Temuan Arkeologi, Usia Situs Gunung Padang Terbukti Lebih Tua dari Piramida Giza

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 2 Desember 2025 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA – Para peneliti yang terlibat dalam pemugaran Situs Megalitikum Gunung Padang di Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memastikan struktur utama punden berundak di kawasan tersebut berasal dari sekitar 6.000 Sebelum Masehi (SM). Kepastian ini didapat setelah tim melakukan serangkaian penggalian dan pengujian laboratorium sepanjang beberapa bulan terakhir.

Ketua Tim Peneliti dan Pemugaran Gunung Padang, Ali Akbar, menjelaskan bahwa sejumlah sampel tanah dan material organik diambil dari beberapa titik ekskavasi. Salah satu sampel kunci berasal dari teras kelima, tepat di kedalaman empat meter dari permukaan situs. Uji karbon terhadap sampel itu menjadi dasar penentuan usia lapisan struktur terluar.

Ali memaparkan, temuan tersebut memberi gambaran kuat mengenai periode pembangunan situs yang berlangsung secara bertahap. “Sampel yang dianalisis menunjukkan kandungan karbon dari lapisan tua. Dari situ dapat diidentifikasi kapan struktur luar dibentuk,” ujarnya saat dihubungi di Cianjur, Minggu (30/11) kemarin.

Baca Juga :  Uang Palsu Pecahan Rp100 Ribu Ditemukan di Kerinci, Warga Diminta Lebih Waspada

Selain itu, tim menemukan susunan batu berbentuk bulat yang tersusun menyerupai fondasi kuno di kedalaman yang sama. Berbeda dengan batu andesit tegak yang tampak di permukaan, batu-batu pada lapisan bawah itu berbentuk lima sisi dengan struktur melingkar, menandakan pola konstruksi yang jauh lebih tua.

Temuan fondasi tersembunyi itulah yang kemudian menguatkan dugaan bahwa Gunung Padang dibangun melalui beberapa fase. Pola konstruksi berlapis itu memperlihatkan bahwa masyarakat pada masa prasejarah kemungkinan telah mengenal teknik rekayasa struktur yang kompleks.

Uji laboratorium mengonfirmasi bahwa lapisan awal situs berasal dari sekitar 6.000 SM. Dengan demikian, usia Gunung Padang jauh melampaui piramida Giza di Mesir yang dibangun sekitar 2580–2560 SM. Penemuan ini sekaligus menempatkan situs tersebut sebagai salah satu struktur bangunan tertua yang pernah ditemukan di kawasan Asia Tenggara.

Menurut Ali, pembangunan punden berundak itu berlangsung secara berkesinambungan. Setelah fondasi terbentuk, masyarakat pada masa berikutnya melanjutkan pembangunan struktur di atasnya hingga mencapai wujud Gunung Padang yang dikenal saat ini.

Baca Juga :  Najwa Shihab Berduka, Ibrahim, Suami Tercinta Meninggal Dunia

Setelah penetapan usia struktur awal, tim mulai menyiapkan tahapan pemugaran. Pekerjaan awal dilakukan pada Desember dengan fokus mengembalikan sejumlah batu ke posisi semula, terutama yang bergeser karena faktor alam. Pemugaran skala besar dijadwalkan berlangsung pada awal 2026 dan mencakup penataan ulang beberapa bagian area situs.

Ali menambahkan, kegiatan pemugaran tidak hanya ditujukan menjaga kelestarian situs, tetapi juga untuk memastikan struktur yang tersisa tetap stabil. Pembersihan, dokumentasi, dan penataan batuan akan menjadi bagian dari tahapan besar yang telah disusun.

Penelitian yang masih berjalan ini diharapkan mampu memberikan gambaran lebih utuh mengenai teknologi konstruksi, budaya, dan peradaban awal yang berkembang di kawasan tersebut. Temuan tentang usia Gunung Padang menjadi titik penting dalam upaya mengungkap sejarah megalitikum di Indonesia.(Tim)

Berita Terkait

Kemnaker Peringatkan Situs Palsu Skillhub, Jangan Salah Akses
Cara Daftar BPNT 2026 Lewat Aplikasi Cek Bansos, Panduan Lengkap dan Syarat Terbaru
Kolang Kaling Tetap Diburu di Berbagai Daerah Selama Ramadan
CPNS 2026 Kemenkum Dibuka, Butuh 900 Talenta Digital
Cara Tukar Uang Baru Lebaran 2026 via PINTAR BI
Viral! Nenek Penjual Nasi Uduk Bekasi Kehilangan Rp4 Juta
Sopir Taksi Bogor Kembalikan Rp180 Juta, Tolak Imbalan dan Tuai Pujian
Viral Bocah SD Usulkan MBG Diganti Uang Rp15 Ribu Saat Ramadan, Begini Penjelasan Resmi BGN
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:00 WIB

Kemnaker Peringatkan Situs Palsu Skillhub, Jangan Salah Akses

Selasa, 24 Februari 2026 - 01:00 WIB

Cara Daftar BPNT 2026 Lewat Aplikasi Cek Bansos, Panduan Lengkap dan Syarat Terbaru

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:00 WIB

Kolang Kaling Tetap Diburu di Berbagai Daerah Selama Ramadan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 23:00 WIB

CPNS 2026 Kemenkum Dibuka, Butuh 900 Talenta Digital

Jumat, 20 Februari 2026 - 07:00 WIB

Cara Tukar Uang Baru Lebaran 2026 via PINTAR BI

Berita Terbaru

Sarolangun

Taman Raja Batu Sekaladi Resmi Jadi Ikon Wisata Baru Jambi

Minggu, 1 Mar 2026 - 19:00 WIB

Daerah

3.266 Siswa Sungai Penuh Terima Beasiswa PIP 2025

Minggu, 1 Mar 2026 - 17:00 WIB