekadar pose biasa, sorotan publik mengarah pada batu yang di pijak pendaki tersebut karena terlihat mengalami retakan.
Video tersebut pertama kali di unggah oleh akun Facebook bernama Kerinci dan telah beredar sekitar 16 jam sebelum ramai di bicarakan. Dalam waktu singkat, unggahan itu menyebar luas dan memantik reaksi beragam dari warganet yang menilai aksi tersebut terlalu berisiko untuk di lakukan.
Batu Retak di Bibir Kawah Jadi Sorotan
Sejumlah komentar menyoroti kondisi batu di pinggir kawah yang tampak tidak stabil. Warganet menyebut garis retakan terlihat jelas dan berpotensi membahayakan siapa pun yang berdiri terlalu dekat dengan bibir kawah. Kekhawatiran itu muncul karena kawasan kawah di kenal memiliki struktur tanah dan batuan yang mudah rapuh.
Tak sedikit pula yang menilai tindakan tersebut di lakukan semata demi konten viral. Mereka mengingatkan bahwa keindahan alam pegunungan seharusnya di nikmati dengan penuh kehati-hatian, bukan di jadikan latar untuk aksi nekat yang berisiko tinggi.
Warganet Minta Teguran dan Papan Larangan
Nada peringatan semakin menguat ketika beberapa pengguna media sosial mendorong adanya teguran tegas bagi pendaki yang melanggar batas aman. Mereka menilai, tanpa pengawasan dan aturan yang jelas, kejadian serupa berpotensi terulang dan berujung pada insiden serius.
Sebagian warganet juga mengusulkan pemasangan papan larangan berfoto di area rawan, khususnya di sekitar kawah. Langkah tersebut dinilai penting untuk melindungi keselamatan pendaki sekaligus menjaga nama baik Gunung Kerinci agar tidak selalu di kaitkan dengan kejadian berbahaya akibat ulah oknum tertentu.
Reaksi publik terhadap video memperlihatkan tingginya kepedulian terhadap keselamatan pendakian. Harapannya, kejadian ini menjadi pengingat bahwa batas aman di alam bebas bukan sekadar aturan, melainkan penyangga utama antara keindahan dan bahaya.(Tim)









