KLIKINAJA, SUNGAI PENUH – Kecelakaan tunggal terjadi di Desa Sungai Liuk, Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh, Jambi, pada Senin (24/11/2025) sore ketika seorang pengemudi mobil dilaporkan pingsan sehingga kendaraannya keluar jalur dan terjun ke area persawahan.
Kronologi Kejadian
Peristiwa tersebut berlangsung sekitar pukul 16.30 WIB. Sebuah Suzuki Escudo hitam berpelat nomor BH 1746 RY yang dikemudikan Amrudinal (66), warga Desa Koto Majidin Hilir, Kerinci, melaju dari arah pusat Kota Sungai Penuh menuju wilayah Siulak.
Saat melintas di kawasan Desa Sungai Liuk, pengemudi yang merupakan seorang aparatur sipil negara itu diduga mendadak kehilangan kesadaran. Kondisi tersebut membuat laju kendaraan tak terkendali hingga bergerak menyamping ke sisi kiri jalan dan akhirnya masuk ke lahan persawahan milik warga.
Beberapa warga yang berada tidak jauh dari lokasi langsung bergegas menolong begitu melihat mobil tersebut terperosok. Mereka memastikan kondisi pengemudi stabil sebelum memanggil pihak kepolisian.
Keterangan Kepolisian
Kasat Lantas Polres Kerinci, IPTU Into Sujarwo, membenarkan adanya insiden itu. Ia mengatakan kecelakaan terjadi murni karena kondisi pengemudi yang tiba-tiba pingsan.
“Ya, benar terjadi kecelakaan tunggal di Desa Sungai Liuk. Dugaan awal, pengemudi pingsan sehingga mobil hilang kendali. Syukurlah tidak ada korban jiwa,” ujarnya.
Petugas kemudian mengevakuasi korban dan membawa Amrudinal ke RS Mayjen H. Thalib, Kota Sungai Penuh, untuk mendapatkan pemeriksaan medis lebih lanjut. Polisi memastikan kondisi korban berangsur pulih setelah mendapatkan penanganan.
IPTU Into Sujarwo menambahkan bahwa kerusakan pada mobil tidak terlalu parah. Total kerugian materi diperkirakan sekitar Rp1,5 juta.
Situasi Lokasi Kejadian
Hasil pengecekan Polres Kerinci menunjukkan bahwa kondisi jalan di lokasi merupakan jalur aspal lurus dengan cuaca cerah saat insiden terjadi. Tidak ada rambu lalu lintas yang terpasang di sekitar titik kecelakaan, namun marka garis kuning putus-putus masih terlihat jelas.
Wilayah tersebut juga termasuk area permukiman warga yang berdampingan dengan hamparan persawahan. Meski tidak padat kendaraan, jalur itu cukup sering dilalui warga dari Sungai Penuh menuju daerah Air Hangat dan Siulak.
Polisi juga menemukan fakta bahwa Amrudinal tidak memiliki SIM A, sehingga aspek pelanggaran turut dicatat dalam laporan resmi.
“Kami sudah melakukan olah TKP dan menggali keterangan saksi di sekitar lokasi. Seluruh data awal sudah kami sampaikan kepada pimpinan,” kata IPTU Into Sujarwo.
Upaya Lanjutan
Hingga berita ini diturunkan, penyidik Satuan Lalu Lintas Polres Kerinci masih mendata saksi tambahan untuk memastikan kronologi lengkap. Pemeriksaan kendaraan maupun laporan medis pengemudi akan digunakan sebagai bagian dari bahan analisis lebih lanjut.
Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi pengendara untuk memastikan kondisi tubuh prima sebelum melakukan perjalanan, terutama pada rute luar kota. Polisi mengimbau masyarakat selalu membawa dokumen berkendara lengkap serta segera menepi jika merasa tidak fit selama mengemudi.(Dea)









