Sorotan Warga, Pengelolaan Wisata Kerinci Jangan Dipihakketigakan Saat Lebaran

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA.COM – Suara penolakan terhadap pengelolaan objek wisata oleh pihak ketiga mulai menguat di tengah masyarakat Kabupaten Kerinci. Menjelang libur Lebaran, warga meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci mengambil alih langsung pengelolaan destinasi wisata milik daerah.

Dorongan ini muncul bukan tanpa alasan. Sejumlah warga menilai, praktik pengelolaan oleh pihak ketiga kerap menimbulkan persoalan, terutama terkait penetapan tarif masuk dan biaya parkir yang di anggap melenceng dari aturan dalam peraturan daerah.

“Kalau di kelola pihak luar, tarifnya sering tidak sesuai aturan. Ujung-ujungnya pengunjung yang merasa di rugikan,” kata Rafly seorang warga Kerinci.

Tarif dan Fasilitas Jadi Sorotan

Keluhan serupa juga datang dari para pengunjung yang merasakan langsung tingginya biaya saat berwisata. Mereka menilai, harga tiket dan parkir yang di patok tidak sebanding dengan fasilitas yang tersedia di lokasi.

Kondisi ini di nilai berpotensi merusak citra pariwisata Kerinci, terutama saat momen libur panjang seperti Lebaran yang biasanya menjadi puncak kunjungan wisatawan.

Baca Juga :  Gerakan Indonesia ASRI Tahap II Digelar di Perkebunan Teh Kayu Aro Kerinci

“Biaya masuk dan parkir cukup mahal, tapi fasilitasnya belum memadai. Ini yang membuat pengunjung kecewa,” ujar Frans salah seorang pengunjung dari Jambi.

Situasi tersebut tak hanya berdampak pada kenyamanan wisatawan, tetapi juga memicu keresahan di tengah masyarakat lokal yang merasa daerahnya tidak di kelola secara optimal.

Dorong Optimalisasi PAD dari Sektor Wisata

Warga menilai, jika pengelolaan di lakukan langsung oleh Pemkab Kerinci, maka potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata bisa di maksimalkan. Dana tersebut dapat di alokasikan kembali untuk pengembangan destinasi, mulai dari perbaikan infrastruktur hingga penambahan wahana.

“Kalau di kelola pemerintah, hasilnya bisa kembali ke daerah untuk memperbaiki fasilitas wisata yang ada,” ucap warga lainnya.

Baca Juga :  Empat Petugas Lapas Sarolangun Disanksi Setelah Tes Urine Positif Narkoba

Sebagai perbandingan, masyarakat menyoroti pengelolaan wisata di Sumatera Barat yang di nilai lebih tertata. Di wilayah tersebut, tarif masuk dan parkir umumnya transparan dan sejalan dengan kualitas layanan yang di berikan.

Pengelolaan wisata yang profesional memang menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing daerah. Ketika harga yang di bayar pengunjung sebanding dengan pengalaman yang di dapat, potensi kunjungan ulang pun semakin besar.

Di sisi lain, pemerintah daerah memiliki peran penting dalam memastikan standar pelayanan tetap terjaga. Pengawasan yang lemah terhadap pihak ketiga berisiko memicu praktik yang tidak sesuai aturan, termasuk penetapan tarif yang memberatkan.

Dengan meningkatnya perhatian publik terhadap isu ini, masyarakat berharap Pemkab Kerinci segera melakukan evaluasi menyeluruh. Terlebih, momentum libur Lebaran menjadi kesempatan strategis untuk menunjukkan wajah pariwisata daerah yang lebih tertata, nyaman, dan ramah bagi pengunjung.(Tim)

Berita Terkait

Pemkot Sungai Penuh Tinjau Pasar Tanjung Bajure, Fokus Penataan dan Kesejahteraan Pedagang
Sampah Menumpuk di TPS, Wajah Wisata Dermaga Danau Kerinci Tercoreng
Video Diduga Napi Konsumsi Sabu Viral, Lapas Jambi Lakukan Razia Mendadak
Warga Jambi Diimbau Waspada Lowongan Kerja Luar Negeri Ilegal
Percepatan Koperasi Merah Putih, Wawako Azhar Fokus Ekonomi Desa
Halal Bihalal Luhah Rio Singaro, Wako Sungai Penuh Ajak Perkuat Persatuan
Waspada Penyakit Pasca Lebaran, Dinkes Sungai Penuh Beri Peringatan
Waspada! Uang Palsu Rp100 Ribu dan Rp50 Ribu Beredar di Pasar Hiang
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 18:00 WIB

Pemkot Sungai Penuh Tinjau Pasar Tanjung Bajure, Fokus Penataan dan Kesejahteraan Pedagang

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:00 WIB

Sampah Menumpuk di TPS, Wajah Wisata Dermaga Danau Kerinci Tercoreng

Sabtu, 28 Maret 2026 - 16:00 WIB

Video Diduga Napi Konsumsi Sabu Viral, Lapas Jambi Lakukan Razia Mendadak

Sabtu, 28 Maret 2026 - 10:00 WIB

Sorotan Warga, Pengelolaan Wisata Kerinci Jangan Dipihakketigakan Saat Lebaran

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:00 WIB

Warga Jambi Diimbau Waspada Lowongan Kerja Luar Negeri Ilegal

Berita Terbaru

Nasional

Tito Karnavian Minta Kepala Daerah Pangkas Perjalanan Dinas

Sabtu, 28 Mar 2026 - 21:00 WIB