KLIKINAJA – Menjelang berakhirnya tahun 2025, industri otomotif nasional mulai memasuki fase persiapan menyambut peluncuran sejumlah mobil baru pada 2026.
Fenomena ini menandai semakin kuatnya tren elektrifikasi di Tanah Air. Kondisi tersebut membuat persaingan semakin kompetitif dan memberikan lebih banyak alternatif bagi konsumen.
Berdasarkan informasi awal dari berbagai sumber industri otomotif, setidaknya ada 10 model mobil baru yang di perkirakan meluncur di Indonesia sepanjang 2026. Berikut ulasan singkat mengenai model, segmen, serta estimasi harga masing-masing kendaraan.
Mitsubishi disebut akan memperkenalkan Xpander Hybrid sebagai langkah awal memasuki segmen MPV ramah lingkungan. Model ini di proyeksikan tetap mempertahankan karakter keluarga, namun dengan efisiensi bahan bakar yang lebih baik. Harga jualnya di perkirakan berada di kisaran Rp405 juta, menyasar konsumen MPV menengah.
Dari kelas hatchback, MG3 Hybrid di prediksi menjadi salah satu mobil hybrid dengan harga paling terjangkau. Dengan estimasi banderol sekitar Rp203 juta, mobil ini menawarkan solusi kendaraan hemat energi dengan desain lebih modern dan fitur kekinian.
Sementara itu, produsen kendaraan listrik asal China, BYD, di kabarkan akan membawa BYD Auto 4 ke Indonesia. Mobil listrik murni ini di perkirakan di jual dengan harga sekitar Rp464 juta dan membawa teknologi baterai berkapasitas besar serta fitur keselamatan aktif yang menjadi ciri khas BYD.
Di segmen crossover listrik, Neta U di proyeksikan menjadi pesaing langsung BYD Auto 4. Dengan harga yang nyaris setara, yakni sekitar Rp463 juta, Neta U menawarkan desain futuristik, kabin luas, serta sistem konektivitas pintar yang menyasar konsumen urban.
Berbeda dari tren elektrifikasi, Chery 34 Pro tetap mengandalkan mesin konvensional modern. SUV kompak ini di perkirakan di jual di kisaran Rp457 juta, dengan fokus pada performa stabil, desain gagah, dan fitur keselamatan yang di tingkatkan.
Untuk kelas listrik premium, Nissan Ariya menjadi salah satu model yang paling menarik perhatian. Dengan estimasi harga mencapai Rp754 juta, Ariya hadir membawa desain elegan, kabin mewah, serta karakter berkendara yang halus, sekaligus menjadi jawaban Nissan atas gempuran EV premium dari China.
Produsen DFSK juga tidak ketinggalan meramaikan pasar. DFSK Glory E3 di posisikan sebagai SUV listrik keluarga dengan harga sekitar Rp445 juta. Mobil ini menyasar pengguna yang membutuhkan kendaraan ramah lingkungan dengan ruang kabin lega.
Selain itu, DFSK juga menyiapkan Mini EV untuk segmen kendaraan mungil. Dengan estimasi harga Rp220 juta, mobil ini di tujukan untuk mobilitas perkotaan, cocok bagi konsumen muda maupun sebagai mobil kedua dalam keluarga.
Dari Wuling, dua model listrik kecil di prediksi hadir bersamaan. Wuling E100 di tawarkan sebagai mobil listrik dua penumpang dengan harga sekitar Rp345 juta, mengutamakan efisiensi dan kemudahan berkendara di dalam kota. Sementara itu, Wuling E200 hadir sebagai versi lebih premium dengan peningkatan fitur dan kualitas interior, di banderol sekitar Rp480 juta.
Pilihan yang tersedia pun kian beragam, baik dari sisi teknologi, ukuran, maupun harga. Tahun 2026 di prediksi menjadi momentum penting dalam transisi menuju mobilitas yang lebih efisien dan modern.(Tim)









