KLIKINAJA.COM – Libur panjang Lebaran 2026 membawa berkah bagi sektor wisata lokal di Kabupaten Kerinci. Salah satu lokasi yang mencuri perhatian adalah BUMDes Desa Keluru, Kecamatan Keliling Danau, Kabupaten Kerinci yang ramai di.padati pengunjung sejak hari pertama liburan.
Destinasi yang di kelola Badan Usaha Milik Desa ini menghadirkan konsep wisata keluarga dengan nuansa sederhana, namun tetap nyaman untuk semua kalangan. Pengunjung yang datang di dominasi keluarga yang ingin menghabiskan waktu bersama tanpa harus bepergian jauh.
Kolam renang khusus anak menjadi pusat aktivitas utama. Area ini hampir tak pernah sepi, terutama pada siang hari, ketika anak-anak terlihat menikmati waktu bermain air di tengah suasana pedesaan yang masih asri.
Tak jauh dari kolam, tersedia wahana terapi ikan yang menarik minat orang dewasa. Banyak pengunjung mencoba sensasi unik saat ikan-ikan kecil menyentuh kaki, yang di percaya membantu relaksasi tubuh setelah aktivitas padat.
Keberadaan kolam ikan juga menambah daya tarik tersendiri. Selain mempercantik area, tempat ini sering dimanfaatkan orang tua untuk mengenalkan anak pada lingkungan dan kehidupan ikan secara langsung.
Harga Terjangkau, Pengunjung Bebas Menikmati Wahana
Dari sisi tarif, pengelola menawarkan harga yang ramah di kantong. Tiket masuk di banderol Rp10.000 untuk dewasa dan Rp5.000 bagi anak-anak. Dengan satu kali pembayaran, pengunjung bisa menikmati seluruh fasilitas tanpa batas waktu.
Skema harga ini di nilai menjadi salah satu alasan utama tingginya minat masyarakat. Di tengah kebutuhan liburan keluarga, wisata murah dengan fasilitas lengkap menjadi pilihan rasional.
Lonjakan jumlah pengunjung terlihat signifikan selama periode libur Lebaran. Area wisata di penuhi kendaraan dan aktivitas warga yang datang silih berganti sejak pagi hingga sore hari.
Pengunjung Puas, Ekonomi Warga Ikut Bergerak
Rina salah satu pengunjung, mengaku puas dengan pengalaman yang didapat. Ia menilai tempat ini cocok untuk liburan keluarga dengan biaya yang tetap terjangkau.
“Tempat ini pas untuk anak-anak, biayanya juga ringan. Kami bisa menikmati waktu bersama tanpa terburu-buru,” tuturnya.
Hal serupa disampaikan Arman yang datang bersama keluarga besar. Ia melihat fasilitas yang ada sudah cukup memadai untuk ukuran wisata desa.
“Fasilitasnya cukup lengkap. Anak-anak bisa bermain, orang tua juga bisa santai. Harapannya ke depan semakin di kembangkan,” ucapnya.
Peningkatan jumlah pengunjung membawa dampak langsung bagi warga sekitar. Pedagang kecil yang berjualan di area wisata ikut merasakan peningkatan pendapatan selama libur Lebaran.
Fenomena ini menunjukkan bagaimana pengelolaan wisata berbasis desa mampu menjadi penggerak ekonomi lokal. Dengan memanfaatkan potensi sederhana, desa dapat menghadirkan destinasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Ke depan, pengelola BUMDes Desa Keliru berencana menambah wahana serta memperbaiki fasilitas yang ada. Langkah ini di harapkan mampu menjaga minat pengunjung sekaligus memperkuat posisi desa sebagai tujuan wisata keluarga di Kerinci.(Tim)






