KLIKINAJA, MERANGIN – Pemerintah Kabupaten Merangin meluncurkan kebijakan pro-rakyat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Bupati Merangin, M. Syukur, memastikan pembebasan biaya sewa kios milik pemerintah daerah selama tiga bulan pertama bagi pelaku usaha kecil, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ingin memulai usaha.
Kebijakan tersebut diumumkan langsung oleh Bupati M. Syukur saat mengikuti kegiatan gotong royong kebersihan di kawasan Pasar Lereng, Pasar Bawah, pada Jumat (16/1/2026) kemarin. Kegiatan itu diikuti Wakil Bupati Merangin H.A. Khafid, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta ratusan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merangin.
Sebelum aksi bersih-bersih di mulai, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti senam pemanasan bersama. Setelah itu, mereka menyebar ke berbagai titik pasar untuk membersihkan lingkungan dengan penuh semangat kebersamaan.
Bupati M. Syukur menjelaskan, pembebasan sewa kios ini merupakan langkah strategis untuk menghidupkan kembali roda perekonomian daerah sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan aset milik pemerintah daerah.
“Bagi masyarakat yang ingin membuka usaha, khususnya di bidang kuliner, silakan manfaatkan kios milik Pemda. Kami gratiskan sewa selama tiga bulan pertama. Setelah itu, silakan mengikuti ketentuan pembayaran yang berlaku,” ujar Bupati.
Tidak hanya menyasar masyarakat umum, Bupati juga mendorong ASN di lingkungan Pemkab Merangin agar berani berwirausaha dan memanfaatkan peluang tersebut sebagai bentuk kontribusi dalam memperkuat ekonomi daerah.
Di sela kegiatan, Bupati M. Syukur turut mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan fasilitas umum, khususnya pasar tradisional. Menurutnya, kebersihan menjadi salah satu faktor utama kenyamanan pengunjung dan daya tarik pusat perbelanjaan rakyat.
“Pasar yang bersih akan membuat masyarakat betah. Karena itu, mari kita jaga kebersihan bersama dengan membuang sampah pada tempatnya,” tegasnya.
Dalam kegiatan gotong royong tersebut, Bupati dan Wakil Bupati tampak turun langsung ke lapangan. Bupati M. Syukur membersihkan area belakang pasar dengan menebas rumput serta memangkas tanaman liar, sementara Wakil Bupati H.A. Khafid memimpin pembersihan di bagian depan dan area tangga pasar.
Wakil Bupati H.A. Khafid menilai kawasan Pasar Lereng memiliki potensi besar untuk di kembangkan sebagai sentra usaha kuliner maupun kafe jika di tata dengan baik dan di jaga kebersihannya.
“Kalau kawasan ini sudah bersih dan nyaman, silakan di manfaatkan untuk membuka usaha kuliner atau kafe. Tempat ini punya potensi besar untuk di kembangkan,” tutup Wakil Bupati.(Tim)









