KLIKINAJA.COM – Pemerintah Kota Sungai Penuh mulai mengunci kesiapan jelang pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Langkah ini di bahas dalam rapat koordinasi yang di pimpin langsung Wali Kota Alfin, S.H., bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, Rabu (18/3), di aula rumah dinas wali kota.
Forum tersebut di ikuti Sekretaris Daerah Alpian, para asisten, kepala OPD, Kepala Kantor Kementerian Agama, Kabag Kesra, camat, lurah, serta panitia pelaksana dari Depati Nan Be7. Seluruh pihak duduk bersama untuk memastikan setiap aspek teknis hingga non-teknis berjalan sesuai rencana.
Fokus pada Kelancaran dan Kekhidmatan
Dalam arahannya, Wali Kota Alfin meminta seluruh pihak tidak menganggap remeh setiap detail persiapan. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan Sholat Idul Fitri harus berlangsung tertib, aman, dan tetap menjaga suasana khusyuk bagi masyarakat.
Menurutnya, perayaan Idul Fitri memiliki makna lebih luas dari sekadar ibadah tahunan. Momentum ini juga menjadi ruang mempererat hubungan sosial antarwarga.
“Idul Fitri bukan hanya ibadah, tetapi juga momen mempererat kebersamaan dan silaturahmi. Karena itu, semua pihak harus bekerja maksimal agar pelaksanaannya benar-benar tertata dengan baik,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan panitia agar memperhatikan aspek teknis seperti kesiapan lokasi, pengaturan arus jamaah, hingga sistem pengamanan. Kenyamanan masyarakat menjadi salah satu prioritas utama yang tidak boleh di abaikan.
Panitia Pastikan Kesiapan dan Koordinasi
Di sisi lain, Ketua Depati Nan Be7, Aspar Nasir, menyampaikan bahwa panitia telah bergerak menyiapkan berbagai kebutuhan pelaksanaan. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait terus diperkuat agar potensi kendala dapat di antisipasi sejak awal.
“Kami berkomitmen bekerja maksimal dan terus berkoordinasi dengan semua pihak agar masyarakat dapat melaksanakan Sholat Idul Fitri dengan nyaman dan tertib,” ujarnya.
Sinergi antara pemerintah dan panitia menjadi kunci agar pelaksanaan berjalan tanpa hambatan. Harapannya, Idul Fitri tahun ini tidak hanya berlangsung lancar, tetapi juga menghadirkan suasana kebersamaan yang lebih hangat di tengah masyarakat Sungai Penuh.
Di akhir rapat, Wali Kota dan Wakil Wali Kota menerima laporan langsung terkait progres persiapan. Pemerintah kota juga menyerahkan bantuan sebesar Rp20,1 juta kepada panitia sebagai dukungan operasional kegiatan.
Pelaksanaan Sholat Idul Fitri sendiri biasanya di pusatkan di lokasi strategis yang mampu menampung ribuan jamaah. Karena itu, pengaturan teknis seperti parkir, kebersihan area, hingga kesiapan petugas lapangan menjadi bagian penting yang di bahas dalam rapat tersebut.
Pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa antusiasme masyarakat Sungai Penuh dalam mengikuti Sholat Id cukup tinggi. Kondisi ini menuntut koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan tetap tertib, aman, dan memberikan rasa nyaman bagi seluruh jamaah.(Tim)









