Walikota dan Wawako Sungai Penuh Tinjau SDN 69 Kampung Tengah Rusak

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota dan Wawako Sungai Penuh Tinjau SDN 69 Kampung Tengah Rusak. (Foto: Humas)

Walikota dan Wawako Sungai Penuh Tinjau SDN 69 Kampung Tengah Rusak. (Foto: Humas)

Klikinaja, Sungai Penuh – Setelah sempat viral di media sosial, Walikota bersama Wakil Walikota Sungai Penuh, didampingi Sekretaris Daerah, turun langsung untuk melakukan peninjauan ke SD Negeri 69 di Desa Kampung Tengah, Kecamatan Koto Baru, Kamis (1/8/2025).

Kunjungan orang nomor satu di Sungai Penuh tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah terhadap dunia pendidikan, khususnya fasilitas sekolah yang sudah tidak layak lagi.

Walikota Alfin melihat langsung kondisi bangunan sekolah tersebut yang sangat memprihatinkan dan jauh dari kata layak untuk menunjang proses belajar mengajar. Bangunan terlihat terbengkalai, dinding dan atap mengalami kerusakan, serta minimnya fasilitas pendukung lainnya. Meski dengan segala keterbatasannya, sekolah ini tetap menjalankan semua aktivitas pendidikan dengan jumlah siswa sebanyak 36 orang di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah, Arlis.

Baca Juga :  Dana Transfer ke Daerah Diprediksi Turun di 2026, Daerah Diminta Lebih Efisien

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Alfin menyampaikan keprihatinannya atas kondisi sekolah. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sungai Penuh akan segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki dan merevitalisasi sekolah demi kenyamanan dan kelancaran proses belajar siswa.

Baca Juga :  Google Kembali PHK Ratusan Karyawan, Fokus Alihkan Energi ke AI dan Data Center

“Pendidikan adalah prioritas utama. Tidak boleh ada anak-anak kita yang belajar dalam kondisi bangunan yang tidak layak. Kami akan segera menindaklanjuti perbaikan SD Negeri 69,” tegas Walikota Alfin.

Wawako Azhar juga menyatakan bahwa sekolah seperti SDN 69 seharusnya mendapat perhatian serius, terutama karena masih aktif menyelenggarakan proses pendidikan meskipun dalam keterbatasan.

Kunjungan ini diharapkan menjadi titik awal perubahan bagi SD Negeri 69, agar para siswa dapat belajar dengan aman, nyaman, dan layak sebagaimana mestinya. (*/Wd)

Berita Terkait

17 Hari Dicari, Pendaki Asal Magelang Ditemukan Tewas di Slamet
PAD Merangin 2025 Lampaui Target, Bupati Tegur OPD Berkinerja Rendah
PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Desak Kepastian Gaji Tertulis
Robinson Sirait, Pejabat Baru Muaro Jambi Harus Berpihak ke Masyarakat
Status 2.104 Honorer Jambi Menggantung, Pemprov Tunggu Keputusan Kemenpan-RB
Token Listrik Gagal Dibeli Tengah Malam? Ini Penjelasan dan Solusi PLN
Prabowo Targetkan 500 Sekolah Rakyat, Pendidikan Gratis Jadi Senjata Lawan Kemiskinan
Disdukcapil Kerinci Fokus Perluas Layanan Adminduk di Tiga Kecamatan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:00 WIB

17 Hari Dicari, Pendaki Asal Magelang Ditemukan Tewas di Slamet

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:00 WIB

PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Desak Kepastian Gaji Tertulis

Rabu, 14 Januari 2026 - 12:00 WIB

Robinson Sirait, Pejabat Baru Muaro Jambi Harus Berpihak ke Masyarakat

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:00 WIB

Status 2.104 Honorer Jambi Menggantung, Pemprov Tunggu Keputusan Kemenpan-RB

Rabu, 14 Januari 2026 - 01:00 WIB

Token Listrik Gagal Dibeli Tengah Malam? Ini Penjelasan dan Solusi PLN

Berita Terbaru

Bisnis

Harga Makin Terjangkau, Ini 4 HP RAM 12 GB Termurah 2026

Kamis, 15 Jan 2026 - 02:00 WIB

Uncategorized

Jadwal TPG, THR, dan Gaji ke-13 Guru ASN 2026 Kian Jelas

Kamis, 15 Jan 2026 - 00:00 WIB

Jambi

Hutan TNKS Tergerus, Ancaman Banjir Mengintai Kerinci

Rabu, 14 Jan 2026 - 20:00 WIB