Wonderful Indonesia Wellness 2025 Angkat Wisata Kebugaran

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 20 September 2025 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wonderful Indonesia Wellness 2025 Angkat Wisata Kebugaran (Foto: Kemenpar)

Wonderful Indonesia Wellness 2025 Angkat Wisata Kebugaran (Foto: Kemenpar)

Klikinaja, JakartaKementerian Pariwisata meluncurkan ajang Wonderful Indonesia Wellness 2025 sebagai upaya memperkuat posisi Indonesia di sektor wisata kebugaran global. Acara ini resmi di perkenalkan oleh Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam peluncuran di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu (17/8/2025).

Menurut Widiyanti, tren global menunjukkan semakin banyak orang mencari pengalaman yang menyehatkan, menenangkan, dan transformatif. Hal itu termasuk terapi herbal, kuliner sehat, hingga praktik spiritual. “Indonesia memiliki peluang besar untuk tampil bukan hanya sebagai destinasi indah, tetapi juga negeri yang menginspirasi dan menyehatkan,” ujarnya.

Wonderful Indonesia Wellness 2025 di jadwalkan berlangsung pada 1-30 November 2025 di Surakarta dan Yogyakarta. Agenda ini menjadi momentum untuk membawa pariwisata kebugaran Indonesia naik kelas, sekaligus memperkenalkan keaslian budaya wellness Nusantara ke kancah global.

Acara ini menggabungkan dua festival besar: Jogja Cultural Wellness Festival (JCWF) 2025 yang di prakarsai BPPD DI Yogyakarta, dan Royal Surakarta Wellness Festival (RSWF) yang di gelar bersama Keraton Kasunanan Hadiningrat Surakarta.

Baca Juga :  BMKG: Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Ringan, Waspada Rob di Pesisir

Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan Kemenpar, Vinsensius Jemadu, menegaskan bahwa signature event ini di rancang untuk menempatkan Indonesia sebagai pusat event wellness dunia. “Kami ingin menampilkan ciri khas gaya hidup sehat Indonesia yang sudah menjadi bagian dari budaya,” katanya.

Global Wellness Institute (GWI) mencatat nilai ekonomi wellness dunia mencapai 6,32 triliun dolar AS pada 2023, dengan proyeksi pertumbuhan tahunan 7,44 persen hingga 2029. Pada periode yang sama, Indonesia menyumbang nilai tertinggi di Asia Tenggara dengan 56,4 miliar dolar AS.

Tak hanya itu, Indonesia menempati posisi keenam terbesar dalam wellness economy Asia Pasifik, serta mencatat pertumbuhan ketiga tercepat di kawasan. “Wisatawan global kini bersedia membayar lebih untuk pengalaman otentik yang menyembuhkan, dan Indonesia berada pada posisi unik untuk memenuhinya,” tutur Widiyanti.

Ketua BPPD DI Yogyakarta sekaligus Ketua JCWF 2025, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara, menekankan bahwa tradisi kebugaran di Yogyakarta telah menjadi bagian dari falsafah hidup masyarakat. “Wellness di Yogyakarta bukan sekadar tren, tapi bagian dari harmoni antara manusia, alam, serta spiritualitas. Itu semua terangkum dalam tema ‘Salarasing Urip, Wiraga, Wirasa, Wirama’,” ungkapnya.

Baca Juga :  Viral di Media, Abu Tani Akhirnya Dijenguk Tim Kesehatan Kerinci

Sementara itu, GRAy Putri Purnaningrum selaku Project Leader RSWF menambahkan, wellness adalah cara untuk memulihkan diri dari tekanan hidup. Ia mengaitkannya dengan filosofi Titi, Ngadi, Ngusadi dari Keraton Surakarta yang menekankan pentingnya menghargai dan menyembuhkan diri sendiri sebelum menyelesaikan persoalan hidup.

Widiyanti berharap kegiatan ini bisa menjadi gerakan kolaboratif untuk memperkuat citra Indonesia sebagai pusat wellness dunia. “Dengan semangat kebersamaan, mari kita jadikan Wonderful Indonesia Wellness sebagai panggung global yang memperlihatkan kekuatan budaya kebugaran Indonesia,” katanya.

Dengan dukungan pemerintah, keraton, komunitas, dan industri pariwisata, Wonderful Indonesia Wellness 2025 di harapkan mampu membawa pariwisata kebugaran Indonesia ke level internasional. Lebih dari sekadar event, acara ini menegaskan bahwa wellness telah berakar kuat dalam budaya Nusantara. (Tim)

Berita Terkait

Menkeu Purbaya Batasi Anggaran K/L, APBN Dijaga Ketat
Harga BBM Belum Naik, Pemerintah Andalkan APBN Tahan Tekanan Global
Idul Fitri 2026 Ditetapkan 21 Maret, Hilal Tak Terlihat
Cari Lokasi Salat Idulfitri 1447 H Kini Lebih Mudah Secara Digital
IHSG Tertekan, Menkeu Purbaya Yakin Tembus 10.000 Tahun 2026
Bayar Pajak Kendaraan Tanpa BPKB, Proses Makin Praktis
Cara Daftar SPPI Kopdes Merah Putih 2026 Lengkap Syarat dan Jadwal
Kemenag Pantau Hilal di 117 Titik, Sidang Isbat Tentukan Idul Fitri 1447 H
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:00 WIB

Menkeu Purbaya Batasi Anggaran K/L, APBN Dijaga Ketat

Sabtu, 21 Maret 2026 - 20:37 WIB

Harga BBM Belum Naik, Pemerintah Andalkan APBN Tahan Tekanan Global

Kamis, 19 Maret 2026 - 20:00 WIB

Idul Fitri 2026 Ditetapkan 21 Maret, Hilal Tak Terlihat

Kamis, 19 Maret 2026 - 18:00 WIB

Cari Lokasi Salat Idulfitri 1447 H Kini Lebih Mudah Secara Digital

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:00 WIB

IHSG Tertekan, Menkeu Purbaya Yakin Tembus 10.000 Tahun 2026

Berita Terbaru

Nasional

Menkeu Purbaya Batasi Anggaran K/L, APBN Dijaga Ketat

Minggu, 22 Mar 2026 - 17:00 WIB

Olahraga

PSG Hajar Nice 4-0, Kembali Puncaki Klasemen Ligue 1

Minggu, 22 Mar 2026 - 16:00 WIB