KLIKINAJA, SUNGAI PENUH – Hujan deras yang mengguyur wilayah Sungai penuh sejak Rabu malam memicu longsor di jalur nasional Sungai penuh -Tapan, tepatnya di Puncak KM 13. Pergeseran tanah di tebing jalan membuat material yang tidak lagi stabil meluncur ke bawah dan menyeret bangunan warga yang berada di bibir jurang.
Peristiwa itu cepat viral setelah rekaman video detik-detik robohnya bangunan beredar luas di media sosial, terutama Facebook. Dalam video berdurasi singkat tersebut, terlihat struktur rumah mulai retak sebelum akhirnya ambruk dan jatuh ke dasar tebing. Suara panik warga yang menyaksikan kejadian dari dekat turut terdengar jelas.
Pengendara yang dari Sungai penuh maupun menuju Tapan agar meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi jalan yang licin, sempit, dan rawan longsor terutama pada malam hari.
Ade salah seorang pengendara yang melewati ruas jalan Puncak KM 13 kepada media ini membenarkan adanya longsor. Ia mengatakan terlihat satu bangunan ambruk.
“Kalau hujan deras, daerah ini memang rawan. Tapi longsornya kali ini merobohkan satu bangunan. Saya lihat langsung bangunan yang jatuh bikin merinding.” katanya singkat.
Sampai saat Pemerintah Kota Sungaipenuh yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) belum memberikan keterangan terkait dengan bencana longsor tersebut.(Dea)









