Siswa SMPN 19 Tangsel Meninggal Usai Diduga Dibully di Sekolah

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 16 November 2025 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rumah duka almarhum siswa SMPN 19 Tangsel yang mengalami bullying. Foto: Dok. Istimewa

Suasana rumah duka almarhum siswa SMPN 19 Tangsel yang mengalami bullying. Foto: Dok. Istimewa

KLIKINAJA, JAKARTA – Duka menyelimuti keluarga MH setelah remaja kelas VII itu menghembuskan napas terakhir pada Minggu (16/11) sekitar pukul 06.00 WIB. Kabar tersebut disampaikan oleh kuasa hukum keluarga, Alvian, yang membenarkan bahwa keluarga menerima informasi langsung dari kerabat yang menemani MH selama dirawat.

Menurut Alvian, pihak keluarga sempat terkejut karena kondisi MH sebelumnya masih menjalani pemantauan ketat. Begitu menerima kabar duka dari paman korban, keluarga langsung bergegas menuju RS Fatmawati untuk menjemput jenazah. “Keluarga sedang dalam perjalanan ke rumah sakit. Mohon doa agar almarhum diberi tempat terbaik,” ujarnya.

Kasus dugaan bullying ini sebelumnya telah menyita perhatian publik. MH disebut mengalami perundungan sejak awal masuk sekolah, tepatnya sejak Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Meski sempat berusaha menutupi apa yang dialami, kondisi fisik MH yang semakin memburuk akhirnya membuat ia menceritakan kejadian sebenarnya kepada keluarganya.

Baca Juga :  Respons Cepat Irwandi, Legislator Golkar Kerinci: Ruang Kelas Rusak di SDN 163/III Kayu Aro Ambai Mulai Diperbaiki

Insiden paling parah terjadi pada Senin (20/10), ketika kepala MH diduga dipukul menggunakan kursi berbahan besi oleh teman sekelasnya. Sejak itu, kondisi fisiknya terus menurun drastis. Sang kakak, Rizki, mengatakan bahwa adiknya mulai kehilangan kemampuan untuk menggerakkan tubuh. “Setelah dipukul, kondisi adik saya langsung berubah. Dia seperti lumpuh, badannya lemas, sering pingsan, bahkan matanya mulai rabun,” tutur Rizki.

Keluarga awalnya membawa MH ke sebuah rumah sakit swasta di Tangerang Selatan. Namun karena kondisinya makin memburuk, MH akhirnya dirujuk ke RS Fatmawati yang memiliki fasilitas lebih lengkap. Selama masa perawatan, tim medis berupaya menangani sejumlah keluhan, mulai dari hilangnya nafsu makan, penurunan kesadaran, hingga gangguan pada penglihatan.

Meski telah mendapatkan penanganan intensif selama satu minggu, kondisi korban tidak menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga akhirnya, MH dinyatakan meninggal dunia pada Minggu pagi. Keluarga kini hanya meminta doa dan dukungan agar proses pemakaman hingga penyelidikan kasus berjalan lancar.

Baca Juga :  Program Cek Kesehatan Gratis Sudah Jangkau 29 Juta Warga, Perempuan Mendominasi

Peristiwa tragis ini kembali mempertegas bahwa kekerasan di lingkungan pendidikan masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi banyak pihak. Sekolah dituntut memperkuat pengawasan, sementara orang tua dan siswa perlu mendapatkan edukasi tentang pentingnya membangun lingkungan yang aman dan menghargai sesama.

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah maupun aparat kepolisian masih belum memberikan keterangan terbaru mengenai proses penyelidikan. Keluarga berharap kasus ini dapat diusut tuntas agar kejadian serupa tidak terulang.

Kepergian MH menyisakan duka mendalam sekaligus menjadi pengingat pentingnya upaya bersama dalam mencegah perundungan di sekolah. Keluarga berharap ada keadilan dan langkah konkret agar tragedi ini menjadi yang terakhir.(Tim)

Berita Terkait

Ini Standar Kerja Baru PNS Era Prabowo
CPNS 2026, Kapan Dibuka dan Apa Saja Syaratnya
Usulan Single Salary 2026, Ini Hitungan Baru Penghasilan Guru Bersertifikat
Tiga Perusahaan di Batang Toru, Tapsel Dihentikan Sementara, Menteri LH Perintahkan Audit Lingkungan
Gubernur Al Haris Terima Penghargaan Pemimpin Pariwisata Indonesia 2025
Presiden Prabowo Naikan Bonus Peraih Mendali Emas di SEA Games 2025, Ini Besarannya
Kerusakan Hutan Picu Banjir Sumatera, Menhut Didesak Mundur
Emas Perhiasan Menguat Hari Ini, Berikut Daftar Harganya

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 16:00 WIB

Ini Standar Kerja Baru PNS Era Prabowo

Senin, 8 Desember 2025 - 09:00 WIB

CPNS 2026, Kapan Dibuka dan Apa Saja Syaratnya

Minggu, 7 Desember 2025 - 09:00 WIB

Usulan Single Salary 2026, Ini Hitungan Baru Penghasilan Guru Bersertifikat

Sabtu, 6 Desember 2025 - 18:00 WIB

Tiga Perusahaan di Batang Toru, Tapsel Dihentikan Sementara, Menteri LH Perintahkan Audit Lingkungan

Sabtu, 6 Desember 2025 - 15:00 WIB

Gubernur Al Haris Terima Penghargaan Pemimpin Pariwisata Indonesia 2025

Berita Terbaru

Bolu 4 Telur Marmer Lembut

Kuliner

Resep Bolu 4 Telur Marmer Lembut, Anti Gagal untuk Pemula

Selasa, 9 Des 2025 - 08:00 WIB

Telur rebus.

Kesehatan

Manfaat Protein Telur Rebus untuk Kesehatan Tubuh

Selasa, 9 Des 2025 - 07:00 WIB