KLIKINAJA – Kepala Desa Sungai Kayu Aro, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Sutiman, meluruskan informasi yang ramai beredar di media sosial terkait dugaan kemunculan Harimau Sumatera di wilayahnya.
Ia menegaskan, foto dan video yang menunjukkan jejak harimau dengan tanda lingkaran biru tersebut tidak benar alias hoaks.
“Yang beredar itu hoaks. Foto yang di lingkari biru bukan dari kejadian di desa kami,” ujar Sutiman saat di konfirmasi, Kamis (22/1/2026).
Meski demikian, Sutiman tidak menampik adanya laporan warga yang mengaku melihat langsung keberadaan Harimau Sumatera melintas di sekitar kawasan desa. Bahkan, menurutnya, ada tiga orang warga yang menyaksikan kejadian tersebut secara langsung.
“Yang melihat itu bukan satu orang, tapi tiga warga. Mereka melihat langsung, tapi tidak sempat mengambil foto karena takut,” jelasnya.
Ia menambahkan, warga yang berpapasan dengan satwa di lindungi itu lebih memilih menyelamatkan diri ketimbang mendokumentasikan kejadian. Setelah menerima laporan tersebut, aparat desa segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan.
“Hasil pengecekan di lapangan, kami hanya bisa mendokumentasikan bekas tapak kaki yang di duga milik harimau,” katanya.
Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi sebagai pihak berwenang dalam penanganan satwa liar. Koordinasi di lakukan baik secara langsung maupun melalui komunikasi telepon.
“Semua sudah kami laporkan ke BKSDA Jambi. Hari ini tim mereka di jadwalkan turun langsung ke lokasi untuk memastikan,” ujar Sutiman.
Menjelang kedatangan tim BKSDA, pihak desa mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas di kebun atau area yang berdekatan dengan hutan.
“Kami minta warga lebih berhati-hati agar tidak terjadi konflik antara manusia dan harimau,” pungkasnya.(Tim)









