Sungai Penuh Dorong Status PKW, Wali Kota Temui ATR/BPN di Jakarta

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 18 November 2025 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin SH, kembali melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) pada Selasa (18/11). Langkah ini dilakukan untuk mempercepat proses pengusulan Kota Sungai Penuh sebagai Pusat Kegiatan Wilayah (PKW) dalam rencana tata ruang nasional.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperkuat posisi Sungai Penuh dalam struktur perkotaan nasional. Status PKW dinilai penting untuk mendorong pemerataan pembangunan dan meningkatkan konektivitas kawasan di bagian barat Provinsi Jambi.

Dalam pertemuan dengan Direktur Jenderal Tata Ruang ATR/BPN, Dr. Ir. Suyus Widiyana, terungkap bahwa Sungai Penuh masuk dalam daftar lima kota di Sumatera yang sedang dipertimbangkan untuk ditetapkan sebagai PKW. Informasi ini disampaikan langsung kepada Wali Kota Alfin.

Wako Alfin menjelaskan bahwa pihaknya menyambut positif penegasan tersebut. Menurutnya, penetapan Sungai Penuh sebagai PKW akan memberikan banyak dampak pembangunan, terutama dalam penguatan layanan publik dan peningkatan fungsi kota sebagai pusat pertumbuhan ekonomi regional.

Baca Juga :  Digitalisasi Registrasi MTQ Jambi Diuji Saat Kafilah Mulai Masuk Muaro Jambi

Ia menuturkan, “Dari penjelasan Bapak Dirjen, Sungai Penuh menjadi satu dari lima kota yang diusulkan sebagai pusat kegiatan wilayah. Kita berharap proses ini dapat berjalan lancar dan segera mendapatkan keputusan final.”

Kota Strategis di Perbatasan Jambi–Sumbar

Dalam pemaparan di hadapan jajaran ATR/BPN, Alfin menekankan karakteristik Sungai Penuh sebagai kota strategis di wilayah barat Jambi. Kota ini menjadi simpul pergerakan barang dan orang antara Jambi dan Sumatera Barat, sekaligus berfungsi sebagai pusat layanan bagi masyarakat Kerinci–Sungai Penuh.

Lebih dari 300 ribu penduduk di hinterland Kerinci memanfaatkan fasilitas layanan perdagangan, transportasi, pendidikan, dan kesehatan yang berpusat di Sungai Penuh. Kondisi tersebut memperkuat argumen bahwa kapasitas kota sudah melampaui batas administratif dan berperan penting dalam skala regional.

Kota ini juga menjadi pintu masuk utama berbagai komoditas unggulan, seperti kopi Kerinci, hortikultura dataran tinggi, serta pariwisata yang terus berkembang. Arus logistik dan aktivitas ekonomi yang meningkat menjadikan Sungai Penuh memiliki karakteristik khas kota penggerak wilayah.

Baca Juga :  Pemkot Sungai Penuh Perkuat Mitigasi Lewat Aplikasi Peringatan Dini Baru

Telah Memenuhi Parameter PKW

Sejumlah indikator yang menjadi syarat penetapan PKW dinilai telah terpenuhi. Selain fungsi distribusi barang dan jasa, Sungai Penuh juga berkembang sebagai pusat pendidikan tinggi dan layanan kesehatan rujukan. Peran kota dalam mendukung pemerintahan Kerinci Raya ikut menguat seiring tumbuhnya infrastruktur dan layanan publik.

Menurut Alfin, dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan agar posisi Sungai Penuh semakin jelas dalam pembaruan Rencana Tata Ruang Nasional (RTRN).

“Kami berharap Sungai Penuh dapat masuk dalam penetapan PKW dalam revisi RTR Nasional. Hal ini penting untuk memastikan arah pembangunan kota dan kawasan sekitar lebih terarah,” ujarnya.

Dengan penguatan status sebagai PKW, Sungai Penuh diharapkan mampu menarik lebih banyak investasi, meningkatkan kualitas layanan publik, serta menjadi pusat pertumbuhan baru yang memberi dampak nyata bagi masyarakat Kerinci Raya dan Jambi bagian barat.(Dea)

Berita Terkait

Pembangunan Fasilitas Koperasi Aur Duri Dorong Penguatan Ekonomi Lokal
Pemkot Sungai Penuh Tingkatkan Pelayanan Sosial dan Armada Kebersihan Kota
Kecelakaan Tunggal Muara Hemat, Satu Tewas Satu Masih Hilang
Pemkot Sungai Penuh Siapkan Asesmen JPT Eselon II, Proses Segera Dimulai
Odong-Odong Masuk Jurang di KM 30 Sungai Penuh, Dua Tewas dan Belasan Luka
Pemkot Tetapkan 100 Penerima Beasiswa Sungai Penuh Juara 2025
Swasembada Pangan 2025 Dievaluasi, Pemkot Soroti Kesenjangan Teknologi dan Distribusi Pupuk
Penguatan PAD 2025, Wako Alfin Tekankan Pembenahan Data dan Teknologi Pajak Daerah

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 18:00 WIB

Pembangunan Fasilitas Koperasi Aur Duri Dorong Penguatan Ekonomi Lokal

Senin, 8 Desember 2025 - 17:00 WIB

Pemkot Sungai Penuh Tingkatkan Pelayanan Sosial dan Armada Kebersihan Kota

Senin, 8 Desember 2025 - 14:40 WIB

Kecelakaan Tunggal Muara Hemat, Satu Tewas Satu Masih Hilang

Senin, 8 Desember 2025 - 12:00 WIB

Pemkot Sungai Penuh Siapkan Asesmen JPT Eselon II, Proses Segera Dimulai

Minggu, 7 Desember 2025 - 07:20 WIB

Odong-Odong Masuk Jurang di KM 30 Sungai Penuh, Dua Tewas dan Belasan Luka

Berita Terbaru

Tata Sierra Masuk Dealer.

News

Tata Sierra Masuk Dealer, Harga Mulai Rp 212 Juta

Rabu, 10 Des 2025 - 10:00 WIB

Finansial

Empat Cara Mudah Klaim Saldo DANA Gratis 102 Ribu

Rabu, 10 Des 2025 - 08:30 WIB