Rizki Kiper Muda Asal Kabupaten Bandung Diduga Jadi Korban TPPO Bermodus Klub Sepak Bola

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 20 November 2025 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINANJA – Impian seorang remaja asal Kabupaten Bandung untuk menapaki karier sebagai pesepak bola profesional berujung petaka. Rizki Nur Fadhilah (18), warga Kampung Cilisung, Desa Dayeuhkolot, diduga kuat menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) setelah dijanjikan kontrak bermain di sebuah klub di Medan.

Perjalanan Rizki pada akhir Oktober 2025 itu semula terlihat meyakinkan. Remaja yang sejak kecil menekuni posisi penjaga gawang tersebut bahkan pernah menimba ilmu di Diklat Persib dan SSB Hesebah. Bakatnya membuat keluarga percaya ketika ia mengatakan mendapat kontrak bermain selama satu tahun.

Ayahnya, Dedi Solehudin, masih ingat hari itu dengan jelas. Pada 26 Oktober 2025, Rizki dijemput menggunakan kendaraan travel dan dibawa dari Dayeuhkolot menuju Jakarta sebelum disebut-sebut akan melanjutkan penerbangan ke Medan.

Dedi menuturkan, putranya sangat yakin dengan tawaran tersebut. “Dia bilang ada kontrak main bola di Medan. Semua sudah disiapkan, dijemput pakai travel. Kami percaya karena dia memang dari kecil fokus sepak bola,” ujarnya, Rabu (19/11/2025).

Baca Juga :  Timnas Indonesia Siap Tempur di SEA GAMES 2025 Thailand, Ini Jadwal Pertandingannya

Namun dugaan itu langsung sirna. Rute perjalanan yang disebutkan ternyata hanya tipu daya. Alih-alih menuju klub sepak bola, Rizki justru dibawa ke luar negeri. Dari Medan ia diterbangkan ke Malaysia, lalu dipindahkan lagi ke Kamboja tanpa sepengetahuan keluarga.

Menurut Dedi, putranya hanya dijadikan umpan dengan iming-iming kesempatan meniti karier di lapangan hijau. “Dia diiming-imingi main bola. Ternyata itu jebakan. Anak saya senang main bola, makanya mudah percaya,” katanya.

Beberapa hari setelah keberangkatan, kabar mengejutkan datang. Rizki menghubungi keluarga secara diam-diam dan mengaku dirinya dijebak. Dalam percakapan singkat itu, ia mengungkapkan bahwa ia sudah berada di Kamboja dan tidak bisa keluar dari tempat dirinya ditahan.

“Dia bilang, ‘Pak, Aa dijebak,’” ucap Dedi.

Situasi Rizki memburuk setelah itu. Dari penuturan yang disampaikan kepada keluarga, ia dipaksa bekerja dalam jaringan penipuan online dengan target harian tertentu. Jika gagal, ia disiksa secara fisik. Hukuman yang ia terima mulai dari pemukulan, dipaksa push-up, hingga mengangkat galon air berkali-kali dari lantai satu ke lantai sepuluh.

Baca Juga :  Ronaldo Tetap Tampil di Laga Awal Piala Dunia 2026 Meski Sempat Kena Kartu Merah

“Anak saya disiksa tiap hari. Targetnya harus dapat 20 nomor orang Cina yang kaya. Kalau tidak, dia dipukul dan disuruh angkat galon ke lantai tinggi,” ungkap Dedi.

Sementara itu, para perekrut yang sebelumnya berkomunikasi dengan Rizki kini tak dapat dihubungi. Keluarga pun tidak memiliki akses untuk mengetahui kondisi maupun lokasi pastinya. Karena itu, Dedi meminta pemerintah mengambil langkah cepat untuk menyelamatkan putranya.

“Tolong segera pulangkan anak saya dalam keadaan sehat. Kami memohon bantuan pemerintah, terutama Bapak Presiden, untuk memperhatikan kasus ini,” ujarnya.

Kasus yang dialami Rizki menambah daftar panjang praktik TPPO dengan modus rekrutmen olahraga, pekerjaan fiktif, hingga penyaluran tenaga kerja ilegal ke luar negeri. Pemerhati migrasi meminta masyarakat berhati-hati terhadap tawaran yang terlihat menjanjikan namun tidak memiliki dokumen resmi.

Hingga berita ini diterbitkan, keluarga masih menunggu tindak lanjut pemerintah dan berharap Rizki dapat segera kembali ke Indonesia dalam keadaan selamat.(Tim)

Berita Terkait

Jadwal Perempat Final Liga Champions 2026, Big Match Elite Eropa
Barcelona Hancurkan Newcastle 7-2, Lolos ke Perempat Final Liga Champions
Real Madrid Hancurkan Manchester City, Vinicius Jadi Penentu di Etihad
Klasemen Liga Italia Terbaru: Inter Milan Bertahan di Puncak, Milan Terpeleset
Barcelona Masih Puncaki Klasemen Liga Spanyol, Unggul Empat Poin dari Real Madrid
Manchester United Tundukkan Aston Villa 3-1, Kokoh di Tiga Besar Liga Inggris
Hat-trick Raphinha Bawa Barcelona Hancurkan Sevilla 5-2 di Camp Nou
Atletico Madrid Tekuk Getafe 1-0, Gol Molina Bawa Naik ke Posisi Tiga
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 16:00 WIB

Jadwal Perempat Final Liga Champions 2026, Big Match Elite Eropa

Kamis, 19 Maret 2026 - 07:00 WIB

Barcelona Hancurkan Newcastle 7-2, Lolos ke Perempat Final Liga Champions

Rabu, 18 Maret 2026 - 09:00 WIB

Real Madrid Hancurkan Manchester City, Vinicius Jadi Penentu di Etihad

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:00 WIB

Klasemen Liga Italia Terbaru: Inter Milan Bertahan di Puncak, Milan Terpeleset

Selasa, 17 Maret 2026 - 07:00 WIB

Barcelona Masih Puncaki Klasemen Liga Spanyol, Unggul Empat Poin dari Real Madrid

Berita Terbaru

Ilustrasi.

Teknologi

AI Ambil Alih Coding, Peran Programmer Kini Berubah

Sabtu, 21 Mar 2026 - 17:10 WIB

Ilustrasi

Teknologi

Registrasi SIM Wajib Biometrik 2026, Aturan Baru dan Dampaknya

Sabtu, 21 Mar 2026 - 16:00 WIB