KLIKINAJA – Mantan Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati, kembali mencatatkan kiprah di panggung global. Ia dipercaya menjadi anggota dewan di reksi Gates Foundation, lembaga filantropi internasional yang di gagas oleh Bill Gates dan berfokus pada isu kemanusiaan lintas negara.
Struktur dewan direksi Gates Foundation sendiri di bentuk sejak 2022. Langkah ini di ambil untuk memperkuat tata kelola internal sekaligus memastikan arah kebijakan yayasan tetap selaras dengan tantangan global yang terus berkembang, mulai dari kesehatan hingga pengentasan kemiskinan.
Rekam Jejak Global Jadi Pertimbangan Utama
Dalam keterangan resminya, Gates Foundation menilai Sri Mulyani sebagai figur dengan pengalaman luas di bidang ekonomi global. “Selain di kenal sebagai menteri keuangan perempuan dari Indonesia, dia juga pernah menduduki posisi strategis sebagai Managing Director dan Chief Operating Officer Bank Dunia,” ujar Gates.
Peran tersebut membuat Sri Mulyani terlibat langsung dalam pengambilan keputusan ekonomi lintas negara. Pengalaman ini menjadi nilai tambah yang dianggap relevan dengan misi Gates Foundation dalam merancang kebijakan berbasis dampak jangka panjang.
Selama berkarier, Sri Mulyani di kenal aktif mendorong reformasi keuangan dan kebijakan ekonomi yang berorientasi pada ketahanan jangka panjang. “Pendekatan tersebut di nilai sejalan dengan tujuan Gates Foundation dalam memperluas akses pembangunan yang adil dan berkelanjutan,” sebutnya.
CEO Gates Foundation sekaligus anggota governing board, Mark Suzman, menyampaikan bahwa keahlian Sri Mulyani akan membantu memastikan pemanfaatan sumber daya yayasan berjalan efektif. Fokusnya tidak hanya pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat rentan di berbagai belahan dunia.
Gates Foundation Masuki Fase Penentuan
Pengangkatan Sri Mulyani berlangsung di tengah fase krusial perjalanan Gates Foundation. Bill Gates sebelumnya menyatakan komitmen untuk menghabiskan dana abadi yayasan dalam kurun 20 tahun ke depan demi menciptakan dampak nyata.
Tiga agenda utama menjadi prioritas, yakni menekan angka kematian ibu dan bayi yang bisa di cegah, melindungi generasi mendatang dari penyakit menular mematikan, serta mengangkat jutaan orang dari jerat kemiskinan ekstrem.
Kolaborasi yang Telah Terjalin Lama
Sri Mulyani menyebut keterlibatannya di Gates Foundation bukanlah hal baru. Kerja sama telah terbangun hampir satu dekade, terutama dalam pemanfaatan teknologi dan inovasi kebijakan untuk mendorong pembangunan inklusif.
Ia menegaskan komitmennya untuk membawa pengalaman di bidang keuangan global, kebijakan ekonomi, dan tata kelola pemerintahan yang baik ke dalam peran barunya. Di jajaran dewan direksi, Sri Mulyani akan bekerja bersama Ashish Dhawan, Helene Gayle, Strive Masiyiwa, Thomas J. Tierney, Mark Suzman, serta Bill Gates.(Tim)









