Viral Jejak Harimau Sumatera di Tanjabbar, Kades Sungai Kayu Aro Sebut Foto Hoaks

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA – Kepala Desa Sungai Kayu Aro, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Sutiman, meluruskan informasi yang ramai beredar di media sosial terkait dugaan kemunculan Harimau Sumatera di wilayahnya.

Ia menegaskan, foto dan video yang menunjukkan jejak harimau dengan tanda lingkaran biru tersebut tidak benar alias hoaks.

“Yang beredar itu hoaks. Foto yang di lingkari biru bukan dari kejadian di desa kami,” ujar Sutiman saat di konfirmasi, Kamis (22/1/2026).

Meski demikian, Sutiman tidak menampik adanya laporan warga yang mengaku melihat langsung keberadaan Harimau Sumatera melintas di sekitar kawasan desa. Bahkan, menurutnya, ada tiga orang warga yang menyaksikan kejadian tersebut secara langsung.

Baca Juga :  Jalan-Jalan ke Pasar Tanjung Bajure, Wali Kota Sungai Penuh Ingatkan Soal Kebersihan

“Yang melihat itu bukan satu orang, tapi tiga warga. Mereka melihat langsung, tapi tidak sempat mengambil foto karena takut,” jelasnya.

Ia menambahkan, warga yang berpapasan dengan satwa di lindungi itu lebih memilih menyelamatkan diri ketimbang mendokumentasikan kejadian. Setelah menerima laporan tersebut, aparat desa segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan.

“Hasil pengecekan di lapangan, kami hanya bisa mendokumentasikan bekas tapak kaki yang di duga milik harimau,” katanya.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi sebagai pihak berwenang dalam penanganan satwa liar. Koordinasi di lakukan baik secara langsung maupun melalui komunikasi telepon.

Baca Juga :  Kolaborasi Sungai Penuh–Jambi Didorong Alfin dan Maulana Percepat Pembangunan Daerah

“Semua sudah kami laporkan ke BKSDA Jambi. Hari ini tim mereka di jadwalkan turun langsung ke lokasi untuk memastikan,” ujar Sutiman.

Menjelang kedatangan tim BKSDA, pihak desa mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas di kebun atau area yang berdekatan dengan hutan.

“Kami minta warga lebih berhati-hati agar tidak terjadi konflik antara manusia dan harimau,” pungkasnya.(Tim)

Berita Terkait

Pemuda Hamparan Rawang Hidupkan Ramadhan 1447 H Lewat Balap Lari 100 Meter
Jadwal Lengkap Pembukaan Jalur Pendakian Gunung Merbabu Maret 2026
3.266 Siswa Sungai Penuh Terima Beasiswa PIP 2025
Dialog Pemkab Sarolangun dan Cek Endra Bahas WPR hingga LPG 3 Kg
Satpol PP Muaro Jambi Razia Rumah Makan Buka Siang Saat Ramadan
Pemprov Jambi Terapkan Manajemen Talenta ASN, Promosi Kini Berbasis Kinerja
Kasus Campak Batang Hari Tembus 101 Suspek, Enam Positif
Rotasi Besar di Polda Jambi, 54 Perwira Dimutasi Termasuk Kapolres Bungo
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:00 WIB

Pemuda Hamparan Rawang Hidupkan Ramadhan 1447 H Lewat Balap Lari 100 Meter

Minggu, 1 Maret 2026 - 18:00 WIB

Jadwal Lengkap Pembukaan Jalur Pendakian Gunung Merbabu Maret 2026

Minggu, 1 Maret 2026 - 16:00 WIB

Dialog Pemkab Sarolangun dan Cek Endra Bahas WPR hingga LPG 3 Kg

Minggu, 1 Maret 2026 - 15:00 WIB

Satpol PP Muaro Jambi Razia Rumah Makan Buka Siang Saat Ramadan

Minggu, 1 Maret 2026 - 09:00 WIB

Pemprov Jambi Terapkan Manajemen Talenta ASN, Promosi Kini Berbasis Kinerja

Berita Terbaru

Sarolangun

Taman Raja Batu Sekaladi Resmi Jadi Ikon Wisata Baru Jambi

Minggu, 1 Mar 2026 - 19:00 WIB