5 Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Penderita Asam Urat

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 29 November 2025 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA – Asam urat adalah jenis artritis yang terjadi akibat penumpukan zat ini dalam darah. Menurut laman Kidney, kadar asam urat yang tinggi dapat membentuk kristal tajam di persendian, menimbulkan rasa sakit dan pembengkakan mendadak.

Penyebab utama peningkatan asam urat adalah purin, zat alami yang terdapat di setiap sel tubuh dan berbagai jenis makanan. Purin membantu produksi energi dan pembentukan DNA. Saat purin dipecah, tubuh menghasilkan asam urat. Biasanya, ginjal menyaring kelebihan asam urat dan membuangnya lewat urine. Namun, jika produksi asam urat terlalu tinggi atau ginjal tidak berfungsi optimal, zat ini menumpuk dalam darah.

Penumpukan jangka panjang bisa membentuk kristal di persendian dan jaringan, menyebabkan gejala seperti nyeri hebat, pembengkakan, dan kemerahan pada jari tangan, jari kaki, pergelangan tangan, atau pergelangan kaki. Selain itu, risiko batu ginjal dan masalah fungsi ginjal meningkat. Studi menunjukkan sekitar 40% penderita asam urat juga memiliki penyakit ginjal.

Pengobatan dan Pencegahan

Penanganan asam urat biasanya meliputi obat-obatan untuk menurunkan kadar asam urat dan meredakan peradangan. Namun, perubahan pola makan memegang peranan penting untuk mencegah kambuhnya gejala.

Baca Juga :  7 Makanan yang Diam-Diam Mengacaukan Program Dietmu, Waspadai Nomor 4!

“Saya bisa merasakan serangan asam urat hampir seketika setelah makan tertentu. Rasanya seperti pemanas air menyala, tiba-tiba panas terasa di sendi,” ungkap Tzianeng Vang, penderita asam urat.

Makanan Terbaik untuk Penderita Asam Urat

1. Produk Susu Rendah Lemak

Mengonsumsi susu rendah lemak, yogurt tawar, atau kefir dapat menurunkan kadar asam urat. Produk susu mengandung asam amino tertentu yang membantu tubuh membuang asam urat lebih efektif. Hindari susu berlemak penuh atau produk manis yang bisa menambah lemak jenuh dan gula.

 

2. Buah dan Sayuran Segar

Ceri, beri, dan jeruk terbukti memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang membantu mencegah serangan asam urat. Meskipun beberapa sayuran tinggi purin, penelitian menunjukkan konsumsinya aman bagi penderita asam urat. Hindari jus buah dan buah-buahan tinggi gula. Penderita penyakit ginjal perlu berkonsultasi dengan ahli gizi terkait asupan kalium.

 

3. Biji-bijian Utuh

Oatmeal, roti gandum utuh, beras merah, quinoa, dan bulgur rendah purin dan membantu mengatur gula darah. Mengelola gula darah penting untuk mencegah kambuhnya asam urat serta mengurangi risiko komplikasi seperti diabetes. Sebaliknya, biji-bijian olahan seperti roti putih dan sereal manis sebaiknya dihindari.

Baca Juga :  Air Kelapa untuk Ramadan: 6 Manfaat dan Waktu Terbaik Minum

 

4. Kacang-kacangan dan Protein Nabati

Lentil, buncis, tahu, tempe, dan edamame kaya serat, antioksidan, dan senyawa nabati yang mendukung kesehatan ginjal serta mengurangi peradangan. Protein nabati tidak meningkatkan risiko asam urat seperti daging merah atau jeroan, namun konsumsi berlebihan daging olahan sebaiknya dibatasi.

 

5. Air Putih dan Minuman Tanpa Gula

Hidrasi cukup membantu ginjal membuang kelebihan asam urat. Pilih air putih, teh herbal tanpa kafein, atau kopi hitam secukupnya. Hindari minuman manis, soda, dan jus tinggi fruktosa. Penderita ginjal stadium akhir mungkin perlu membatasi cairan, sehingga konsultasi medis penting untuk menentukan kebutuhan hidrasi yang aman.

Mengatur pola makan dengan mengonsumsi makanan rendah purin dan menjaga hidrasi dapat membantu penderita asam urat mengurangi risiko serangan serta mendukung kesehatan ginjal. Konsultasi dengan dokter atau ahli gizi tetap penting untuk menyesuaikan menu harian secara aman.(Tim)

Berita Terkait

Cara Ampuh Menurunkan Gula Darah Secara Alami dan Aman
5 Buah Penurun Asam Urat Tinggi yang Mudah Dikonsumsi
5 Cara Menghilangkan Uban di Usia 40 Tahun Secara Alami dan Mudah Dilakukan
5 Makanan Penumbuh Rambut Alami agar Cepat Tebal dan Sehat
Minum Kopi Setelah Olahraga, Aman atau Berisiko? Ini Penjelasan Ahli
Sesak Napas karena Jantung atau Asam Lambung? Kenali Perbedaannya
Infeksi Cacing Mata, Penyebab, Gejala, dan Cara Penanganannya
Cara Mengatasi Rambut Rontok Parah Agar Rambut Kembali Lebat dan Sehat
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 13:00 WIB

5 Buah Penurun Asam Urat Tinggi yang Mudah Dikonsumsi

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:45 WIB

5 Cara Menghilangkan Uban di Usia 40 Tahun Secara Alami dan Mudah Dilakukan

Minggu, 15 Maret 2026 - 06:00 WIB

5 Makanan Penumbuh Rambut Alami agar Cepat Tebal dan Sehat

Selasa, 10 Maret 2026 - 06:00 WIB

Minum Kopi Setelah Olahraga, Aman atau Berisiko? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 9 Maret 2026 - 06:00 WIB

Sesak Napas karena Jantung atau Asam Lambung? Kenali Perbedaannya

Berita Terbaru

Nasional

Rupiah Melemah ke Rp16.979, Dampak Konflik AS-Iran Meningkat

Jumat, 27 Mar 2026 - 19:17 WIB