KLIKINAJA – Aktivitas mudik Idul Fitri 2026 mulai di persiapkan di berbagai titik transportasi, termasuk di Terminal Tipe A Alam Barajo, Kota Jambi. Pengelola terminal memastikan seluruh armada bus yang akan melayani perjalanan antarprovinsi berada dalam kondisi aman setelah menjalani pemeriksaan teknis.
Sebanyak 219 unit bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) telah menjalani uji kelaikan atau ramp check. Pemeriksaan tersebut mencakup sejumlah aspek penting seperti sistem pengereman, kondisi ban, lampu kendaraan, hingga perlengkapan keselamatan yang wajib tersedia di setiap armada.
Kepala Terminal Alam Barajo, Sugiyo, menjelaskan proses pemeriksaan di lakukan secara menyeluruh guna memastikan keamanan perjalanan masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman.
“Seluruh bus yang beroperasi dari Terminal Alam Barajo sudah melalui pemeriksaan kelaikan jalan. Penumpang tidak perlu ragu terhadap kondisi armada yang di gunakan,” ujar Sugiyo.
Ia menambahkan bahwa pengecekan kendaraan menjadi prosedur rutin menjelang periode mudik untuk meminimalkan risiko gangguan selama perjalanan jarak jauh.
“Ramp check di lakukan secara detail, mulai dari komponen utama kendaraan hingga perlengkapan keselamatan. Tujuannya agar perjalanan pemudik berlangsung aman,” jelasnya.
Di luar kesiapan armada, pengelola terminal juga memaksimalkan layanan bagi penumpang yang akan menggunakan transportasi darat selama musim mudik.
Fasilitas Terminal Ditingkatkan, Penumpang Diprediksi Naik
Area terminal kini di lengkapi berbagai fasilitas yang dirawat secara berkala. Selasar kedatangan, ruang tunggu, serta fasilitas sanitasi seperti toilet di jaga kebersihannya agar tetap nyaman di gunakan oleh masyarakat.
Kapasitas parkir di sekitar terminal juga di perhatikan. Area ini di siapkan untuk memudahkan aktivitas keluarga yang datang mengantar atau menjemput penumpang.
Koordinasi dengan aparat keamanan turut di perkuat menjelang puncak arus mudik. Pengelola terminal bekerja sama dengan pihak kepolisian dan instansi terkait untuk menjaga kelancaran arus keberangkatan serta kedatangan bus.
“Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar kegiatan di terminal berjalan tertib, aman, dan lancar selama musim mudik,” kata Sugiyo.
Berdasarkan catatan operasional hingga 11 Ramadhan 2026, jumlah penumpang yang berangkat dari terminal tersebut masih berada pada angka normal. Setiap hari, sekitar 250 hingga 304 orang tercatat menggunakan layanan bus menuju berbagai kota tujuan.
Lonjakan penumpang di perkirakan baru terjadi mendekati Hari Raya Idul Fitri. Biasanya peningkatan jumlah penumpang muncul setelah masyarakat menerima Tunjangan Hari Raya (THR) dari tempat kerja mereka.
Fenomena tersebut hampir selalu terjadi setiap tahun. Banyak pemudik menunda pembelian tiket hingga mendekati masa libur Lebaran karena menunggu pencairan THR atau kepastian jadwal cuti.
Karena itu, pengelola terminal terus memantau perkembangan penjualan tiket sekaligus kesiapan armada. Langkah ini di lakukan untuk memastikan kebutuhan transportasi masyarakat dapat terpenuhi saat arus mudik mencapai puncaknya.
Dengan kesiapan ratusan armada serta dukungan fasilitas terminal yang terus di tingkatkan, Terminal Alam Barajo di harapkan mampu menjadi salah satu simpul transportasi yang mendukung kelancaran perjalanan mudik masyarakat dari Jambi menuju berbagai daerah di Indonesia.(Tim)









