PETI Dekat Taman Rivera Park Ditindak, Polres Tebo Bakar Rakit Tambang

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA – Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) yang beroperasi di sekitar kawasan wisata sungai Taman Rivera Park, Desa Perintis, Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, akhirnya di tertibkan aparat kepolisian pada Kamis, 12 Februari 2026 yang lalu. Langkah ini di ambil setelah warga melaporkan kondisi sungai yang mulai tercemar akibat aktivitas tambang liar tersebut.

Tim dari Polres Tebo bergerak menuju Jalan 12, Unit 1, Desa Perintis lokasi yang diduga menjadi titik operasi tambang ilegal. Area itu berada tak jauh dari Taman Rivera Park, destinasi wisata sungai yang selama ini menjadi ruang rekreasi warga sekaligus penopang ekonomi masyarakat setempat.

Pekerja Tambang Kabur, Peralatan Dibakar

Saat petugas tiba, para pekerja tambang lebih dulu melarikan diri ke arah hutan dan meninggalkan seluruh perlengkapan di bantaran sungai.

Baca Juga :  Pemkot Sungai Penuh Terima Penghargaan Keterbukaan Informasi 2025

Di lokasi, polisi menemukan satu unit rakit tambang, mesin dompeng, mesin penyemprot, pipa spiral, karpet penangkap emas, serta sejumlah jeriken berisi solar.

Kapolsek Rimbo Bujang, Ida Bagus Made Oka, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat yang merasa terganggu dengan dampak aktivitas tersebut.

“Kami sudah menerima banyak keluhan dari warga terkait kondisi sungai yang mulai tercemar. Penindakan ini menjadi bukti bahwa kami serius menjaga lingkungan, terutama karena lokasinya berada di dekat kawasan wisata,” ujarnya.

Untuk mencegah aktivitas serupa kembali berjalan, seluruh peralatan yang di temukan langsung di musnahkan di tempat dengan cara dibakar.

“Peralatan yang di temukan langsung kami musnahkan di lokasi agar tidak bisa di gunakan lagi. Kami akan terus melakukan patroli dan penertiban supaya aktivitas tambang ilegal tidak muncul kembali di wilayah ini,” tegasnya.

Baca Juga :  Viral Pungli Jembatan PLTA Danau Kerinci, Pelaku Terungkap

Sungai Tercemar, Wisata Terancam

Keberadaan PETI di sekitar kawasan wisata tak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi merusak ekosistem sungai. Aktivitas penyedotan material dasar sungai dapat memicu kekeruhan air, sedimentasi berlebihan, hingga mengganggu habitat biota air.

Jika kondisi ini terus berlangsung, dampaknya bukan hanya pada lingkungan, tetapi juga pada sektor pariwisata yang mulai berkembang di Rimbo Bujang. Sungai yang menjadi daya tarik utama bisa kehilangan kualitasnya, sehingga kunjungan wisata menurun dan ekonomi warga ikut terdampak.

Praktik tambang ilegal masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah Jambi. Faktor ekonomi kerap menjadi alasan sebagian pihak terlibat, meski risiko kerusakan lingkungan dan konsekuensi hukum tak bisa di abaikan. Karena itu, aparat memastikan pengawasan di titik rawan akan di perketat agar kejadian serupa tidak terulang.(Tim)

Berita Terkait

Pemkot Sungai Penuh Siap Audit LKPD 2025, Tekankan Keterbukaan Data
Cuaca Kerinci–Sungai Penuh Sepekan ke Depan Berpotensi Hujan dan Petir, Warga Diminta Waspada
Wako Maulana Lantik 43 PNS Baru, Tekankan Integritas dan Kinerja
Tarif Travel Naik Diam-Diam? Dishub Sungai Penuh Turun Tangan
Kopi Kerinci Jambi Tembus Malaysia, Bukti Kualitas Mendunia
NTP Jambi Naik 1,11 Persen, Harga Sawit dan Karet Dongkrak Kesejahteraan Petani
Dituding Terlibat PETI, Ini Penjelasan Bupati Bungo Dedy Putra
Wabup Sarolangun Resmikan Dapur SPPG, Perkuat Program Gizi Nasional
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 19:00 WIB

Pemkot Sungai Penuh Siap Audit LKPD 2025, Tekankan Keterbukaan Data

Kamis, 2 April 2026 - 18:19 WIB

Cuaca Kerinci–Sungai Penuh Sepekan ke Depan Berpotensi Hujan dan Petir, Warga Diminta Waspada

Kamis, 2 April 2026 - 16:00 WIB

Wako Maulana Lantik 43 PNS Baru, Tekankan Integritas dan Kinerja

Kamis, 2 April 2026 - 12:00 WIB

Tarif Travel Naik Diam-Diam? Dishub Sungai Penuh Turun Tangan

Kamis, 2 April 2026 - 10:00 WIB

Kopi Kerinci Jambi Tembus Malaysia, Bukti Kualitas Mendunia

Berita Terbaru