KLIKINAJA, JAMBI – Proses revitalisasi puluhan sekolah menengah atas di Provinsi Jambi akhirnya mencapai garis akhir. Bangunan yang sebelumnya membutuhkan perbaikan kini sudah di fungsikan kembali, sementara dana tahap II yang di nanti sekolah mulai di transfer ke rekening masing-masing.
Program yang menjangkau 77 SMA di seluruh kabupaten dan kota ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperbaiki kualitas fasilitas pendidikan. Perbaikan di lakukan menyeluruh, mulai dari ruang kelas hingga sarana penunjang yang menunjang kenyamanan belajar siswa.
Kepala Seksi Kelembagaan dan Sarana Prasarana SMA Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Iwan Safri, menyebutkan bahwa kementerian telah menuntaskan penyaluran dana tahap kedua. Dana tersebut di manfaatkan sekolah untuk menutup pembayaran material bangunan serta upah tenaga kerja yang sempat tertunda.
Menurut Iwan, sejak awal pengerjaan banyak sekolah harus lebih dulu mengambil bahan bangunan dari toko-toko setempat. Skema itu di lakukan agar pekerjaan tidak terhenti, sembari menunggu dana lanjutan dari pusat.
Anggaran Rp90 Miliar, Pencairan Tak Serentak
Secara keseluruhan, program revitalisasi SMA di Jambi di topang anggaran sekitar Rp90 miliar. Dana tersebut di alokasikan untuk beragam pekerjaan, termasuk rehabilitasi ruang belajar, perpustakaan, serta fasilitas pendukung lain yang sebelumnya mengalami kerusakan.
Meski penyaluran dana tahap II sudah berjalan, tidak semua sekolah menerima transfer secara bersamaan. Hingga pekan ini, sekitar 70 persen sekolah penerima bantuan dilaporkan telah menerima dana di rekening masing-masing.
Iwan menegaskan, keterlambatan pencairan bukan di sebabkan persoalan administrasi di daerah. Kondisi serupa terjadi hampir di seluruh Indonesia karena penyesuaian jadwal transfer dari pusat.
Ia memastikan, di tingkat Provinsi Jambi tidak di temukan kendala persyaratan pencairan. Pihaknya optimistis seluruh dana tahap II akan segera masuk sehingga tidak ada kewajiban pembayaran yang tertunda lebih lama.
Dengan dana yang mulai cair, Dinas Pendidikan berharap seluruh sekolah dapat menyelesaikan kewajiban finansialnya dan memastikan hasil revitalisasi benar-benar di rasakan manfaatnya oleh siswa dan tenaga pendidik.(Tim)









