KLIKINAJA – Langkah pengawasan di lakukan pimpinan dan anggota Komisi I DPRD Kota Sungai Penuh dengan mendatangi langsung RSUD Mayjend H.A. Thalib pada Senin, 23 Februari. Inspeksi mendadak itu di fokuskan pada satu hal krusial: memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat berjalan cepat, manusiawi, dan sesuai standar.
Rombongan legislatif menyusuri sejumlah unit pelayanan vital. Dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang rawat inap, hingga loket pendaftaran pasien, semuanya ditinjau tanpa pemberitahuan sebelumnya. Mereka ingin melihat kondisi riil di lapangan—bagaimana alur pelayanan berlangsung, bagaimana pasien dilayani, dan bagaimana kesiapan tenaga medis saat menghadapi lonjakan kunjungan.
Pengawasan ini bukan sekadar formalitas. DPRD ingin memastikan rumah sakit daerah benar-benar hadir sebagai garda terdepan pelayanan publik, bukan justru menambah beban masyarakat dengan prosedur yang rumit.
Tinjau Proses Pendaftaran hingga Waktu Tunggu
Di sela-sela peninjauan, pimpinan DPRD menyempatkan diri berbincang langsung dengan pasien yang tengah mengantre di beberapa poli. Pertanyaan yang diajukan sederhana namun mendasar: bagaimana proses pendaftaran, berapa lama waktu tunggu, serta bagaimana sikap petugas saat memberikan pelayanan.
Dari dialog tersebut, DPRD memperoleh gambaran langsung mengenai pengalaman pasien. Interaksi ini menjadi bahan evaluasi untuk melihat apakah standar pelayanan sudah di terapkan secara konsisten di setiap lini.
Ketua DPRD menegaskan bahwa layanan kesehatan tidak boleh di pandang sebagai sekadar prosedur administratif, melainkan hak dasar warga yang wajib di penuhi secara adil.
“Pelayanan kesehatan adalah kebutuhan mendasar warga. Kami ingin memastikan tidak ada proses yang berbelit, semua di tangani cepat, tepat, dan dengan sikap yang ramah. Rumah sakit daerah harus benar-benar memberi rasa aman dan nyaman,” ujarnya.
Pernyataan itu sekaligus menjadi penegasan bahwa DPRD akan terus mendorong perbaikan kualitas pelayanan, terutama dalam aspek kecepatan respons dan pendekatan humanis kepada pasien.
Komitmen Dorong Dukungan Anggaran
Pengawasan lapangan juga di iringi komitmen politik. DPRD menyatakan siap memperkuat sektor kesehatan melalui dukungan anggaran yang memadai dan kebijakan yang berpihak pada kepentingan publik.
Dukungan tersebut di harapkan mampu menjawab berbagai kebutuhan mendasar rumah sakit, mulai dari pembaruan sarana prasarana, ketersediaan obat-obatan, hingga penambahan dan peningkatan kapasitas tenaga medis. Tanpa dukungan anggaran yang cukup, peningkatan kualitas layanan akan sulit tercapai secara maksimal.
Di banyak daerah, persoalan klasik pelayanan rumah sakit sering berkisar pada antrean panjang, keterbatasan fasilitas, serta beban kerja tenaga kesehatan. Pengawasan berkala dari legislatif dapat menjadi mekanisme kontrol agar standar pelayanan tetap terjaga dan tidak menurun.
DPRD menegaskan fungsi pengawasan akan terus di lakukan secara periodik. Harapannya, mutu layanan di RSUD Mayjend H.A. Thalib semakin baik dan manfaatnya benar-benar di rasakan masyarakat Kota Sungai Penuh.
Upaya ini menjadi pesan bahwa kualitas layanan publik, khususnya di bidang kesehatan, tidak boleh stagnan. Rumah sakit daerah di tuntut adaptif, profesional, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat dengan cepat serta transparan.(Tim)









