Edelweis, Si “Bunga Abadi” Simbol Cinta dan Ketangguhan Alam Pegunungan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 30 November 2025 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bunga Edelweis yang sering disebut dengan bunga abadi

Bunga Edelweis yang sering disebut dengan bunga abadi

KLIKINAJA – Bunga edelweis dikenal sebagai salah satu flora paling ikonik di Indonesia. Tumbuh di kawasan pegunungan pada ketinggian 1.500–3.500 meter di atas permukaan laut (mdpl), bunga ini sering dijuluki Bunga Abadi karena mampu bertahan hidup dalam jangka waktu yang panjang meski berada di lingkungan ekstrem. Keunikan tersebut menjadikannya simbol keindahan alam dan keteguhan hidup.

Edelweis memiliki bentuk bunga kecil berwarna putih hingga kuning keemasan dengan tekstur halus dan lembut. Di Indonesia, edelweis dapat ditemui di sejumlah gunung terkenal, seperti Gunung Kerinci,Semeru, Rinjani, dan beberapa puncak lain di Nusantara. Kondisi suhu yang dingin, terpaan angin, serta tanah vulkanik justru membuat bunga ini berkembang dan bertahan lebih kuat dibandingkan tanaman lain.

Keindahan dan daya tahannya menjadikan edelweis bukan hanya penghias lereng gunung, tetapi juga bagian dari identitas ekosistem pegunungan Indonesia. Dalam budaya pendaki, menemukan edelweis kerap dianggap sebagai momen spesial yang menyimbolkan pencapaian dan kedekatan dengan alam.

Baca Juga :  Festival Gau' Maraja 2025, 4 Pameran Budaya Terbaik yang Wajib Anda Kunjungi

Makna dan Simbol Edelweis yang Melekat dalam Budaya

Berdasarkan sejumlah sumber, edelweis memiliki beberapa makna filosofis yang berkembang di masyarakat:

1. Lambang Cinta dan Kesetiaan

Edelweis sejak lama dikaitkan dengan simbol cinta yang tulus dan tidak memudar. Dalam beberapa tradisi, bunga ini diyakini sebagai tanda kasih sayang yang langgeng. Keabadiannya menjadi metafora hubungan yang kokoh dan tidak lekang oleh waktu.

2. Keabadian dan Ketangguhan Hidup

Pertumbuhannya di tempat tinggi dengan cuaca ekstrem menjadikan edelweis simbol ketahanan. Bagi banyak orang, bunga ini menggambarkan kemampuan untuk tetap berdiri meski diterpa tantangan hidup. Ia seakan memberi pesan bahwa keteguhan akan selalu berbuah keindahan.

3. Keunikan dan Harga Diri

Langka dan hanya ditemukan di wilayah tertentu, edelweis mengajarkan tentang menghargai keunikan diri. Setiap bunga tumbuh dengan karakter berbeda, sebagaimana manusia yang masing-masing membawa kelebihan dan warna tersendiri.

Baca Juga :  Bupati Kerinci Dukung Pembentukan Koperasi Merah Putih untuk Perkuat Ekonomi Desa

4. Eksplorasi dan Petualangan

Para pendaki gunung sering menjadikan edelweis sebagai ikon petualangan. Kemunculannya di jalur pendakian menandakan kedekatan dengan puncak dan menjadi pengingat bahwa alam adalah ruang yang harus dihargai, bukan sekadar dikunjungi.

Melestarikan Edelweis untuk Generasi Mendatang

Lebih dari sekadar bunga hias, edelweis merupakan simbol identitas pegunungan sekaligus harta alam yang tak ternilai. Sayangnya, keberadaannya semakin terancam akibat aktivitas manusia, salah satunya karena dipetik sembarangan oleh pendaki. Jika tidak dijaga, bukan tidak mungkin bunga ini hanya tinggal cerita.

Upaya pelestarian bisa dilakukan dengan menjaga habitatnya, menaati aturan pendakian, serta tidak memetik bunga yang hanya bisa tumbuh pada kondisi tertentu. Melindungi edelweis berarti menjaga warisan ekologis Indonesia untuk masa depan.(Tim)

Berita Terkait

Waspada! VPN Gratis Bisa Bikin Data Pribadi Bocor
TNI Operasikan Drone Kargo untuk Distribusi Bantuan Bencana di Tiga Provinsi
Banjir dan Longsor di Agam Sumbar, 74 Warga Meninggal, 78 Hilang
Di Era IA, 9 Profesi Paling Dicari dan Begini Kisaran Gajinya
Dua Aplikasi Terkenal di Indonesia Mempromosikan Aktivitas Terlarang, Senator AS Mendesak Penyelidikan Meta
Digitalisasi Pacu Pergeseran Profesi, 15 Pekerjaan Terancam Hilang
Harga Emas Antam Turun Tipis, Buyback Ikut Melemah
Semua Perusahaan Bakal Wajib Serahkan Laporan Keuangan ke Purbaya

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 08:00 WIB

Edelweis, Si “Bunga Abadi” Simbol Cinta dan Ketangguhan Alam Pegunungan

Sabtu, 29 November 2025 - 20:00 WIB

TNI Operasikan Drone Kargo untuk Distribusi Bantuan Bencana di Tiga Provinsi

Sabtu, 29 November 2025 - 17:00 WIB

Banjir dan Longsor di Agam Sumbar, 74 Warga Meninggal, 78 Hilang

Rabu, 26 November 2025 - 19:54 WIB

Di Era IA, 9 Profesi Paling Dicari dan Begini Kisaran Gajinya

Rabu, 26 November 2025 - 18:00 WIB

Dua Aplikasi Terkenal di Indonesia Mempromosikan Aktivitas Terlarang, Senator AS Mendesak Penyelidikan Meta

Berita Terbaru

Tanjabbar

503 Pelajar Tanjabbar Dapat Bantuan Dumisake Pendidikan 2025

Minggu, 30 Nov 2025 - 19:18 WIB

Karyawan menunjukkan sampel emas batangan di Butik Emas Logam Mulia PT. Aneka Tambang (ANTAM), Semarang, Jawa Tengah, Kamis (4/9/2025)

Finansial

Harga Emas Menguat Sepanjang Pekan, Ini Rinciannya

Minggu, 30 Nov 2025 - 17:00 WIB

Kerinci

PS Semurup Mundur dari Bupati Cup 2025, Ini Alasannya

Minggu, 30 Nov 2025 - 15:56 WIB