PPPA Ingatkan Standar Kebersihan Program Makan Bergizi Gratis

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 28 September 2025 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri PPPA Veronica Tan saat berbincang dengan masyarakat Kalimantan Tengah (Foto: Humas Kementerian PPPA)

Wakil Menteri PPPA Veronica Tan saat berbincang dengan masyarakat Kalimantan Tengah (Foto: Humas Kementerian PPPA)

Klikinaja, Jakarta – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menyoroti pentingnya aspek kebersihan dalam penyediaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah-sekolah. Wakil Menteri PPPA, Veronica Tan, menegaskan bahwa selain gizi, standar kebersihan harus menjadi prioritas utama demi mencegah kasus keracunan.

“Memberikan makanan bukan hanya soal kandungan protein, tapi juga memastikan air bersih, peralatan makan higienis, dan proses penyajian yang tepat. Semua itu sangat penting agar kejadian keracunan tidak terulang,” kata Veronica dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu (28/9/2025).

Menurut Veronica, penyediaan makanan bergizi tidak cukup hanya memperhatikan komposisi nutrisi. Faktor kebersihan lingkungan, ketersediaan air layak konsumsi, serta inovasi lokal juga harus di kembangkan.

Ia mencontohkan, di daerah kabupaten yang jauh dari perkotaan, konsep kebun komunitas bisa menjadi solusi penyediaan bahan pangan bergizi. Model ini di nilai mampu mendukung rantai pasok yang jelas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi keluarga, khususnya perempuan.

Baca Juga :  Wisuda IAIN Kerinci ke-10, Semangat Lulusan dan Harapan Menjadi UIN

“Kalau inovasi itu berjalan, komunitas bisa ikut berdaya. Ibu-ibu bisa berperan dalam rantai pasok pangan sekaligus mendapatkan manfaat ekonomi,” ujarnya.

Selain menekan angka stunting, Veronica menilai program MBG dapat menjadi pintu masuk untuk memperkuat peran perempuan dalam ekonomi lokal. Ia menegaskan, perempuan sejatinya sudah berdaya di dalam keluarga, namun akses yang lebih luas dari pemerintah daerah akan membuat mereka semakin mandiri.

“Yang terpenting adalah struktur dan kebijakan daerah memberi ruang dan akses yang lebih besar agar perempuan bisa berkontribusi pada perekonomian,” jelasnya.

Di sisi lain, Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Piprim Basarah Yanuarso, menegaskan bahwa kasus ribuan anak yang sakit setelah mengonsumsi makanan bergizi gratis di sekolah bukanlah alergi makanan, melainkan keracunan.

Baca Juga :  Semangat Kebersamaan Warnai Pembukaan TMMD ke-126 di Sungai Penuh

“Kalau hanya satu atau dua anak yang bereaksi, mungkin bisa di sebut alergi. Tapi kalau kejadiannya serentak dan di alami banyak anak, itu sudah jelas keracunan makanan,” ungkap Piprim.

Ia menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tersebut dan meminta pemerintah lebih ketat dalam mengawasi standar kebersihan program MBG agar tidak lagi menimbulkan masalah kesehatan massal.

Program Makan Bergizi Gratis di harapkan tidak hanya berdampak pada penurunan stunting, tetapi juga mampu menciptakan ekosistem pangan sehat sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Dengan pengawasan ketat terhadap kebersihan dan inovasi lokal, pemerintah optimistis program ini bisa berjalan lebih aman dan bermanfaat bagi anak-anak sekolah di seluruh Indonesia. (Tim)

Berita Terkait

RSUD Kerinci Masuk Prioritas Nasional, Naik Kelas 2026
Ketua Umum PWI Ingatkan Wartawan Jaga Etika di HPN 2026
Cuti Bersama ASN 2026 Resmi Ditetapkan, Total Delapan Hari Libur Panjang
Akun WhatsApp Disadap dari Jauh, Ini Ciri dan Cara Mengamankannya
KPK Tangkap Pejabat Pajak dan Bea Cukai, Menkeu Dorong Reformasi Internal
Harga Batu Bara Acuan Februari 2026 Naik, Pemerintah Siapkan Rem Produksi
Seskab Bantah Isu Presiden Prabowo Pakai Dua Pesawat saat Kunjungan Luar Negeri
BSU Rp600 Ribu Februari 2026 Mulai Cair, Ini Panduan Lengkapnya
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 07:00 WIB

RSUD Kerinci Masuk Prioritas Nasional, Naik Kelas 2026

Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:00 WIB

Ketua Umum PWI Ingatkan Wartawan Jaga Etika di HPN 2026

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:00 WIB

Cuti Bersama ASN 2026 Resmi Ditetapkan, Total Delapan Hari Libur Panjang

Kamis, 5 Februari 2026 - 06:00 WIB

Akun WhatsApp Disadap dari Jauh, Ini Ciri dan Cara Mengamankannya

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:00 WIB

KPK Tangkap Pejabat Pajak dan Bea Cukai, Menkeu Dorong Reformasi Internal

Berita Terbaru

Daerah

67 Kopdes Merah Putih Tebo Masuk Tahap Pembangunan

Senin, 9 Feb 2026 - 11:00 WIB