KLIKINAJA, SUNGAIPENUH – Hujan deras yang mengguyur Kota Sungai Penuh pada Kamis (27/11/2025) menyebabkan tanah longsor di Km 20 Jalan Sungai Penuh–Tapan. Material tebing yang ambrol memenuhi badan jalan sekitar pukul 10.00 WIB sehingga arus kendaraan terhenti total.
Kasat Lantas Polres Kerinci IPTU Into Sujarwo mengatakan setelah menerima laporan warga tak lama setelah kejadian. Kanit Turjawali bersama personel piket, termasuk IPDA Debi Rusadi, Bripda Andika Wardana Alim, dan Bripda Dewa Putra Canita, langsung diterjunkan ke lokasi untuk penanganan awal.
“Sesampainya di titik longsor, aparat segera melakukan pengaturan lalu lintas dan menutup sementara jalur demi keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.
Ia minta kepada pengendara yang hendak melewati rute tersebut diminta menunda perjalanan dan memilih jalur alternatif hingga kondisi kembali memungkinkan.
“Kita sudah berkoordinasi dengan Balai Jalan, dan Dinas PUPR Kota Sungai Penuh. Alat berat telah dikerahkan dan sedang menuju area terdampak untuk menyingkirkan tumpukan tanah serta material batu yang menutup penuh ruas jalan,” sebutnya.
Hingga berita ini ditulis, proses pembersihan masih berlangsung dan akses jalan di Km 20 belum dapat dibuka. Petugas gabungan tetap berjaga untuk mengantisipasi kemacetan dan memastikan situasi tetap aman. Pemerintah daerah berharap pembersihan dapat selesai secepatnya agar mobilitas warga tidak terganggu lebih lama.
Longsor serupa sebelumnya juga pernah terjadi di sejumlah titik rawan di wilayah Sungai Penuh saat curah hujan meningkat. Kondisi geografis berupa tebing curam membuat kawasan tersebut kerap perlu mendapatkan perhatian ekstra, terlebih memasuki musim penghujan.
Warga yang berencana melintas di jalur Sungai Penuh – Tapan diminta terus memantau informasi resmi dari pihak berwenang. Peringatan dini sangat penting agar masyarakat dapat mengatur kembali rencana perjalanan dan menghindari risiko keselamatan.(Dea)









