TNI Operasikan Drone Kargo untuk Distribusi Bantuan Bencana di Tiga Provinsi

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 29 November 2025 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Drone kargo multirotor yang digunakan TNI untuk mendistribusikan bantuan ke daerah terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatera. Foto: Dok. Puspen TNI

Drone kargo multirotor yang digunakan TNI untuk mendistribusikan bantuan ke daerah terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatera. Foto: Dok. Puspen TNI

KLIKINAJA – TNI mengerahkan armada drone kargo untuk mempercepat distribusi logistik bagi korban banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir November 2025. Teknologi udara ini dipilih sebagai solusi ketika akses darat putus dan medan di nilai berisiko bagi kendaraan berat.

Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen Freddy Ardianzah, menyampaikan bahwa peralatan yang di pakai merupakan drone multirotor berkapasitas angkut bantuan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi percepatan penanganan bencana, baik untuk dukungan udara maupun pemantauan wilayah.

Pengiriman Bantuan Lebih Cepat Tanpa Halangi Akses Darat

Freddy menegaskan bahwa drone memungkinkan bantuan menjangkau lokasi-lokasi yang sebelumnya sulit di tembus. Rantai distribusi yang biasanya memerlukan waktu panjang kini dapat dipangkas lebih efisien karena tidak lagi bergantung pada jalur darat yang banyak mengalami kerusakan.

Menurutnya, penggunaan drone bukan hanya sekadar metode alternatif, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan efisiensi pengiriman bantuan dalam situasi darurat. Alat ini digunakan untuk membawa barang kebutuhan ringan seperti makanan siap konsumsi, obat-obatan, hingga perlengkapan darurat bagi pengungsi.

Baca Juga :  Sejarah TNI dan Peran Pentingnya dalam Menjaga NKRI

Freddy menyebutkan bahwa pengoperasian drone di desain untuk mendukung percepatan distribusi bantuan sekaligus memantau kondisi lapangan secara real time.

“Drone difokuskan menjangkau area yang akses daratnya terputus akibat longsor atau banjir. Metode ini memungkinkan bantuan di kirim lebih cepat dan meminimalisi risiko bagi tim darat,” ujarnya.

Bukan Hanya Drone: TNI Turunkan Hercules hingga Helikopter

Selain memaksimalkan drone kargo, TNI juga mengerahkan pesawat angkut besar seperti Hercules, Airbus, CN, hingga helikopter untuk menjangkau wilayah terdampak dengan kebutuhan logistik lebih besar. Armada udara ini bergerak secara paralel, memastikan bantuan tiba sesuai prioritas masing-masing titik bencana.

Freddy menjelaskan bahwa drone kargo di arahkan khusus untuk pengiriman muatan ringan, misi pemetaan situasi, hingga mendukung tim pencarian dan pertolongan (SAR). Pengoperasiannya tetap mengutamakan prosedur keselamatan penerbangan dan keamanan warga di lokasi terdampak.

Baca Juga :  Kompensasi Proyek PLTA Kerinci Dipertanyakan? Ini Penjelasan Lengkap dari Humas Perusahaan, Aslori Ilham

Distribusi menggunakan berbagai moda penerbangan ini menjadi bukti bahwa TNI terus berupaya mengoptimalkan seluruh kemampuan yang tersedia. Tujuannya jelas: mempercepat bantuan agar korban mendapat kebutuhan dasar tanpa harus menunggu jalur transportasi pulih.

Teknologi Udara Jadi Harapan Baru Tanggap Darurat

Pemanfaatan sistem udara tanpa awak dalam penanganan bencana menunjukkan perkembangan signifikan dalam strategi evakuasi dan penyaluran logistik di Indonesia. Inovasi seperti ini di nilai mampu memberikan respons darurat yang lebih cepat, terutama ketika cuaca ekstrem menghambat mobilisasi unit di lapangan.

Ke depan, penggunaan drone di harapkan menjadi standar tambahan dalam operasi tanggap darurat nasional. Dengan dukungan armada besar serta fleksibilitas drone jarak pendek, distribusi bantuan di daerah rawan bencana dapat berlangsung lebih terukur dan efisien.

TNI memastikan koordinasi dengan pemerintah daerah dan lembaga kemanusiaan terus berjalan. Percepatan bantuan menjadi fokus utama agar warga terdampak dapat bertahan hingga akses transportasi normal kembali.(Tim)

Berita Terkait

Dua Pelari Tewas saat Trail Run Gunung Lawu 2025, Ini Penyebabnya
Harga Emas Hari Ini 8 Desember 2025, Cek Daftar Lengkap Antam, Galeri 24, dan UBS
Toyota Kijang Super 2026 Hadir dengan Desain Retro dan Teknologi Hybrid Modern
Cara Cepat Mendapatkan Uang dari FB Pro untuk Pemula, Simak Panduannya
10 Cara Efektif Menaikkan Followers Instagram Secara Cepat
Meniti Kabel dan Terjun ke Arus Deras, Babinsa Selamatkan 20 Warga Saat Banjir 4 Meter di Aceh Tamiang
Deretan Motor Baru Honda 2026 Siap Ramaikan Pasar Indonesia
Isuzu Panther Tetap Menyala Usai Terendam Banjir, Video Ini Viral di Medsos

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 15:00 WIB

Dua Pelari Tewas saat Trail Run Gunung Lawu 2025, Ini Penyebabnya

Senin, 8 Desember 2025 - 08:00 WIB

Harga Emas Hari Ini 8 Desember 2025, Cek Daftar Lengkap Antam, Galeri 24, dan UBS

Senin, 8 Desember 2025 - 07:00 WIB

Toyota Kijang Super 2026 Hadir dengan Desain Retro dan Teknologi Hybrid Modern

Minggu, 7 Desember 2025 - 15:00 WIB

Cara Cepat Mendapatkan Uang dari FB Pro untuk Pemula, Simak Panduannya

Minggu, 7 Desember 2025 - 14:00 WIB

10 Cara Efektif Menaikkan Followers Instagram Secara Cepat

Berita Terbaru

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Sungai Penuh Yogi Purnomo menerima penghargaan dari Kejati Jambi.

Uncategorized

Kinerja Pidsus Kejari Sungai Penuh 2025 Jadi Terbaik di Jambi

Senin, 8 Des 2025 - 20:36 WIB

Cabai.

Uncategorized

Cara Menyimpan Cabai agar Awet 21 Hari, Anti Lembek dan Jamur

Senin, 8 Des 2025 - 20:13 WIB

Uncategorized

Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Tanjung Pauh Hilir

Senin, 8 Des 2025 - 19:20 WIB