Warga Dorong Pembentukan Kecamatan Baru di Kerinci, Ini Alasannya

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 9 November 2025 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA, KERINCI – Wacana pembentukan kecamatan baru di Kabupaten Kerinci kembali mencuat. Gagasan tersebut melibatkan empat Desa Koto Majidin, enam Desa Kemantan, serta dua desa di wilayah Air Hangat. Isu ini kini ramai diperbincangkan masyarakat karena dianggap penting untuk meningkatkan pelayanan publik dan memperkuat identitas budaya setempat.

Rencana pemekaran ini didorong oleh sejumlah faktor, mulai dari kesamaan adat istiadat, kedekatan geografis, hingga kebutuhan pemerataan pelayanan pemerintahan. Selain itu, letak empat Desa Koto Majidin yang terpisah dari kecamatan induk Air Hangat membuat masyarakat menilai pemekaran menjadi solusi logis. Pasalnya, wilayah tersebut berada di antara Kecamatan Air Hangat Timur dan Depati Tujuh, sehingga akses menuju pusat pemerintahan induk cukup jauh.

Pakar Hukum: Pemekaran Sudah Layak Dipertimbangkan

Dosen Hukum Tata Negara IAIN Kerinci, Dr. Fauzan Khairazi, SH, MH, menilai wacana ini patut mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Menurutnya, dari sisi administratif dan sosial budaya, syarat pembentukan kecamatan baru sudah terpenuhi.

“Secara kultur, Koto Majidin, Kemantan, dan Air Hangat memiliki kesamaan adat dan hubungan sosial yang kuat. Dari segi jumlah desa pun sudah memenuhi syarat untuk berdiri sebagai kecamatan baru,” ujar Fauzan.

Baca Juga :  Bayern Juara Bundesliga Usai Taklukkan Gladbach di Allianz Arena

Ia mengungkapkan, gagasan pemekaran sebenarnya bukan hal baru. Upaya serupa pernah diusulkan beberapa tahun lalu, namun belum terealisasi. Fauzan berharap, di bawah kepemimpinan Bupati Monadi dan Wakil Bupati Murison, aspirasi masyarakat tersebut dapat diwujudkan.

“Kita optimis, jika pemerintah daerah serius menindaklanjuti wacana ini, maka pelayanan publik akan lebih cepat dan efisien,” tambah mantan Ketua Bawaslu Provinsi Jambi itu.

Tokoh Adat dan Masyarakat Kompak Dukung Wacana

Dukungan serupa juga datang dari tokoh adat enam Desa Kemantan, Drs. Mudium Hasan. Ia menegaskan, pemekaran merupakan langkah tepat untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan di daerah tersebut.

“Kami sangat setuju dengan rencana pembentukan kecamatan baru. Secara historis, wilayah Koto Majidin, Kemantan, dan Air Hangat dulu berada dalam satu kemendapoan Kemantan. Jadi, sudah sewajarnya jika sekarang dipersatukan kembali dalam satu kecamatan,” ujarnya.

Mudium menambahkan, masyarakat siap berperan aktif dalam memperjuangkan realisasi pemekaran. Ia berharap pemerintah kabupaten dan provinsi dapat segera melakukan kajian teknis serta menindaklanjuti aspirasi warga.

Baca Juga :  Dugaan Pungli Guru di Kerinci, Bupati Monadi Diminta Bertindak, Siapa Oknum Dibalik Pungli?? 

“Kami siap mendukung penuh prosesnya agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” tegasnya.

Respons Positif dari Pemerintah Desa

Sejumlah kepala desa juga menyatakan sikap serupa. Salah satunya Kepala Desa Sawahan Koto Majidin, Herman Hadi, yang menilai pemekaran bisa membawa dampak positif bagi masyarakat.

“Kalau memang syarat administratifnya terpenuhi dan masyarakat menginginkan, tentu kami mendukung. Dari sisi budaya dan sosial, kami memang satu rumpun dengan Kemantan dan Air Hangat,” jelas Herman.

Ia menambahkan, kedekatan budaya dan sejarah menjadi modal kuat untuk memperjuangkan pembentukan kecamatan baru. Menurutnya, langkah ini tidak hanya memudahkan pelayanan publik, tetapi juga memperkuat identitas lokal masyarakat setempat.

Langkah Selanjutnya

Warga berharap pemerintah daerah segera menindaklanjuti wacana ini dengan pembentukan tim kajian atau studi kelayakan. Jika seluruh persyaratan administratif dan dukungan politik terpenuhi, pembentukan kecamatan baru diharapkan bisa segera direalisasikan.

Pemekaran diharapkan mampu mendekatkan pelayanan, mendorong pembangunan yang lebih merata, dan memperkuat potensi sosial ekonomi di kawasan Koto Majidin, Kemantan, dan Air Hangat.(Dea)

Berita Terkait

BMKG Kerinci Peringatkan Potensi Banjir dan Longsor
Kapan SK PPPK Paruh Waktu Kerinci Dibagikan, Ini Penjelasan BKPSDM
Sertifikat Lahan RSU Tipe C Siulak dan Gedung DPRD Kerinci Resmi Diterbitkan
Mobil Masuk Jurang di Perbatasan Kerinci – Merangin, Dua Korban Hilang Dicari SAR
Irigasi Rusak Imbas Proyek Jalan Bandara, Warga Empat Desa Tanco Cari Kepastian Kapan Perbaikan
H. Anto Terpilih Pimpin FORKI Kerinci, KONI Dorong Pembinaan Atlet
Setelah Dandim Cup 2025, Derby Kerinci Hilir – Tengah Kembali Hadir di Final Bupati Cup 2025
Trio Retro Viral di Medsos Usai Meramaikan Pawai Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2025

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 18:00 WIB

BMKG Kerinci Peringatkan Potensi Banjir dan Longsor

Senin, 8 Desember 2025 - 13:00 WIB

Kapan SK PPPK Paruh Waktu Kerinci Dibagikan, Ini Penjelasan BKPSDM

Senin, 8 Desember 2025 - 10:00 WIB

Sertifikat Lahan RSU Tipe C Siulak dan Gedung DPRD Kerinci Resmi Diterbitkan

Senin, 8 Desember 2025 - 06:37 WIB

Mobil Masuk Jurang di Perbatasan Kerinci – Merangin, Dua Korban Hilang Dicari SAR

Minggu, 7 Desember 2025 - 18:00 WIB

Irigasi Rusak Imbas Proyek Jalan Bandara, Warga Empat Desa Tanco Cari Kepastian Kapan Perbaikan

Berita Terbaru

Bolu 4 Telur Marmer Lembut

Kuliner

Resep Bolu 4 Telur Marmer Lembut, Anti Gagal untuk Pemula

Selasa, 9 Des 2025 - 08:00 WIB