KLIKINAJA.COM – Menjelang libur panjang Hari Raya Idul Fitri, anggota DPRD Kabupaten Kerinci soroti tarif parkir di sejumlah objek wisata di Kabupaten Kerinci. Fenomena ini bukan hal baru, namun hampir selalu berulang setiap musim liburan, memicu protes dari masyarakat lokal hingga wisatawan luar daerah.
Lonjakan tarif yang tidak terkendali di nilai berpotensi merusak kenyamanan pengunjung. Apalagi, momen Lebaran biasanya di manfaatkan masyarakat untuk berlibur bersama keluarga, sehingga kebutuhan akan tempat wisata yang ramah dan terjangkau menjadi sangat penting.
Anggota DPRD Kerinci, Tomi Emiral, menilai pengawasan pemerintah daerah masih perlu diperkuat agar tarif yang di terapkan tetap sesuai regulasi yang berlaku. Ia menegaskan bahwa harga tiket masuk maupun parkir harus mengikuti ketentuan dalam peraturan bupati.
“Tarif masuk harus sesuai Perbup. Jangan sampai memberatkan masyarakat Kerinci, apalagi wisatawan dari luar daerah,” jelas Tomi.
Ia juga mengingatkan pengelola wisata, termasuk pihak ketiga, agar tidak hanya berfokus pada keuntungan sesaat. Menurutnya, praktik tarif yang tidak wajar justru bisa berdampak panjang terhadap citra daerah.
“Kalau hanya mengejar keuntungan besar, nama Kerinci bisa tercemar. Dampaknya, objek wisata kita justru menjadi kurang di minati,” tambahnya.
Warga Soroti Fasilitas dan Kondisi Wisata
Di sisi lain, persoalan fasilitas juga ikut di sorot warga. Sejumlah pengunjung menilai, kondisi sarana dan prasarana di beberapa objek wisata masih perlu pembenahan agar lebih nyaman saat di gunakan.
Anto, salah satu warga Kerinci, menekankan bahwa kesiapan fasilitas harus menjadi prioritas sebelum lonjakan wisatawan terjadi. Ia berharap pemerintah dan pengelola segera melakukan perbaikan.
“Kita hanya punya beberapa objek wisata andalan. Sebelum Hari Raya Idul Fitri, fasilitas harus di perbaiki agar lebih baik dan layak di kunjungi,” ujarnya.
Lonjakan pengunjung saat libur Lebaran memang tidak bisa di hindari. Karena itu, kesiapan fasilitas seperti area parkir, kebersihan lingkungan, hingga akses jalan menjadi faktor penting dalam menentukan pengalaman wisatawan selama berkunjung.
Dorongan Hadirkan Wisata Berkualitas
Pengelolaan objek wisata yang profesional di nilai menjadi kunci utama untuk menjaga daya tarik daerah. Tarif yang transparan dan sesuai aturan akan memberikan rasa aman bagi pengunjung, sementara fasilitas yang terawat akan meningkatkan kepuasan wisatawan.
Kerinci sendiri di kenal memiliki potensi wisata alam yang kuat, mulai dari pegunungan, danau, hingga kawasan hutan yang masih asri. Jika di kelola dengan baik, potensi tersebut bisa menjadi sumber pendapatan daerah sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Di tengah persaingan destinasi wisata antar daerah, pengalaman pengunjung menjadi faktor penentu. Tarif yang wajar dan pelayanan yang baik akan mendorong wisatawan untuk kembali berkunjung, bahkan merekomendasikannya kepada orang lain.
Jika pembenahan tarif dan fasilitas dapat di lakukan secara konsisten, Kabupaten Kerinci berpeluang memperkuat posisinya sebagai salah satu tujuan wisata unggulan di wilayah Jambi, terutama saat momen libur besar seperti Idul Fitri.(Tim)









