Pelajar 15 Tahun Dilaporkan Hilang di Bukit Kaba, Jalur Pendakian Ditutup Sementara

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA – Seorang pelajar berusia 15 tahun bernama Abiem Briliant, warga Kabupaten Lebong, di laporkan hilang saat melakukan pendakian di kawasan Bukit Kaba, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Hingga kini, keberadaan korban masih belum di ketahui.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 17 Januari 2026. Berdasarkan informasi yang di himpun, Abiem mendaki Bukit Kaba bersama sejumlah rekannya. Namun, saat rombongan bersiap turun dari kawasan puncak, korban di ketahui masih berada di area atas dan tidak segera menyusul.

Hingga sore hari, Abiem tak kunjung turun ke bawah. Kondisi itu menimbulkan kekhawatiran di kalangan rekan-rekannya. Setelah di lakukan pencarian mandiri hingga malam hari tanpa hasil, pihak pengelola kawasan akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada aparat berwenang.

Kapolsek Selupu Rejang, Iptu Ibnu Sina Alfarabi, membenarkan adanya laporan orang hilang tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan pengelola kawasan serta tim terkait untuk memastikan kronologi kejadian secara menyeluruh.

“Benar, saat ini masih kami konfirmasikan dengan pihak Pokdarwis. Personel kami bersama Tim SAR sudah berada di pos pendakian. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan,” ujarnya.

Baca Juga :  Bukan Hanya dari Danau Kerinci, Ini Asal Air yang Menggerakkan PLTA Batang Merangin

Sementara itu, pada hari pertama operasi pencarian, tim SAR gabungan secara resmi menutup sementara jalur pendakian Bukit Kaba. Penutupan dilakukan guna memaksimalkan proses pencarian serta menghindari potensi risiko keselamatan bagi pendaki lainnya.

Koordinator SAR Rejang Lebong, Yudi Patria, menjelaskan bahwa penutupan jalur merupakan bagian dari standar operasional prosedur (SOP) dalam penanganan kasus orang hilang di kawasan pegunungan.

“Hari ini jalur pendakian Bukit Kaba kami tutup sementara. Tim gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, serta Pokdarwis fokus melakukan penyisiran di jalur yang diduga dilalui korban,” kata Yudi, Senin (19/1/2026).

Ia mengungkapkan, berdasarkan keterangan saksi dan hasil pendalaman awal, korban terakhir kali terlihat sekitar pukul 09.00 WIB saat mendaki bersama rombongan yang hendak menuju Bukit Gajah, salah satu titik favorit pendaki di kawasan Bukit Kaba.

“Sekitar pukul 09.00 WIB korban berpisah dari rombongan. Menurut saksi, korban sempat menunjukkan gelagat tidak seperti biasanya dan menyampaikan niat untuk kembali ke tenda,” jelasnya.

Namun hingga sore hari, saat rekan-rekannya kembali ke area perkemahan, Abiem tidak di temukan di dalam maupun sekitar tenda. Upaya pencarian mandiri sempat di lakukan, namun tidak membuahkan hasil hingga akhirnya di laporkan ke pihak pengelola dan aparat setempat.

Baca Juga :  TPS3R Koto Renah Mulai Produksi Kompos, Pemkot Sungai Penuh Tancap Gas Atasi Sampah Pasar

Saat ini, teman-teman korban masih berada di Pos Pokdarwis Bukit Kaba untuk di mintai keterangan lanjutan. Informasi tersebut di gunakan tim SAR untuk menyusun peta pencarian, menentukan radius penyisiran, serta memetakan titik-titik rawan yang berpotensi di lalui korban.

Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan metode darat (ground search), menyasar jalur pendakian utama, jalur tidak resmi, semak-semak, serta area berkontur curam di sekitar Bukit Kaba. Puluhan personel di kerahkan lengkap dengan peralatan navigasi, komunikasi, dan logistik lapangan.

Kondisi cuaca berkabut, suhu dingin, serta medan berbatu dan vegetasi rapat menjadi tantangan tersendiri dalam proses pencarian.

Hingga berita ini di turunkan, keberadaan Abiem Briliant masih belum di ketahui. Pihak SAR mengimbau masyarakat dan pendaki untuk mematuhi penutupan jalur pendakian serta tidak melakukan aktivitas di kawasan Bukit Kaba hingga operasi pencarian di nyatakan selesai.(Tim)

Berita Terkait

Stok Daging Batang Hari Cukup Selama Ramadhan, Telur Didatangkan dari Luar
Fadhil Arief: Kepercayaan Publik ke Media Masih Lebih Tinggi dari Medsos
IPKD 2025 Naik, Sungai Penuh Perkuat Komitmen Cegah Korupsi
Aksi Pencurian Motor Saat Waktu Salat Resahkan Warga Kerinci dan Sungai Penuh
Sidak DPRD ke RSUD Mayjend H.A. Thalib, Soroti Kecepatan dan Kualitas Layanan
100 Personel Satpol PP Batang Hari Siaga, Patroli Ramadan Diperketat
Wawako Azhar Dorong Implementasi PP 55/2025 Perkuat Hukum Adat di Sungai Penuh
Lonjakan Sampah Ramadan di Sungai Penuh Tembus 60 Ton per Hari
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 01:00 WIB

Stok Daging Batang Hari Cukup Selama Ramadhan, Telur Didatangkan dari Luar

Kamis, 26 Februari 2026 - 16:00 WIB

Fadhil Arief: Kepercayaan Publik ke Media Masih Lebih Tinggi dari Medsos

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:00 WIB

IPKD 2025 Naik, Sungai Penuh Perkuat Komitmen Cegah Korupsi

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:00 WIB

Aksi Pencurian Motor Saat Waktu Salat Resahkan Warga Kerinci dan Sungai Penuh

Kamis, 26 Februari 2026 - 08:00 WIB

Sidak DPRD ke RSUD Mayjend H.A. Thalib, Soroti Kecepatan dan Kualitas Layanan

Berita Terbaru

Kesehatan

Buah untuk Mata Sehat yang Bantu Jaga Penglihatan Tetap Tajam

Kamis, 26 Feb 2026 - 20:00 WIB