Pemprov Jambi Perkuat Reforma Agraria, Fokus Selesaikan Konflik Lahan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 12 November 2025 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sambutan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jambi, Arief Munandar. Foto (Diskominfo Pemprov Jambi)

Sambutan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jambi, Arief Munandar. Foto (Diskominfo Pemprov Jambi)

KLIKINAJA, JAMBI – Pemerintah Provinsi Jambi menegaskan komitmen mempercepat penyelesaian konflik lahan serta memperkuat pelaksanaan Reforma Agraria yang berkeadilan. Upaya ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Akhir Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) 2025 yang melibatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jambi.

Rapat yang digelar di Jambi tersebut menjadi ajang evaluasi atas perjalanan Reforma Agraria sejak 2018. Pemprov Jambi bersama BPN meninjau berbagai capaian, hambatan, dan langkah strategis untuk memperkuat efektivitas program di lapangan.

Reforma Agraria di Provinsi Jambi hingga kini masih menitikberatkan pada dua fokus utama: penataan aset melalui redistribusi tanah objek reforma agraria (TORA), serta penataan akses untuk mendorong peningkatan ekonomi masyarakat penerima manfaat. Namun, di balik sejumlah kemajuan, pemerintah mengakui masih banyak tantangan yang memerlukan kolaborasi lintas sektor.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jambi, Arief Munandar, menyebut tahun 2025 menjadi momentum penting untuk memastikan Reforma Agraria benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Baca Juga :  Baru Mencapai 31 Persen, Pemutihan PKB Jambi Berlangsung Sampai Desember

“Program ini tidak hanya soal membagi tanah, tetapi juga bagaimana tanah tersebut mampu membuka peluang ekonomi yang adil bagi warga,” jelas Arief.

Ia mencontohkan, salah satu capaian signifikan ialah redistribusi 500 bidang tanah di Kabupaten Tebo serta pendataan TORA hasil pelepasan kawasan hutan di Kabupaten Merangin. Meski demikian, lanjutnya, sebagian wilayah masih terkendala karena belum memiliki keputusan resmi pelepasan kawasan hutan, yang berimbas pada lambatnya pelaksanaan di lapangan.

Sementara itu, Kepala Kanwil BPN Provinsi Jambi, Humaidi, menegaskan rapat koordinasi tersebut bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi ruang refleksi untuk memperkuat strategi ke depan. Menurutnya, keberhasilan Reforma Agraria membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat.

“Banyak konflik lahan timbul akibat lemahnya komunikasi dan tumpang tindih kebijakan. GTRA hadir untuk menyatukan semua pihak agar penyelesaian konflik tidak dilakukan secara parsial,” ujar Humaidi.

Baca Juga :  Proyek Tol Betung-Tempino-Jambi Dipacu, Konektivitas Sumsel-Jambi Makin Terbuka

Melalui forum tersebut, pemerintah daerah bersama instansi terkait menyusun berbagai rekomendasi kebijakan yang berorientasi pada penyelesaian konflik agraria berbasis data, percepatan legalisasi aset, serta pemberdayaan masyarakat agar lahan yang sudah disertifikasi bisa produktif dan menopang ekonomi lokal.

Selain memperkuat koordinasi antarlembaga, Pemprov Jambi juga berencana memperluas akses pendampingan bagi masyarakat penerima manfaat Reforma Agraria. Langkah ini diharapkan mampu memastikan tanah yang sudah dimiliki dapat dikelola dengan baik untuk kegiatan pertanian, usaha kecil, hingga investasi berkelanjutan.

Upaya ini bukan hanya tentang menata kepemilikan lahan, tetapi juga mengubah struktur penguasaan tanah agar lebih adil dan berdaya guna bagi masyarakat. Pemerintah optimistis, pelaksanaan Reforma Agraria yang konsisten dapat menjadi fondasi penting bagi peningkatan kesejahteraan rakyat Jambi.(Tim)

Berita Terkait

Patroli Besar Jambi Luar Kota Amankan Sejumlah Remaja dan Sajam
Harga TBS Sawit Jambi Naik Awal Desember 2025, Ini Besarannya
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat di Jambi, Warga Diminta Waspada
Jambi Kebut Pemasangan 13 Ribu Jargas Rumah Tangga Tahun 2025
Jambi Perkuat Pengembangan Geopark Nasional untuk Pembangunan Berkelanjutan
Debit Sungai Batanghari Masuk Siaga 1, Warga Diminta Waspada
10 Kandidat Lolos UKK Direksi Tirta Mayang Jambi, Seleksi Masuk Tahap Akhir
Mantan Dirut dan Pejabat BNI Dituntut Berbeda Dalam Kasus Korupsi PT PAL

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 19:00 WIB

Patroli Besar Jambi Luar Kota Amankan Sejumlah Remaja dan Sajam

Senin, 8 Desember 2025 - 14:00 WIB

Harga TBS Sawit Jambi Naik Awal Desember 2025, Ini Besarannya

Sabtu, 6 Desember 2025 - 09:00 WIB

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat di Jambi, Warga Diminta Waspada

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Jambi Kebut Pemasangan 13 Ribu Jargas Rumah Tangga Tahun 2025

Kamis, 4 Desember 2025 - 15:00 WIB

Jambi Perkuat Pengembangan Geopark Nasional untuk Pembangunan Berkelanjutan

Berita Terbaru

Bolu 4 Telur Marmer Lembut

Kuliner

Resep Bolu 4 Telur Marmer Lembut, Anti Gagal untuk Pemula

Selasa, 9 Des 2025 - 08:00 WIB

Telur rebus.

Kesehatan

Manfaat Protein Telur Rebus untuk Kesehatan Tubuh

Selasa, 9 Des 2025 - 07:00 WIB