Ilmuwan Ungkap Ampas Kopi Bisa Perkuat Semen hingga 30 Persen

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 10 November 2025 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA – Penelitian terbaru dari Australia dan Malaysia menemukan bahwa ampas kopi, yang biasanya berakhir di tempat sampah, ternyata mampu meningkatkan kekuatan semen hingga 30 persen. Temuan ini berpotensi menjadi solusi inovatif untuk pembangunan berkelanjutan dan pengurangan limbah.

Selama ini, sisa ampas kopi sering dimanfaatkan sebagai pupuk organik atau bahan produk kecantikan. Namun, para peneliti dari Australia dan Malaysia berhasil menemukan fungsi baru yang jauh lebih unik – yakni sebagai bahan tambahan dalam pembuatan semen.

Melansir Food and Wine serta ScienceAlert, para insinyur Australia menjelaskan bahwa ampas kopi dapat meningkatkan kekuatan beton hingga 30 persen ketika diolah dengan metode khusus. Penelitian mereka telah diterbitkan dalam Journal of Cleaner Production dan berfokus pada proses bernama pirolisis.

Pirolisis merupakan teknik pemanasan bubuk kopi bekas tanpa oksigen untuk menghasilkan bahan bernama biochar—zat berpori tinggi yang kaya karbon. Ketika biochar ini dicampurkan ke dalam bahan semen, hasilnya adalah beton yang lebih padat, kuat, dan ramah lingkungan. Proses ini juga dinilai dapat mengurangi kebutuhan penambangan pasir serta menekan emisi gas rumah kaca.

Baca Juga :  Kebakaran Apartemen di Hong Kong, 125 WNI Selamat 5 Masih Hilang

Para ilmuwan menyebut inovasi ini sebagai langkah kecil menuju industri konstruksi yang lebih hijau. Selain memperkuat struktur beton, pemanfaatan limbah kopi juga membantu mengatasi masalah penumpukan sampah organik dari sektor kuliner.

Tak hanya di Australia, penelitian serupa juga dilakukan di Malaysia. Tim ilmuwan di sana menguji berbagai kadar ampas kopi yang telah dikeringkan dan digiling halus sebelum dicampurkan langsung ke dalam mortar semen standar. Proses pengeringan dilakukan selama beberapa minggu untuk memastikan kualitas campuran tetap stabil.

Hasilnya, komposisi terbaik ditemukan pada campuran yang mengandung sekitar 1,1 persen ampas kopi dan dikeringkan selama 68 hari. Dalam uji kekuatan, mortar tersebut terbukti 12,6 persen lebih kuat dibandingkan campuran biasa tanpa tambahan kopi.

Namun, peningkatan kekuatan hanya terjadi dalam batas tertentu. Ketika kadar ampas kopi melebihi 3 persen, kualitas semen justru menurun. Hal ini menunjukkan perlunya keseimbangan proporsi bahan agar manfaatnya tetap optimal.

Baca Juga :  Museum Louvre, Perhiasan Kerajaan Prancis, Perampokan Paris, Koleksi Bersejarah, Berita Dunia

Para peneliti menegaskan bahwa riset ini masih berada pada tahap laboratorium dan membutuhkan uji lapangan lebih lanjut sebelum diterapkan secara luas dalam industri konstruksi. Meski begitu, mereka optimistis bahwa kolaborasi lintas industri dapat mempercepat pengembangan teknologi semen berbahan dasar limbah kopi ini.

“Dengan pendekatan yang tepat, limbah kopi bisa menjadi sumber daya bernilai tinggi, bukan sekadar sisa konsumsi,” ujar salah satu peneliti sebagaimana dikutip dari ScienceAlert.

Selain manfaat struktural, penelitian ini juga membuka peluang baru dalam konsep ekonomi sirkular. Pemanfaatan limbah organik seperti ampas kopi untuk material bangunan dapat mengurangi ketergantungan terhadap bahan mentah alam sekaligus menekan dampak lingkungan dari produksi semen konvensional.

Temuan tentang ampas kopi ini memperlihatkan bagaimana inovasi sederhana dapat memberikan dampak besar bagi industri konstruksi dan keberlanjutan lingkungan. Jika hasil riset ini berhasil diterapkan secara luas, bukan tak mungkin secangkir kopi yang kita nikmati setiap hari akan turut memperkuat fondasi masa depan yang lebih hijau.(Tim)

Berita Terkait

10 Mata Uang Terkuat di Dunia Saat Ini, Ini Penjelasannya
Kebakaran Apartemen di Hong Kong, 125 WNI Selamat 5 Masih Hilang
Astronaut China Pulang Selamat Usai Penundaan karena Kerusakan Kapsul
Mantan Perdana Menteri Dijatuhi Hukuman Mati, Bangladesh Siaga Jelang Pemilu 2026
Lima Klaim Sesat Soal Iklim Ramai di Medsos
Ringgit Malaysia Jadi Mata Uang Terkuat Asia, Warga Selandia Baru Ramai-Ramai Hengkang
Orbit Bumi Kian Sesak, ESA Peringatkan Ancaman Serius Sampah Antariksa
Abdullah Hammoud Kembali Pimpin Dearborn, Simbol Kuat Politik Muslim di AS

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 17:00 WIB

10 Mata Uang Terkuat di Dunia Saat Ini, Ini Penjelasannya

Kamis, 4 Desember 2025 - 10:00 WIB

Kebakaran Apartemen di Hong Kong, 125 WNI Selamat 5 Masih Hilang

Selasa, 18 November 2025 - 06:00 WIB

Astronaut China Pulang Selamat Usai Penundaan karena Kerusakan Kapsul

Senin, 17 November 2025 - 19:00 WIB

Mantan Perdana Menteri Dijatuhi Hukuman Mati, Bangladesh Siaga Jelang Pemilu 2026

Sabtu, 15 November 2025 - 08:00 WIB

Lima Klaim Sesat Soal Iklim Ramai di Medsos

Berita Terbaru

Bolu 4 Telur Marmer Lembut

Kuliner

Resep Bolu 4 Telur Marmer Lembut, Anti Gagal untuk Pemula

Selasa, 9 Des 2025 - 08:00 WIB

Telur rebus.

Kesehatan

Manfaat Protein Telur Rebus untuk Kesehatan Tubuh

Selasa, 9 Des 2025 - 07:00 WIB