Selama Libur Nataru 2026, Ribuan Pendaki Padati Gunung Kerinci dan Gunung Tujuh

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 6 Januari 2026 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA, KERINCI – Libur Natal dan Tahun Baru 2026 kembali menghidupkan denyut wisata alam di kaki Bukit Barisan. Kawasan pegunungan Kerinci menjadi magnet bagi ribuan pencinta alam yang memilih menghabiskan waktu liburan di alam terbuka, jauh dari hiruk pikuk kota.

Catatan resmi Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat menunjukkan, sepanjang 21 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, sebanyak 2.195 orang tercatat masuk ke kawasan konservasi tersebut. Dua lokasi yang paling ramai di kunjungi adalah Gunung Kerinci dan Danau Gunung Tujuh.

Gunung Kerinci, sebagai puncak tertinggi di Sumatra, menerima 934 pendaki selama periode libur panjang. Sementara itu, Danau Gunung Tujuh yang di kenal dengan lanskap danau vulkaniknya menarik 1.261 pengunjung. Angka ini memperlihatkan bahwa wisata alam Kerinci masih menjadi pilihan utama saat musim liburan akhir tahun.

Pendaki Datang dari Berbagai Daerah hingga Mancanegara

Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I BBTNKS, David, menyebut sebaran asal pengunjung cukup beragam. Tidak hanya warga Jambi, pendaki datang dari berbagai provinsi lain di Indonesia, bahkan lintas pulau. “Selain pendaki dari domestik, ada juga empat orang pengunjung asing yang turut menjajal jalur pendakian dan menikmati panorama pegunungan Kerinci,” ujarnya.

Baca Juga :  PM Australia Anthony Albanese Lakukan Kunjungan Perdana ke Indonesia Pasca Terpilih Kembali

Keragaman latar belakang pendaki ini memperlihatkan daya tarik kawasan TNKS yang terus terjaga. Akses yang relatif terkelola, jalur pendakian yang di kenal menantang, serta lanskap alam yang masih alami menjadi kombinasi yang di cari para penikmat wisata minat khusus.

Insiden Pendakian dan Penguatan Pengawasan Kawasan

Di balik ramainya kunjungan, petugas taman nasional juga di hadapkan pada sejumlah kejadian di lapangan. Selama masa Nataru, tercatat empat insiden yang menimpa pengunjung. Dua kejadian terjadi di Gunung Kerinci dan dua lainnya di kawasan Danau Gunung Tujuh.

Baca Juga :  Google Kembali PHK Ratusan Karyawan, Fokus Alihkan Energi ke AI dan Data Center

Gangguan kesehatan yang di alami pendaki beragam, mulai dari kaki terkilir, kelelahan berat, hingga gejala hipotermia akibat suhu dingin di ketinggian. Seluruh kasus tersebut berhasil di tangani melalui proses evakuasi oleh petugas tanpa menimbulkan korban serius.

Untuk meminimalkan risiko, setiap pendaki di wajibkan mengikuti pengarahan sebelum masuk jalur. “Kita berharap pengunjung memahami standar keselamatan, menjaga kondisi fisik, serta mematuhi aturan kawasan. Kewajiban membawa turun kembali sampah juga terus di tekankan demi menjaga kebersihan jalur wisata,”sebutnya.

BBTNKS juga kembali mengingatkan larangan mendekati kawah Gunung Kerinci dalam radius tiga kilometer, mengingat karakter gunung api aktif yang memerlukan kewaspadaan tinggi.

Memasuki 2026, pengelolaan kawasan TNKS di arahkan tetap konsisten. Patroli berbasis teknologi, pemantauan pengunjung, inventarisasi satwa kunci, pemulihan ekosistem, hingga pemberdayaan masyarakat sekitar akan terus berjalan agar konservasi dan pariwisata dapat berjalan beriringan.(Tim)

Berita Terkait

Jadwal Haji 2026 Jambi Final, Kloter Perdana Berangkat 5 Mei
67 Kopdes Merah Putih Tebo Masuk Tahap Pembangunan
Jambi Dapat PSR 7.800 Hektare, Petani Diminta Segera Daftar
OPBM Resmi Diterapkan di Kota Jambi, Kecamatan Pelayangan Tutup Total TPS Liar
Kasus DBD di Kerinci Naik, Lingkungan dan Mobilitas Disorot
Polisi Perketat Pengawasan BBM, PETI di TNKS Disorot
PRC Satpol PP Batang Hari Intensif Awasi Geng Motor Jelang Ramadan
Gotong Royong Akbar Sungai Penuh, Wali Kota Ajak Warga Jaga Tradisi
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 15:00 WIB

Jadwal Haji 2026 Jambi Final, Kloter Perdana Berangkat 5 Mei

Senin, 9 Februari 2026 - 10:00 WIB

Jambi Dapat PSR 7.800 Hektare, Petani Diminta Segera Daftar

Senin, 9 Februari 2026 - 09:00 WIB

OPBM Resmi Diterapkan di Kota Jambi, Kecamatan Pelayangan Tutup Total TPS Liar

Minggu, 8 Februari 2026 - 20:00 WIB

Kasus DBD di Kerinci Naik, Lingkungan dan Mobilitas Disorot

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:08 WIB

Polisi Perketat Pengawasan BBM, PETI di TNKS Disorot

Berita Terbaru