Sampah Kota Jambi Tembus 400 Ton per Hari, TPA Kian Tertekan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA – Produksi sampah di Kota Jambi terus menunjukkan tren peningkatan. Setiap hari, timbunan limbah yang di hasilkan warga mencapai 350 hingga 400 ton dan seluruhnya harus di tangani melalui sistem pengangkutan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Data tersebut di sampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi, Mahruzar, yang menyebut lonjakan jumlah penduduk sebagai salah satu pemicu utama. Pertumbuhan kawasan permukiman dan aktivitas ekonomi membuat volume sampah meningkat dari tahun ke tahun.

Menurut Mahruzar, jika di bandingkan beberapa periode sebelumnya, beban sampah yang masuk ke TPA saat ini jauh lebih besar. Kondisi ini menuntut pengelolaan yang lebih serius agar tidak menimbulkan masalah lanjutan di kemudian hari.

Sampah Rumah Tangga Masih Mendominasi

DLH mencatat, sumber sampah terbesar masih berasal dari rumah tangga. Limbah organik seperti sisa makanan bercampur dengan plastik sekali pakai yang sulit terurai. Pola ini menunjukkan kebiasaan memilah sampah di tingkat rumah tangga belum berjalan optimal.

Baca Juga :  Polda Bengkulu Geledah Rumah Sekwan DPRD, Telusuri Dugaan Korupsi Program Bedah Rumah

Konsumsi produk kemasan sekali pakai turut mempercepat penumpukan sampah. Tanpa perubahan perilaku, timbunan tersebut akan terus bertambah dan memperpendek usia pakai TPA.

Mahruzar menilai, persoalan sampah bukan hanya urusan teknis pengangkutan. Cara masyarakat memperlakukan sampah sejak dari rumah menjadi faktor penentu besar kecilnya volume yang akhirnya di buang.

Risiko Lingkungan dan Upaya Pengendalian

Jika tidak di kelola dengan benar, tumpukan sampah berpotensi menimbulkan dampak serius. Pencemaran lingkungan, gangguan kesehatan, hingga penurunan kualitas hidup warga sekitar TPA menjadi ancaman nyata yang harus di antisipasi sejak dini.

DLH Kota Jambi terus melakukan berbagai pembenahan. Armada pengangkut sampah di optimalkan agar tidak terjadi penumpukan di permukiman. Di sisi lain, penguatan sistem pemilahan sampah mulai didorong agar volume yang masuk ke TPA bisa ditekan.

Baca Juga :  Sampah Shelter 3 Gunung Kerinci Viral, Yose Chua Soroti Mental Pendaki

Edukasi kepada masyarakat juga menjadi perhatian utama. Warga diajak mengurangi sampah dari sumbernya, terutama dengan membatasi penggunaan plastik sekali pakai dan memanfaatkan kembali barang yang masih bisa di gunakan.

Dalam konteks yang lebih luas, persoalan sampah perkotaan bukan hanya di alami Kota Jambi. Banyak kota berkembang menghadapi tantangan serupa, seiring pertumbuhan penduduk yang tidak selalu diimbangi kesadaran lingkungan. Pengelolaan sampah berbasis partisipasi publik di nilai sebagai pendekatan yang paling realistis untuk jangka panjang.

Mahruzar menegaskan, pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci agar pengelolaan sampah berjalan efektif dan lingkungan Kota Jambi tetap terjaga.(Tim)

Berita Terkait

67 Kopdes Merah Putih Tebo Masuk Tahap Pembangunan
Jambi Dapat PSR 7.800 Hektare, Petani Diminta Segera Daftar
OPBM Resmi Diterapkan di Kota Jambi, Kecamatan Pelayangan Tutup Total TPS Liar
Kasus DBD di Kerinci Naik, Lingkungan dan Mobilitas Disorot
Polisi Perketat Pengawasan BBM, PETI di TNKS Disorot
PRC Satpol PP Batang Hari Intensif Awasi Geng Motor Jelang Ramadan
Gotong Royong Akbar Sungai Penuh, Wali Kota Ajak Warga Jaga Tradisi
Cuaca Ekstrem Dorong Risiko DBD, Kota Jambi Tingkatkan Kewaspadaan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 11:00 WIB

67 Kopdes Merah Putih Tebo Masuk Tahap Pembangunan

Senin, 9 Februari 2026 - 10:00 WIB

Jambi Dapat PSR 7.800 Hektare, Petani Diminta Segera Daftar

Senin, 9 Februari 2026 - 09:00 WIB

OPBM Resmi Diterapkan di Kota Jambi, Kecamatan Pelayangan Tutup Total TPS Liar

Minggu, 8 Februari 2026 - 20:00 WIB

Kasus DBD di Kerinci Naik, Lingkungan dan Mobilitas Disorot

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:08 WIB

Polisi Perketat Pengawasan BBM, PETI di TNKS Disorot

Berita Terbaru

Daerah

67 Kopdes Merah Putih Tebo Masuk Tahap Pembangunan

Senin, 9 Feb 2026 - 11:00 WIB