Pembangunan Tol Palembang–Betung Kian Maju, Ini Progres 

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hutama Karya Terapkan Metode Khusus di Sungai Musi. Foto dok Hutama Karya

Hutama Karya Terapkan Metode Khusus di Sungai Musi. Foto dok Hutama Karya

KLIKINAJA – Pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung Seksi Kramasan–Pangkalan Balai sepanjang 55,5 kilometer mencatat kemajuan besar. Hingga akhir Oktober 2025, PT Hutama Karya (Persero) melaporkan pengerjaan fisik proyek ini sudah mencapai 85,74%. Capaian tersebut menandai langkah penting menuju penyelesaian penuh sebagai kelanjutan Tol Kayu Agung – Palembang.

Progres Meningkat di Tengah Tantangan Medan Berat

Perkembangan konstruksi pada tahun ini berjalan cukup agresif, terutama pada titik-titik yang memiliki tingkat kesulitan tinggi. Salah satu segmen paling krusial berada di area Sungai Musi, yang menjadi jalur vital bagi angkutan masyarakat hingga distribusi barang.

Sungai terpanjang di Sumatra itu menuntut perencanaan ekstra hati-hati. Proses pembangunan harus dilakukan tanpa menghambat arus transportasi air yang setiap hari digunakan oleh warga dan pelaku usaha.

Mardiansyah, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, menegaskan bahwa pekerjaan di kawasan tersebut memerlukan pengawasan ketat. Ia menjelaskan bahwa bekerja langsung di atas aliran Sungai Musi mengandung risiko teknis sekaligus faktor keselamatan yang besar, sehingga metode konstruksi harus dipilih dengan cermat.

Teknik Box Balance Cantilever Jadi Solusi

Untuk mengatasi tantangan tersebut, Hutama Karya mengadopsi metode Box Balance Cantilever, teknik pembangunan jembatan bentang panjang yang dikerjakan dari dua sisi secara bersamaan. Pilar jembatan lebih dulu dibangun, kemudian segmen beton dicor bertahap hingga kedua sisi bertemu tepat di tengah sungai.

Baca Juga :  Aplikasi All Indonesia Bikin Turis Asing Makin Gampang Masuk ke RI

Teknologi ini dinilai mampu menjaga stabilitas konstruksi sekaligus meminimalkan potensi gangguan terhadap aktivitas di bawahnya. Proses pengecoran dilakukan secara terukur sehingga struktur memiliki kekuatan optimal dan presisi yang tinggi.

“Pendekatan ini memungkinkan kami tetap menjaga keselamatan pekerja tanpa menghentikan mobilitas di Sungai Musi,” ujar Mardiansyah. Ia menambahkan bahwa metode tersebut terbukti efektif mempertahankan kelancaran transportasi air selama pembangunan berlangsung.

Meminimalkan Dampak, Memaksimalkan Keamanan

Selama proses konstruksi, Hutama Karya memastikan jalur transportasi sungai tetap berfungsi normal. Pengaturan zonasi pekerjaan, pengawasan ketat, serta pengendalian alat berat dilakukan untuk mencegah risiko terhadap masyarakat pengguna Sungai Musi.

“Metode ini memang dipilih karena mampu menyeimbangkan efisiensi pekerjaan dan keamanan lingkungan sekitar,” jelas Mardiansyah.

Upaya tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menghadirkan pembangunan infrastruktur yang tidak hanya cepat selesai, tetapi juga ramah terhadap aktivitas masyarakat di sekitarnya.

Bagian dari Percepatan Jalan Tol Trans Sumatera

Tol Palembang–Betung menjadi salah satu ruas strategis dalam jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Ruas ini akan membentang sepanjang 70,19 kilometer dan dibagi menjadi tiga seksi utama:

Baca Juga :  Proyek Tol Betung-Tempino-Jambi Dipacu, Konektivitas Sumsel-Jambi Makin Terbuka

Seksi 1: Palembang–Rengas (22,50 km)

Seksi 2: Rengas–Pangkalan Balai (33 km)

Seksi 3: Pangkalan Balai–Betung (14,69 km)

Penyelesaian ruas ini diharapkan memperkuat konektivitas antarwilayah di Sumatra Selatan serta mempercepat pemerataan akses di lintas timur Pulau Sumatra.

Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan Mobilitas Warga

Hutama Karya menargetkan agar keberadaan tol tersebut mampu memangkas waktu tempuh perjalanan dan mendukung kelancaran distribusi logistik. Infrastruktur yang tersambung baik diyakini dapat membuka peluang investasi baru serta memberikan kenyamanan lebih bagi pengguna jalan.

“Kami ingin setiap ruas tol yang dibangun membawa manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” kata Mardiansyah.

Sejauh ini, Hutama Karya telah mengembangkan sekitar 1.235 kilometer jaringan JTTS, yang mencakup sejumlah ruas yang telah beroperasi maupun masih dalam tahap pembangunan.

Dengan kemajuan yang semakin signifikan, Tol Palembang–Betung menjadi salah satu proyek kunci yang ditunggu masyarakat Sumsel. Kehadirannya kelak diharapkan memperkuat konektivitas regional dan meningkatkan kelancaran arus barang serta mobilitas warga.(Tim)

Berita Terkait

Gerhana Bulan Malam Ini Terlihat di Indonesia, Ini Jam dan Wilayah Pengamatan
Kemnaker Peringatkan Situs Palsu Skillhub, Jangan Salah Akses
Cara Daftar BPNT 2026 Lewat Aplikasi Cek Bansos, Panduan Lengkap dan Syarat Terbaru
Kolang Kaling Tetap Diburu di Berbagai Daerah Selama Ramadan
CPNS 2026 Kemenkum Dibuka, Butuh 900 Talenta Digital
Cara Tukar Uang Baru Lebaran 2026 via PINTAR BI
Viral! Nenek Penjual Nasi Uduk Bekasi Kehilangan Rp4 Juta
Sopir Taksi Bogor Kembalikan Rp180 Juta, Tolak Imbalan dan Tuai Pujian
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:00 WIB

Kemnaker Peringatkan Situs Palsu Skillhub, Jangan Salah Akses

Selasa, 24 Februari 2026 - 01:00 WIB

Cara Daftar BPNT 2026 Lewat Aplikasi Cek Bansos, Panduan Lengkap dan Syarat Terbaru

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:00 WIB

Kolang Kaling Tetap Diburu di Berbagai Daerah Selama Ramadan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 23:00 WIB

CPNS 2026 Kemenkum Dibuka, Butuh 900 Talenta Digital

Jumat, 20 Februari 2026 - 07:00 WIB

Cara Tukar Uang Baru Lebaran 2026 via PINTAR BI

Berita Terbaru