KLIKINAJA.COM – Belum pulihnya layanan mobile banking dan ATM Bank Jambi membuat sebagian nasabah terpaksa melakukan transaksi secara langsung di kantor cabang. Kondisi ini terlihat di sejumlah daerah di Provinsi Jambi, termasuk di Kota Sungai Penuh, di mana warga sudah datang sejak pagi untuk mengambil nomor antrean.
Sejak pukul 06.00 WIB, sejumlah nasabah mulai memadati area sekitar kantor Bank Jambi. Padahal, layanan perbankan biasanya baru di buka beberapa jam setelahnya.
Salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ikut mengantre mengatakan, antrean sudah terlihat ramai bahkan sebelum bank mulai beroperasi.
“Kami sampai jam 6 pagi itu antrian sudah ramai, padahal bank belum di buka,” kata salah seorang ASN.
Kondisi tersebut terjadi karena masyarakat tidak bisa lagi mengandalkan transaksi digital seperti biasanya. Sejumlah nasabah yang membutuhkan layanan keuangan akhirnya memilih datang langsung ke bank untuk melakukan penarikan maupun transaksi lainnya.
Situasi serupa juga di laporkan terjadi di beberapa wilayah lain di Jambi. Banyak nasabah memilih datang lebih awal agar mendapatkan nomor antrean dan tidak menunggu terlalu lama.
Warga Minta Layanan Mobile Banking Segera Di pulihkan
Belum pulihnya layanan digital Bank Jambi di nilai cukup menyulitkan masyarakat. Hal ini terutama di rasakan oleh warga yang tinggal jauh dari kantor cabang bank daerah tersebut.
Sebagian nasabah bahkan harus menempuh perjalanan hingga sekitar satu jam untuk dapat melakukan transaksi langsung di bank.
“Dengan belum bisa di aksesnya mobile banking dan ATM sangat merepotkan masyarakat, apalagi masyarakat yang berada jauh dari cabang Bank Jambi bisa menempuh perjalanan 1 jam,” ujarnya.
Situasi ini membuat masyarakat berharap agar proses pemulihan sistem segera selesai sehingga layanan perbankan kembali normal.
“Kami minta Bank Jambi segera memperbaiki sistem agar mobile banking dan ATM bisa kembali di gunakan,” sebutnya.
Gangguan layanan digital ini sendiri terjadi setelah sistem Bank Jambi mengalami serangan siber beberapa waktu lalu. Akibat insiden tersebut, akses mobile banking dan ATM sempat di hentikan sementara untuk proses perbaikan sistem keamanan.
Bagi masyarakat, layanan digital perbankan kini menjadi kebutuhan utama dalam aktivitas sehari-hari, mulai dari transfer uang, pembayaran tagihan hingga transaksi usaha. Ketika layanan tersebut tidak dapat di gunakan, aktivitas keuangan warga ikut terganggu.
Karena itu, pemulihan sistem Bank Jambi menjadi hal yang sangat di nantikan oleh nasabah agar transaksi kembali bisa di lakukan secara praktis tanpa harus datang langsung ke kantor bank.(Tim)









