Monadi Temui Menteri LH, Kerinci Genjot Pembenahan Sistem Sampah

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA – Upaya memperbaiki tata kelola sampah di Kabupaten Kerinci kini memasuki babak baru. Bupati Kerinci, Monadi, mendatangi Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia untuk bertemu langsung dengan Menteri Hanif Faisol Nurofiq.

Pertemuan itu di gelar sebagai langkah konkret mempercepat penanganan persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan di daerah.

Dalam audiensi tersebut, Monadi memaparkan kondisi riil pengelolaan sampah di Kerinci. Armada pengangkut yang terbatas, sarana pengolahan yang belum memadai, hingga sistem manajemen yang masih perlu pembenahan menjadi sorotan utama. Ia menegaskan, persoalan ini tak bisa lagi di tunda.

“Penanganan sampah di Kerinci harus naik kelas. Kami tidak ingin membiarkan persoalan ini berlarut-larut karena dampaknya langsung di rasakan masyarakat,” ujar Monadi dalam pertemuan itu.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Kerinci telah menyusun peta jalan pembenahan secara menyeluruh. Strateginya mencakup pengurangan sampah sejak dari sumber, optimalisasi pemilahan di tingkat rumah tangga, serta penguatan edukasi publik agar kesadaran lingkungan tumbuh secara konsisten.

Baca Juga :  Gerakan Tanam Pohon Massal Pemkot Sungai Penuh Wujudkan Kota Hijau

Pemerintah Pusat Siap Perkuat Sarana dan Sistem

Respons dari pemerintah pusat di sebut cukup positif. Menteri Hanif menyampaikan komitmen untuk mendukung penguatan sarana dan prasarana pengelolaan sampah di Kerinci. Dukungan tersebut di harapkan menjadi pemicu percepatan transformasi sistem agar lebih efektif dan berkelanjutan.

Menurut Hanif, langkah proaktif yang di tempuh Pemkab Kerinci menunjukkan keseriusan daerah dalam mencari solusi. Ia menilai pendekatan berbasis kolaborasi menjadi kunci agar perbaikan tidak berhenti pada tataran wacana.

“Kami melihat komitmen kuat dari pemerintah daerah. Jika strategi di jalankan konsisten dan di dukung masyarakat, pembenahan sistem persampahan di Kerinci sangat mungkin tercapai,” kata Hanif.

Turut mendampingi dalam pertemuan itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kerinci, Neneng Susanti. Ia memastikan jajarannya siap bergerak cepat menindaklanjuti arahan kementerian. Dalam waktu dekat, fokus di arahkan pada penguatan pemilahan sampah rumah tangga sebagai fondasi perubahan sistemik.

Baca Juga :  Dari Hulu Rusak, Banjir Menghantam Wilayah Hilir

Neneng menyampaikan bahwa gerakan “Kerinci Bersih” akan di gerakkan hingga ke tingkat kecamatan dan desa. Targetnya bukan sekadar lingkungan yang tampak rapi, melainkan perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah sehari-hari.

Langkah ini menjadi penting mengingat persoalan sampah bukan hanya isu estetika, tetapi juga berkaitan erat dengan kesehatan publik dan keberlanjutan lingkungan. Tanpa sistem yang tertata, risiko pencemaran tanah dan air semakin besar, apalagi di wilayah dengan potensi wisata alam seperti Kerinci.

Kolaborasi pusat dan daerah di nilai sebagai momentum strategis. Dengan dukungan regulasi, pembiayaan, serta peningkatan kapasitas teknis, Kerinci berpeluang membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih modern tidak lagi sekadar angkut dan buang, melainkan berbasis pengurangan dan daur ulang.

Upaya ini sekaligus menjadi sinyal bahwa pemerintah daerah tidak menunggu masalah membesar. Kerinci memilih bergerak lebih awal, membuka ruang dialog, dan menyiapkan strategi jangka panjang demi lingkungan yang lebih bersih dan sehat.(Tim)

Berita Terkait

Lonjakan Perceraian di Bungo 2025, Judi Online dan Narkoba Jadi Pemicu
Stok Blangko KTP-el Kerinci Tinggal 500, Cukup untuk Ramadhan?
Safari Ramadan Jadi Ruang Dialog, Warga Koto Padang Sampaikan Aspirasi ke Pemkot Sungai Penuh
Rotasi Pejabat Kejati Jambi, Sugeng Hariadi Lantik Aspidum dan Kajari Batanghari
Eazy Paspor di Bangko, Imigrasi Kerinci Permudah Jamaah Umrah Lansia
Jembatan Batang Merao Rusak, Warga Tanjung Pauh Mudik Tagih Janji Pembangunan
Honda Supra X 160 2026 Resmi Meluncur, Bebek Sport 160cc Siap Guncang Pasar
Dana Nasabah Hilang, Penarikan di Bank Jambi Meningkat Tajam
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:00 WIB

Lonjakan Perceraian di Bungo 2025, Judi Online dan Narkoba Jadi Pemicu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 10:30 WIB

Monadi Temui Menteri LH, Kerinci Genjot Pembenahan Sistem Sampah

Sabtu, 28 Februari 2026 - 09:00 WIB

Stok Blangko KTP-el Kerinci Tinggal 500, Cukup untuk Ramadhan?

Sabtu, 28 Februari 2026 - 08:00 WIB

Safari Ramadan Jadi Ruang Dialog, Warga Koto Padang Sampaikan Aspirasi ke Pemkot Sungai Penuh

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:00 WIB

Rotasi Pejabat Kejati Jambi, Sugeng Hariadi Lantik Aspidum dan Kajari Batanghari

Berita Terbaru