Malaysia Ungguli Thailand dan Indonesia, Jadi Raja Wisata Asia Tenggara

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malaysia Ungguli Thailand dan Indonesia, Jadi Raja Wisata Asia Tenggara (Foto: Google)

Malaysia Ungguli Thailand dan Indonesia, Jadi Raja Wisata Asia Tenggara (Foto: Google)

Klikinaja – Kalau bicara soal destinasi wisata di Asia Tenggara, tahun ini Malaysia boleh berbangga diri. Negeri jiran itu sukses menempati posisi teratas sebagai negara paling banyak dikunjungi turis asing sepanjang delapan bulan pertama tahun 2025.

Menurut laporan resmi dari Kementerian Pariwisata Malaysia, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 28,2 juta orang, naik sekitar 14,5 persen dibanding tahun lalu. Angka ini bukan hanya sekadar pencapaian statistik, tapi juga bukti kalau Malaysia benar-benar serius membangkitkan kembali pariwisatanya pascapandemi.

Dalam pernyataan resminya yang dikutip The Star, kementerian tersebut menegaskan bahwa tren positif ini adalah hasil kerja keras seluruh sektor pariwisata yang terus berinovasi dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan wisatawan global.

“Pertumbuhan ini menunjukkan momentum kuat yang berkelanjutan bagi pariwisata Malaysia,” tulis mereka.

Sukses Malaysia di sektor ini bukan kebetulan. Pemerintahnya memang tancap gas di banyak sektor, mulai dari memperbaiki infrastruktur wisata, melonggarkan aturan visa, sampai menggelar promosi wisata besar-besaran ke luar negeri.

Baca Juga :  Walikota dan Wawako Sungai Penuh Tinjau SDN 69 Kampung Tengah Rusak

Salah satu kebijakan yang paling menarik perhatian adalah bebas visa bagi wisatawan asal Tiongkok, yang di perpanjang lima tahun lagi dan bisa berlangsung hingga tahun 2036. Langkah ini jelas membuat pelancong asal China makin mudah datang dan menghabiskan liburannya di Malaysia.

Bukti keberhasilannya terlihat dari data tahun 2024, di mana Malaysia mencatat 38 juta kunjungan wisatawan mancanegara, naik 31 persen dari tahun sebelumnya. Angka itu bahkan sudah melampaui catatan sebelum pandemi.

Sementara itu, Thailand yang selama ini di kenal sebagai destinasi favorit di kawasan, justru mengalami penurunan. Dalam periode Januari–Agustus 2025, negara itu hanya mampu menarik 21,8 juta wisatawan asing, turun sekitar 7 persen di banding tahun sebelumnya.

Penurunan ini di sebut-sebut di pengaruhi situasi politik dan isu keamanan yang membuat sebagian wisatawan menunda perjalanan ke Negeri Gajah Putih.

Baca Juga :  Harga Emas Hari Ini 8 Desember 2025, Cek Daftar Lengkap Antam, Galeri 24, dan UBS

Bagaimana dengan Indonesia?
Data menunjukkan, jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Tanah Air sepanjang delapan bulan pertama tahun ini baru mencapai 10,04 juta orang. Meski jumlah itu tertinggi sejak pandemi, namun masih jauh di bawah Malaysia dan Thailand.

Banyak pengamat menilai Malaysia berhasil karena berani beradaptasi cepat terhadap tren baru pariwisata global. Mereka tahu betul bagaimana menarik minat wisatawan dengan paket liburan ramah keluarga, promosi digital masif, dan akses perjalanan yang makin mudah.

Keberhasilan ini bukan cuma menguntungkan sektor wisata, tapi juga mendorong ekonomi lokal, membuka lapangan kerja baru, dan memperkuat pendapatan negara dari devisa pariwisata.

Dengan tren positif ini, tak heran jika banyak pihak menyebut Malaysia sebagai “raja wisata Asia Tenggara” tahun ini. Sebuah prestasi yang mungkin bisa jadi inspirasi bagi negara tetangga termasuk Indonesia untuk terus memperkuat daya tarik wisata nusantara di mata dunia. (Tim)

Berita Terkait

Akun WhatsApp Disadap dari Jauh, Ini Ciri dan Cara Mengamankannya
BSU Rp600 Ribu Februari 2026 Mulai Cair, Ini Panduan Lengkapnya
Perkara Hogi Minaya Dihentikan, Kisah Kejar Jambret Berakhir Lega
Daftar BPJS Kesehatan Kini Bisa Online, Ini Panduan Lengkapnya
Kejagung Amankan Dua Kajari, Dugaan Konflik Kepentingan Menguat
Detik-Detik Konvoi Wali Kota Filipina Dihantam RPG, Jalanan Berubah Medan Tempur
Sejak 2010 hingga 2026, Jejak Waktu Danau-Danau di Indonesia yang Pernah Surut
Langit Suram Sepekan ke Depan? BMKG Prediksi Awan Tebal dan Hujan
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 06:00 WIB

Akun WhatsApp Disadap dari Jauh, Ini Ciri dan Cara Mengamankannya

Rabu, 4 Februari 2026 - 06:00 WIB

BSU Rp600 Ribu Februari 2026 Mulai Cair, Ini Panduan Lengkapnya

Minggu, 1 Februari 2026 - 01:00 WIB

Perkara Hogi Minaya Dihentikan, Kisah Kejar Jambret Berakhir Lega

Kamis, 29 Januari 2026 - 16:00 WIB

Daftar BPJS Kesehatan Kini Bisa Online, Ini Panduan Lengkapnya

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:00 WIB

Kejagung Amankan Dua Kajari, Dugaan Konflik Kepentingan Menguat

Berita Terbaru

Daerah

67 Kopdes Merah Putih Tebo Masuk Tahap Pembangunan

Senin, 9 Feb 2026 - 11:00 WIB