Pemkot Sungai Penuh Susun APBD 2026 Berbasis Efisiensi dan Dampak Publik

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 15 November 2025 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wawako Azhar Hamzah sampaikan Pengantar Raperdar APBD Tahun Anggaran 2026. Foto : Diskominfo Sungaipenuh

Wawako Azhar Hamzah sampaikan Pengantar Raperdar APBD Tahun Anggaran 2026. Foto : Diskominfo Sungaipenuh

KLIKINAJA, SUNGAIPENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh mulai memasuki tahap krusial penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026. Rancangan peraturan daerah tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Azhar Hamzah dalam sidang paripurna DPRD yang berlangsung pada Kamis (13/11). Penyerahan ini menjadi langkah awal sebelum dewan membahas secara mendalam setiap komponen anggaran.

Dalam pemaparannya, Azhar menjelaskan bahwa pemerintah daerah mengutamakan rasionalisasi serta pengelolaan anggaran yang lebih efisien. Setiap program dan kegiatan, kata dia, harus dirancang dengan mempertimbangkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Pemerintah ingin memastikan bahwa belanja daerah tidak hanya terserap, tetapi juga memberi kontribusi nyata terhadap pembangunan jangka panjang.

Ia menegaskan bahwa prinsip keberlanjutan menjadi dasar penyusunan APBD tahun depan. Belanja publik diarahkan lebih tepat sasaran, terutama pada sektor yang mendukung kualitas layanan masyarakat. “Kami ingin memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar digunakan untuk menjawab kebutuhan warga dan memperkuat pembangunan kota,” ujar Azhar dalam sidang tersebut.

Baca Juga :  Pelayanan RSUD Sungai Penuh Disorot, Wako Alfin Lakukan Sidak Tindak Lanjut Keluhan Warga

Azhar juga menyoroti tren ekonomi Kota Sungai Penuh yang menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi faktor penting dalam merancang kebijakan keuangan daerah. Pertumbuhan ekonomi yang stabil dianggap dapat memberi ruang bagi pemerintah untuk merancang program pembangunan yang lebih progresif dan adaptif terhadap kebutuhan daerah.

Sidang paripurna ini juga menjadi forum bagi Wakil Wali Kota untuk memaparkan garis besar kebijakan anggaran 2026. Kerangka umum APBD meliputi proyeksi pendapatan daerah, prioritas belanja, serta arah kebijakan pembiayaan yang akan dilakukan pemerintah. Meski belum disampaikan secara detail, penekanan pada efisiensi dan dampak program menjadi benang merah dari rancangan yang diserahkan.

Azhar berharap proses pembahasan bersama DPRD dapat berjalan efektif dan konstruktif. Ia menilai kolaborasi yang baik antara eksekutif dan legislatif akan menentukan seberapa cepat APBD dapat ditetapkan. Penetapan tepat waktu sangat dibutuhkan agar pelaksanaan program pembangunan bisa dimulai awal tahun dan tidak menghambat pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Wawako Azhar Dukung Bimtek dan Jambore BPD se-Jambi

Sidang paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa, didampingi para wakil ketua dan seluruh anggota dewan. Kehadiran sejumlah pejabat pemerintah daerah turut memberikan gambaran bahwa penyusunan APBD 2026 menjadi agenda prioritas yang membutuhkan komitmen bersama.

DPRD dijadwalkan akan menelaah dokumen lebih detail dalam rapat-rapat lanjutan, termasuk membahas alokasi anggaran untuk berbagai sektor seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Proses pembahasan biasanya melibatkan analisis mendalam, penyempurnaan program, hingga penyesuaian kebutuhan teknis di lapangan.

Dengan dukungan pertumbuhan ekonomi dan komitmen efisiensi, Pemerintah Kota Sungai Penuh optimistis rancangan APBD 2026 dapat menjadi instrumen penting dalam memperkuat pembangunan daerah. Anggaran yang tersusun dengan baik diharapkan mampu menjawab tantangan kota sekaligus membuka peluang baru untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(Dea)

Berita Terkait

Pemkot Sungai Penuh Tingkatkan Pelayanan Sosial dan Armada Kebersihan Kota
Kecelakaan Tunggal Muara Hemat, Satu Tewas Satu Masih Hilang
Pemkot Sungai Penuh Siapkan Asesmen JPT Eselon II, Proses Segera Dimulai
Odong-Odong Masuk Jurang di KM 30 Sungai Penuh, Dua Tewas dan Belasan Luka
Pemkot Tetapkan 100 Penerima Beasiswa Sungai Penuh Juara 2025
Swasembada Pangan 2025 Dievaluasi, Pemkot Soroti Kesenjangan Teknologi dan Distribusi Pupuk
Penguatan PAD 2025, Wako Alfin Tekankan Pembenahan Data dan Teknologi Pajak Daerah
Pengangguran di Sungai Penuh 2025 Turun, Ekonomi Daerah Kian Membaik

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 17:00 WIB

Pemkot Sungai Penuh Tingkatkan Pelayanan Sosial dan Armada Kebersihan Kota

Senin, 8 Desember 2025 - 14:40 WIB

Kecelakaan Tunggal Muara Hemat, Satu Tewas Satu Masih Hilang

Senin, 8 Desember 2025 - 12:00 WIB

Pemkot Sungai Penuh Siapkan Asesmen JPT Eselon II, Proses Segera Dimulai

Minggu, 7 Desember 2025 - 07:20 WIB

Odong-Odong Masuk Jurang di KM 30 Sungai Penuh, Dua Tewas dan Belasan Luka

Sabtu, 6 Desember 2025 - 17:00 WIB

Pemkot Tetapkan 100 Penerima Beasiswa Sungai Penuh Juara 2025

Berita Terbaru

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Sungai Penuh Yogi Purnomo menerima penghargaan dari Kejati Jambi.

Uncategorized

Kinerja Pidsus Kejari Sungai Penuh 2025 Jadi Terbaik di Jambi

Senin, 8 Des 2025 - 20:36 WIB

Cabai.

Uncategorized

Cara Menyimpan Cabai agar Awet 21 Hari, Anti Lembek dan Jamur

Senin, 8 Des 2025 - 20:13 WIB

Uncategorized

Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Tanjung Pauh Hilir

Senin, 8 Des 2025 - 19:20 WIB