Wabup Kerinci Murison Ajukan Proposal Pendidikan ke Menteri Dikdasmen, Dapat Sinyal Positif

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 18 September 2025 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Kerinci Murison Ajukan Proposal Pendidikan ke Menteri Dikdasmen, Dapat Sinyal Positif

Wabup Kerinci Murison Ajukan Proposal Pendidikan ke Menteri Dikdasmen, Dapat Sinyal Positif

Klikinaja, JakartaWakil Bupati Kerinci, H. Murison, melakukan audiensi dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), Prof. Abdul Mu’ti, M.Ed, di Gedung A Kementerian Dikdasmen, Kamis (18/9/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Murison menyampaikan proposal resmi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci yang berfokus pada peningkatan sarana dan prasarana pendidikan. Usulan itu mendapat respons positif dari Menteri Abdul Mu’ti yang menegaskan bahwa program tersebut memiliki peluang besar untuk direalisasikan pada tahun anggaran berikutnya.

Menurut Abdul Mu’ti, pengajuan dari Pemkab Kerinci di nilai sejalan dengan kebutuhan sektor pendidikan di daerah. “Proposal Pemkab Kerinci relevan dengan arah pembangunan pendidikan nasional. Kami akan menindaklanjutinya secara serius,” ujarnya.

Murison menyambut baik komitmen tersebut. Ia menilai dukungan pemerintah pusat menjadi harapan baru bagi dunia pendidikan di Kerinci yang masih menghadapi keterbatasan sarana. “Jika program ini bisa terealisasi, tentu kualitas pendidikan di Kerinci akan meningkat signifikan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kode Redeem FC Mobile 2026 Terbaru Rilis, Ini Daftar Lengkap dan Cara Klaimnya

Audiensi tersebut juga di hadiri oleh jajaran Dinas Pendidikan serta Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kerinci. Kehadiran mereka memperkuat komitmen daerah untuk memperjuangkan pemerataan pendidikan, khususnya di wilayah pedesaan yang kerap menghadapi kendala infrastruktur.

Pemkab Kerinci berharap, dengan adanya bantuan dari pemerintah pusat, proses belajar-mengajar di sekolah dapat berlangsung lebih efektif. Selain itu, dukungan fasilitas juga di harapkan mampu meningkatkan motivasi belajar siswa sekaligus mendorong kualitas tenaga pendidik.

Seperti di ketahui, sejumlah sekolah di Kerinci masih menghadapi keterbatasan fasilitas, mulai dari ruang kelas yang belum memadai hingga sarana penunjang belajar yang minim. Kondisi ini menjadi salah satu alasan kuat Pemkab mengajukan proposal ke Kementerian Dikdasmen.

Langkah strategis itu sejalan dengan program nasional dalam meningkatkan mutu pendidikan secara merata di seluruh daerah. Pemerintah pusat memang mendorong daerah-daerah untuk aktif mengusulkan program sesuai kebutuhan riil di lapangan.

Baca Juga :  Awal Tahun 2026, Harga Emas Perhiasan Tak Seragam: Waktunya Beli atau Tunggu?

Murison menegaskan bahwa Pemkab Kerinci tidak hanya fokus pada pembangunan fisik sekolah, tetapi juga pada peningkatan kualitas pembelajaran. “Kita ingin anak-anak Kerinci memiliki akses pendidikan yang setara dengan daerah lain, baik dari sisi fasilitas maupun kualitas guru,” katanya.

Dengan adanya sinyal positif dari Kementerian, Pemkab optimistis rencana ini akan membawa dampak besar dalam jangka panjang. Pendidikan di anggap sebagai fondasi penting untuk mendorong pembangunan sumber daya manusia yang unggul di Kerinci.

Pertemuan antara Wabup Kerinci dan Menteri Dikdasmen menjadi langkah penting dalam memperjuangkan peningkatan pendidikan di daerah. Jika usulan ini benar-benar terealisasi, harapan akan terciptanya generasi Kerinci yang lebih berdaya saing kian terbuka. (Tim)

Berita Terkait

Sidak Hari Pertama Kerja, Wabup Merangin Soroti Disiplin ASN
Pertemuan Kepala Daerah Jambi Barat Disorot, Arah Pilgub 2029 
Harga LPG 3 Kg di Kerinci dan Sungai Penuh Melonjak, Warga Soroti Distribusi
Sampah Lebaran di Kota Jambi Naik 10 Persen, DLH Tambah Armada
Program Penataan Kawasan Kumuh 2026, Tanjabtim Dapat Prioritas Pusat
Jalan Renah Pemetik Belum Diperbaiki, Warga Sindir Gubernur dan Bupati Monadi
BBM Subsidi Disedot PETI, Gubernur Jambi Ancam Tindak Tegas
128 Warga Binaan Rutan Sungai Penuh Terima Remisi Idul Fitri 2026, Didominasi Kasus Narkotika
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 16:00 WIB

Sidak Hari Pertama Kerja, Wabup Merangin Soroti Disiplin ASN

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:25 WIB

Pertemuan Kepala Daerah Jambi Barat Disorot, Arah Pilgub 2029 

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:00 WIB

Harga LPG 3 Kg di Kerinci dan Sungai Penuh Melonjak, Warga Soroti Distribusi

Rabu, 25 Maret 2026 - 13:00 WIB

Sampah Lebaran di Kota Jambi Naik 10 Persen, DLH Tambah Armada

Rabu, 25 Maret 2026 - 08:00 WIB

Program Penataan Kawasan Kumuh 2026, Tanjabtim Dapat Prioritas Pusat

Berita Terbaru